Nyalindung, Cipatat, Bandung Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Nyalindung
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Bandung Barat
Kecamatan Cipatat
Pemerintahan
 • Kepala desa Oo Supriatna
Luas 327,450 Ha
Jumlah penduduk 5.677
Kepadatan 1.736 m2

Nyalindung adalah desa di kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia.

konon kabarnya tersebutnya nama Desa Nyalindung berawal dahulu dalam sejarah adalah pada zaman penjajahan Kolonial Belanda, pasukan tentara Sultan Agung menyerang Belanda ke Batavia, namun dalam penyerangan tersebut tentara Sultan Agung dipukul mundur oleh tentara Belanda hingga pasukan tentara Sultan Agung mundur ke Karawang, dari Karawang tentara Sultan Agung masih di seret sehingga tentara Sultan Agung tercerai-berai. Diantaranya ada yang lari ke daerah Priangan, disinilah ada salah satu tokoh pesukan Tentara Sultan Agung yang bernama EMBAH DAHA berlindung di satu daerah yang dia beri nama KAMPUNG NYALINDUNG yang artinya PANYALINDUNGAN (Tempat Berlindung). Seiring berputarnya waktu penduduk Kampung Nyalindung semakin bertambah banyak karena Kampung Nyalindung termasuk daerah yang subur untuk pertanian sehingga penduduk Kp. Nyalindung mata pencahariannya sebagai petani. Daerah Kampung Nyalindung yang semakin terus berkembang dari jumlah penduduk dan perekonomiannya sehingga menjadikan daerah Kampung Nyalindung maju baik dari sumber daya alam maupun dari sumberdaya manusianya

  • Demografi

Letak Geografis : Desa Nyalindung terletak antara Lintang Selatan dan Bujur Timur, dengan luas wilayah 237.450 M2, yang terdiri dari 4 Dusun 16 Rukun Warga (RW) dan 34 Rukun Tetangga (RT). Desa Nyalindung memiliki batas wilayah administrative sebagai berikut : Sebelah Utara : Desa Mandalasari Kec. Cikalong Wetan Sebelah Timur : Desa Mekarjaya Kec. Cikalong Wetan dan Desa Campaka Mekar Kec. Padalarang Sebelah Selatan : Desa Cirawa Mekar Kec. Cipatat Sebelah Barat : Desa Sumurbandung Kec. Cipatat

  • Topografi

Desa Nyalindung merupakan desa yang berada di daerah perbukitan, dengan ketinggian antara 500-550 m dpl (diatas permukaan laut). Sebagian besar wilayah Desa Nyalindung adalah perbukitan dengan kemiringan antara 20-45. Di sebelah timur dibatasi oleh Sungai Cipada yang sekaligus menjadi batas dengan Desa Campaka Mekar, disebelah Selatan dengan Perkebunan Karet PT. Nyalindung, disebelah Utara dibatasi oleh Perkebunan Karet PT. Nyalindung, juga sekaligus menjadi batas dengan Desa Mekar Jaya Kec. Cikalong Wetan.

  • Hidrologi dan klimatologi

Aspek hidrologi suatu wilayah desa sangat diperlukan dalam pengendalian dan pengaturan tata air wilayah desa. Berdasarkan hidrologinya, aliran-aliran sungai di wilayah desa Nyalindung membentuk pola aliran sungai, yaitu sunyai Cimeta. Tercatat juga selokan skala kecil, dan besar, tedapat di desa Nyalindung, seperti :

  • Sungai Cimeta Kp. Cipada merupakan batas dengan Desa Campaka Mekar
  • Sungai Cimeta Kp. Muara Cipada yang melewati beberapa Kampung (RW) sampai Kp. Cikubang RW 05
  • Sungai Cimeta Kp. Babakan Rongga yang melewati beberapa Kampung (RW) sampai Kp. Cikubang RW 05

Disamping itu ada pula beberapa mata air yang bias digunakan sebagai sumber mata air bersih, maupun sumber air untuk petanian. Mata air utama yang menghidupi masyarakat Desa Nyalindung adalah diantaranya : Mata air Secara umum akhir-akhir ini terjadi penurunan kualitas curah hujan dan jumlah hujan dubanding keadaan selama tahun-tahun sebelumnya, hal ini dapat menjadi sangat berpengaruh terhadap beberapa sumber mata air yang menjadi sumber kehidupan masyarakat penggarap sawah. Ditunjang pula oleh kurangnya perawatan dan pengaswasan terhadap sumber mata air itu.