Nyala gunung
| Nyala gunung | |
|---|---|
| Jantan | |
| Betina keduanya di Taman Nasional Pegunungan Bale, Ethiopia | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Artiodactyla |
| Famili: | Bovidae |
| Subfamili: | Bovinae |
| Genus: | Tragelaphus |
| Spesies: | T. buxtoni |
| Nama binomial | |
| Tragelaphus buxtoni (Lydekker, 1910) | |
Nyala gunung[2] (Amhara: የደጋ አጋዘን) (Tragelaphus buxtoni) atau balbok, adalah sebuah spesies antelop besar yag ditemukan di hutan dataran tinggi di sebuah wilayah kecil di Etiopia tengah. Spesies ini monotipik (tidak memiliki subspesies yang diidentifikasi) dan pertama kali dideskripsikan oleh ahli alam Inggris Richard Lydekker pada 1910. Jantan umumnya setinggi 120–135 cm (47–53 in) sementara betina 90–100 cm (35–39 in) di pundak. Jantan berbobot 180–300 kg (400–660 pon) sementara betina 150–200 kg (330–440 pon). Bulu mereka kelabu hingga cokelat, yang ditandai oleh dua hingga lima garis putih pudar yang memanjang dari bagian punggung ke perutnya, ditambah enam hingga sepuluh totol putih dalam satu garis. Corak putih dapat ditemukan di muka, leher dan kakinya. Jantan juga memiliki tonjolan yang pendek dan gelap, setinggi 10 cm (3,9 in) di punggungnya. Hanya jantan yang memiliki tanduk.
Nyala gunung adalah hewan yang pemalu terhadap manusia. Empat hingga lima ekor dapat berkumpul untuk waktu yang singkat, dengan jantan yang tidak teritorial. Sebagian besar merupakan hewan peramban, nyala gunung terkadang juga memamah. Betina mulai kawin setelah usia dua tahun. Di saat yang sama, jantan mencapai kematangan seksualnya. Gestasi berlangsung selama delapan hingga sembilan bulan, menghasilkan satu anakan. Rentang hidup hewan ini berkisar dari 15 hingga 20 tahun. {{
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ IUCN SSC Antelope Specialist Group. (2016). "Tragelaphus buxtoni". 2016 e.T22046A115164345. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22046A50195483.en. ; ;
- ↑ Ramadhani, Anjar Triananda (2025-11-30). "5 Fakta Nyala Gunung, Antelop yang Bisa Aura Farming?". IDN Times. Diakses tanggal 2025-12-14.