Lompat ke isi

Ngusikan, Jombang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ngusikan
Salah satu makam keramat di Gunung Pucangan
Salah satu makam keramat di Gunung Pucangan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenJombang
Pemerintahan
  CamatAhmad Fahruddin Fauzi, SE.MM.
Populasi
 (2023)
  Total23.866 jiwa
Kode pos
61450
Kode Kemendagri35.17.21 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3517171 Suntingan nilai di Wikidata
Luas34,98 km²
Desa/kelurahan11
Peta
PetaKoordinat: 7°24′48.95402″S 112°20′9.93368″E / 7.4135983389°S 112.3360926889°E / -7.4135983389; 112.3360926889

Ngusikan adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jombang yang terletak di timur laut dan berada di utara Sungai Brantas. Ngusikan berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto di sebelah timur dan Kabupaten Lamongan di sebelah utara. Ngusikan adalah kecamatan termuda di Kabupaten Jombang yang baru dibentuk tahun 2001 setelah dimekarkan dari Kecamatan Kudu.[1] Selain itu, Ngusikan juga merupakan kecamatan dengan penduduk paling sedikit di Jombang yaitu sekitar 23 ribu jiwa pada tahun 2024. Pusat pemerintahan Ngusikan berada di Desa Ngusikan, sedangkan pusat ekonominya adalah Pasar Keboan di Desa Keboan yang dilalui jalan Ploso-Mojokerto.[2][3]

Bagian selatan Ngusikan berupa dataran rendah dengan lahan yang didominasi persawahan. Sedangkan bagian utara berada di kawasan perbukitan kapur yang merupakan bagian timur dari Pegunungan Kendeng. Banyak lahan di bagian utara yang dikelola oleh Perhutani untuk ditanami jati. Di tengah kawasan hutan tersebut terdapat desa terisolir yang merupakan desa berpenduduk paling sedikit di Jombang yaitu Asemgede (866 jiwa) dan Cupak (987 jiwa) dengan penduduk yang banyak menanam jagung, gadung, dan porang.[2][4] Di kawasan perbukitan ini terdapat tempat terkenal bernama Gunung Pucangan yang disebut-sebut sebagai lokasi pertapaan dan makam Dewi Kili Suci yaitu putri dari Raja Airlangga yang menolak menjadi ratu Kerajaan Kahuripan dan memilih untuk bertapa.[5]

Peta

Secara geografis, bagian selatan Kecamatan Ngusikan terletak di dataran rendah dengan lahan yang didominasi persawahan. Sedangkan bagian utara berada di kawasan perbukitan kapur yang merupakan bagian timur dari Pegunungan Kendeng. Banyak lahan di bagian utara yang dikelola oleh Perhutani untuk ditanami jati. Titik paling utara dari Kabupaten Jombang adalah Dusun Banyuasin di Desa Kromong yang terletak di tengah hutan jati.[2]

Batas wilayah Kecamatan Ngusikan adalah sebagai berikut:[2]

UtaraPegunungan Kendeng dan Kabupaten Lamongan (Kecamatan Sambeng)
Timur Kabupaten Mojokerto (Kecamatan Kemlagi)
SelatanSungai Brantas dan Kecamatan Kesamben
BaratPegunungan Kendeng, Kecamatan Kudu dan Kecamatan Kabuh

Daftar desa dan dusun

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Ngusikan terdiri dari 11 desa. Desa Asemgede dan Cupak yang terletak di Pegunungan Kendeng merupakan desa dengan penduduk paling sedikit di Jombang yaitu masing-masing 866 dan 987 jiwa pada Juni 2024. Desa-desa di kecamatan ini dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[2][6]

No. Nama Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Asemgede Asemgede [2][6]
2 Cupak Cupak, Munggut [2][6]
3 Keboan Keboan Lor, Keboan Kidul [2][6]
4 Kedungbogo Bogorame, Kedungcaluk, Kedungcangkring [2][6]
5 Ketapangkuning Kemuning, Ketapangrejo, Mlerep, Simowau [2][6]
6 Kromong Kromong, Banyuasin, Gondang, Pudaksili [7]
7 Manunggal Manunggal Lor, Manunggal Kidul [2][6]
8 Mojodanu Mojo, Danu, Dapet, Dongbang, Ngaglik [2][6]
9 Ngampel Ngampel, Jati, Minggirjo [2][6]
10 Ngusikan Ngusikan, Balongrejo, Jinggring, Kambingan, Tanjung [2][6]
11 Sumbernongko Candi, Cangak, Mernung Lor, Mernung Kidul, Nongko [2][6]

Tempat terkenal

[sunting | sunting sumber]
Kawasan hutan di Situs Pertapaan Dewi Kili Suci
  • Gunung Pucangan yang terdapat Situs Pertapaan dan Makam Dewi Kili Suci di Desa Cupak - juga terdapat 12 makam keramat lain yang terpisah[8]
  • Sendang Cupak
  • Kawasan hutan Perhutani di Ngusikan utara (Asemgede, Cupak, Kromong)
  • Kolam Renang Adem Kedungbogo
  • Puncak Jomblo di kawasan Gunung Gemblong Dusun Munggut
  • Wisata Edukasi Ngusikan (Wedang) - terdapat kolam ikan dan kolam renang[9]
  • Pasar Keboan
  • Pasar Ngusikan
  • Puskesmas Keboan

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Nurul Hidayani; Drs. Muhammad Musiyam, MTP (2016). "Pengaruh Pemekaran Kecamatan Terhadap Persepsi Masyarakat Tentang Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat : Studi di Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang Jawa Timur". UMS ETD-db. Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thesis).
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Kecamatan Ngusikan Dalam Angka 2022. BPS Kabupaten Jombang. 2022-09-26.
  3. "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 25 Juli 2024.
  4. Wardah; Angga Dutahatmaja (2023). "PENINGKATAN NILAI EKONOMI MELALUI KEGIATAN PENANGANAN PASCAPANEN PORANG DI DESA CUPAK KECAMATAN NGUSIKAN KABUPATEN JOMBANG". ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional. 3 (04).
  5. Anggi Fridianto (2024-12-21). "Warsubi Kunjungi Wisata Religi Dewi Kilisuci Gunung Pucangan Jombang: Ini Masih Asli". JombangBanget.id.
  6. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jombang Nomor 1466 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jombang Tahun 2024".
  7. Dwi Aris Supriyanto (2024-04-29). "Pemdes Kromong, Ngusikan Jombang Gelar Sedekah Bumi Tiap Masa Panen, Ini Tujuannya". RADAR JOMBANG.
  8. Achmad RW (2022-10-09). "Misteri 13 Makam di Lereng Gunung Pucangan". RADAR JOMBANG.
  9. Anggraini Dwi (2021-05-23). "Kolam Ikan di Ngusikan Jombang Disulap Jadi Wisata Edukasi". KABAR JOMBANG.