Observation.org
Jenis situs | sains khalayak |
|---|---|
| Wilayah layanan | Seluruh dunia |
| URL | observation |
| Bersifat komersial? | Tidak |
| Pendaftaran | Opsional |
| Diluncurkan | 2004 |
| Status | Aktif |
Observation.org adalah platform global bagi para naturalis, ilmuwan warga, dan ahli biologi untuk mengumpulkan, memvalidasi, dan berbagi pengamatan keanekaragaman hayati. Observation.org dapat diakses melalui situs web resminya maupun aplikasi seluler seperti ObsIdentify. Basis data Observation.org menyimpan 233 juta pengamatan alam dan 79 juta foto.[1] Platform ini diterbitkan dan dikelola di Belanda di bawah hukum Belanda dan Eropa oleh yayasan nirlaba Observation International.[2]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Sejarah Observation International dimulai pada tahun 2003 melalui situs web Waarneming.nl. Pada tahun 2017 Waarneming.nl telah mencatat sebanyak 50 juta pengamatan.[3] Langkah ini kemudian diikuti oleh peluncuran Waarneming.be pada tahun 2008, yang berhasil menarik 5.000 pengunjung harian dengan total akumulasi 1,5 juta pengunjung setelah 5 tahun beroperasi.[4] Selama pandemi COVID-19, data lokasi pengamatan sempat disembunyikan guna mencegah kerumunan para pengamat burung.[5]
Pemastian Kualitas
[sunting | sunting sumber]Langkah-langkah pemastian kualitas pada Observation.org dikelola oleh para ahli spesies berpengalaman yang bertanggung jawab untuk mengurasi set referensi pengamatan.[6] Validasi otomatis yang didukung oleh kecerdasan buatan menggunakan set referensi ini untuk membantu para validator dalam mengelola kumpulan data yang sangat luas. Meskipun demikian, para ahli manusia tetap memegang otoritas akhir dalam semua urusan validasi.[7][8]
Data terbuka
[sunting | sunting sumber]
Pengamatan yang telah disetujui dibagikan sebagai data terbuka di Global Biodiversity Information Facility (GBIF).[9] Kumpulan data tersebut terdiri dari sekitar 82 juta kejadian, 19 juta foto beranotasi[10] dan 69.000 rekaman suara beranotasi.[11] Observation.org merupakan penerbit data terbesar ketiga di dunia dalam platform GBIF.[12]
Penggunaan data Observation.org
[sunting | sunting sumber]Hingga Desember 2023, lebih dari 1.700 hasil penelitian telah diterbitkan dengan mengutip kumpulan data Observation.org di GBIF[13], yang sebagian besar berada dalam bidang ekologi, konservasi, dan perubahan iklim. Penelitian ini mencakup, sebagai contoh, penemuan spesies baru di suatu negara [14][15][16], dokumentasi perubahan perilaku[17][18], pemantauan spesies asing invasif[19][20][21][22][23], pencarian penyebab kepunahan lokal [24] serta pelacakan zoonosis seperti flu burung[25]. Contoh lainnya adalah integrasi data alam ke dalam program penelitian nasional[26][27] dan proyek keanekaragaman hayati Eropa[28][29]. Foto-foto Observation.org yang telah beranotasi juga digunakan untuk melatih model pengenalan spesies otomatis.[30][31] Para pengguna Observation.org secara rutin berpartisipasi dalam Bioblitzes untuk mengumpulkan pengamatan alam secara kolaboratif. Contoh dari kegiatan Bioblitz ini adalah City Nature Challenge[32][33] dan Biomaratón de Otoño di Spanyol[34]. Pada tahun 2025, Robert Koch Institute dari Jerman memulai proyek kerja sama ZEMEKI dengan Observation.org untuk mengevaluasi penyebaran kutu dan nyamuk sebagai pembawa penyakit. Fokus utamanya adalah pada Nyamuk Macan (Aedes albopictus), yang merupakan vektor penyakit bagi Demam Berdarah (Dengue) dan Chikungunya.[35]
Persepsi Publik
[sunting | sunting sumber]- UK Centre for Ecology & Hydrology merekomendasikan aplikasi ObsIdentify, di samping aplikasi lainnya, untuk mendeteksi spesies asing.[36]
- Sebagai aplikasi untuk identifikasi, NatureSpot merekomendasikan Seek dan ObsIdentify.[37]
- Sussex Wildlife Trust menemukan bahwa ObsIdentify bekerja dengan sangat baik khususnya untuk invertebrata.[38]
- ObsIdentify, iNaturalist, Seek, iRecord dan Picture This adalah aplikasi identifikasi favorit bagi Natural History Society of Northumbria (NHSN)[39]
- Majalah Birdwatch (UK) menarik kesimpulan positif setelah menguji ObsIdentify. Aplikasi tersebut dinilai mudah digunakan dan menyediakan banyak informasi.[40]
Nama internasional
[sunting | sunting sumber]Di Belanda, Observation.org lebih dikenal dengan nama Waarneming.nl[41]. Di Karibia Belanda, nama Observation.org yang digunakan[42]. Di Belgia, platform ini terutama dikenal sebagai Waarnemingen.be[43] (Flandria) dan Observations.be[44] (Wallonia).
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Statistics". Observation.org. Diakses tanggal 2023-12-24.
- ↑ "Observation International". observation-international.org. Diakses tanggal 2023-12-25.
- ↑ "50 miljoen waarnemingen op Waarneming.nl - Vroege Vogels - BNNVARA". Vroege Vogels (dalam bahasa Belanda). 2017-10-08. Diakses tanggal 2023-12-29.
- ↑ Vanreusel, Wouter (2012-12-03). "Waarnemingen.be rondt de kaap van 10 miljoen". www.naturetoday.com (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2023-12-29.
- ↑ van den Buijs, Dennis (2020-03-26). "Natuurpunt verbergt waarnemingen zeldzame vogels:"Samenscholing spotters vermijden"". vrtnws.be (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2023-12-29.
- ↑ "Validation". Observation.org. Diakses tanggal 2023-12-24.
- ↑ Van Eupen, Camille; Maes, Dirk; Herremans, Marc; Swinnen, Kristijn R.R.; Somers, Ben; Luca, Stijn (2021-03-15). "The impact of data quality filtering of opportunistic citizen science data on species distribution model performance". Ecological Modelling. 444. Bibcode:2021EcMod.44409453V. doi:10.1016/j.ecolmodel.2021.109453. hdl:1854/LU-8693490.
- ↑ "Biodiversitätsdaten, Citizen Science und Online-Erfassungssysteme" (PDF). ANLiegen Natur (dalam bahasa Jerman). 43. Diakses tanggal 2023-12-25.
- ↑ "Observation.org". gbif.org. Diakses tanggal 2023-12-24.
- ↑ "Search occurrences -- Observation.org Image". gbif.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-12-25.
- ↑ "Search occurrences -- Observation.org Audio". gbif.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-12-25.
- ↑ "Search datasets". gbif.org. Diakses tanggal 2023-12-24.
- ↑ "Resources search -- Observation.org". gbif.org (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "Hittegolf bracht Afrikaanse oranje zonnewijzer naar België". natuurpunt.be (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2023-12-25.
- ↑ "Spoorkrekel duikt voor het eerst op in België". natuurpunt.be (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2023-12-25.
- ↑ "Twee nieuwe sprinkhanen in 2022: grote spitskop en spoorkrekel" (PDF). hetnatuurhistorisch.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2023-12-25.
- ↑ Herremans, Marc; Gielen, Karin; Van Kerckhoven, Jos; Vanormelingen, Pieter; Veraghtert, Wim; Swinnen, Kristijn R.R.; Maes, Dirk (2021-07-29). "Abundant Citizen Science Data Reveal That the Peacock Butterfly Aglais io Recently Became Bivoltine in Belgium". Insects. 12 (8): 683. doi:10.3390/insects12080683. PMC 8396639. PMID 34442249.
- ↑ Dufour, Paul; et al. "Are Red-rumped Swallows starting to winter in the Western Palearctic?". Dutch Birding. 42: 111–113.
- ↑ Johnson, Brian Alan; Mader, André Derek; Dasgupta, Rajarshi; Kumar, Pankaj (March 2020). "Citizen science and invasive alien species: An analysis of citizen science initiatives using information and communications technology (ICT) to collect invasive alien species observations". Global Ecology and Conservation. 21 e00812. Bibcode:2020GEcoC..2100812J. doi:10.1016/j.gecco.2019.e00812.
- ↑ "Eerste vondst van de Aziatische hoornaar Vespa velutina nigrithorax in Nederland (Hymenoptera: Vespidae)". Nederlandse Faunistische Mededelingen (dalam bahasa Belanda). 49: 1–10. 2017.
- ↑ "De opmars van de Aziatische hoornaar (Vespa velutina) naar Nederland" (PDF). Entomologische Berichten (dalam bahasa Belanda). 78. 2018.
- ↑ Sevgili, Hasan; Yilmaz, Kaan (2022). "Contributions of citizen scientists to monitoring alien species: the case study on Giant Asian Mantes, Hierodula tenuidentata and H. patellifera (Mantodea: Mantidae)". Zoology in the Middle East. 68 (4): 350–358. doi:10.1080/09397140.2022.2145802. S2CID 254638249.
- ↑ Ravoet, Jorgen; Barbier, Yvan; Klein, Wim (2017). "First observation of another invasive mud dauber wasp in Belgium: Sceliphron caementarium (Drury, 1773) (Hymenoptera: Sphecidae)". Bulletin de la Société royale belge d'Entomologie/Bulletin van de Koninklijke Belgische Vereniging voor Entomologie. 153: 40–42.
- ↑ Gil-Tapetado, Diego; et al. (2023). "Aridity could have driven the local extinction of a common and multivoltine butterfly" (PDF). Ecological Entomology. 48 (1): 40–54. Bibcode:2023EcoEn..48...40G. doi:10.1111/een.13200. Diakses tanggal 2023-12-26.
- ↑ Saavedra, Irene; Rabadán-González, Julio; Aragonés, David; Figuerola, Jordi (2023-09-21). "Can Citizen Science Contribute to Avian Influenza Surveillance?". Pathogens. 12 (9): 1183. doi:10.3390/pathogens12091183. PMC 10535995. PMID 37764991.
- ↑ "Libellenstatistiek". cbs.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2023-12-27.
- ↑ Boeken, Michiel (2019). "New avifaunal records and checklist for the island of Saba, Caribbean Netherlands". Journal of Caribbean Ornithology. 31: 57–64. doi:10.55431/jco.2018.31.57-64.
- ↑ "Contribution of Observation.org to Ebba2 (Second European Breeding Bird Atlas)". agris.fao.org. Diakses tanggal 2023-12-27.
- ↑ "EuroBirdPortal -- Partners". eurobirdportal.org. Diakses tanggal 2023-12-25.
- ↑ Schermer, Maarten; Hogeweg, Laurens (17 May 2018). Supporting citizen scientists with automatic species identification using deep learning image recognition models (PDF). Biodiversity Information Science and Standards 2. Biodiversity Information and Standards. doi:10.3897/biss.2.25268. S2CID 56315355.
- ↑ Hogeweg, Laurens; Schermer, Maarten. Machine Learning Model for Identifying Dutch/ Belgian Biodiversity (PDF). Biodiversity Information Science and Standards 3. Biodiversity Information and Standards. doi:10.3897/biss.3.39229.
- ↑ "City Nature Challenges in Österreich". citynaturechallenge.at (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 2023-12-26.
- ↑ Kaufmann, Peter; et al. "Der Bioblitz Salzburg 2021 auf Observation.org – eine Citizen Science Bestandserfassung der urbanen Biodiversität Salzburgs" (PDF). Mitteilungen aus dem Haus der Natur Salzburg (dalam bahasa Jerman). 28: 5–20. Diakses tanggal 2023-12-26.
- ↑ "Biomaratón de otoño 2022". miteco.gob.es (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 2023-12-26.
- ↑ "Project ZEMEKI: Tick and mosquito identification using artificial intelligence" (dalam bahasa Inggris). Robert Koch Institute. 2025-07-25. Diakses tanggal 2025-08-20.
- ↑ Brown, Peter (2023). "Using Citizen Science with alien Species" (PDF). UK Centre for Ecology & Hydrology. Diakses tanggal 2023-12-28.
- ↑ "Apps for Identification". www.naturespot.org.uk. Diakses tanggal 2023-12-28.
- ↑ "The good, the bad and the middling - ID apps". Sussex Wildlife Trust. 2023-08-14. Diakses tanggal 2023-12-28.
- ↑ Coleman, Ellie (2023-11-29). "Helpful Apps for Identifying Wildlife". Natural History Society of Northumbria (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2023-12-28.
- ↑ Jones, Josh (August 2020). "The ideal companion - ObsIdentify app for IOS and Android". Pubhtml5 (dalam bahasa Inggris). hlm. 49. Diakses tanggal 2023-12-29.
- ↑ "Interview with Hisko de Vries". overmeersevogels.com (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2023-12-25.
- ↑ "Observation.org". dcnanature.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-12-25.
- ↑ "Natuurpunt Studie -- Waarnemingen.be". natuurpunt.be (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2023-12-25.
- ↑ ""OBSERVATIONS.BE", UN PORTAIL D'ENCODAGE POUR TOUS". natagora.be (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 2023-12-25.