Lompat ke isi

Negara Alawi

Negara Alawi

Alaouites
دولة العلويين
1920–1936
Bendera Alawi
Negara Alawi (ungu) di wilayah mandat Suriah
Negara Alawi (ungu) di wilayah mandat Suriah
StatusMandat Liga Bangsa-Bangsa
Ibu kotaLatakia
Bahasa yang umum digunakanPrancis
Arab
Agama
Alawi, Syiah, Kristen
Era SejarahPeriode antar perang
 Pendudukan Prancis
1918
 Didirikan
2 September 1920
 Deklarasi negara
1923
 Dinamai "Pemerintahan Latakia"
1930
 Dibubarkan
3 Desember 1936
Didahului oleh
Digantikan oleh
Pemerintahan Wilayah Musuh yang Diduduki
Republik Suriah (1930-58)
Sekarang bagian dari Suriah
Sunting kotak info
Sunting kotak info Lihat Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Negara Alawi (bahasa Arab: دولة جبل العلويين, Dawlat Jabal al-‘Alawiyyīn, bahasa Prancis: Alaouites, secara tidak resmi disebut État des Alaouites atau Le territoire des Alaouites) dan dinamai dari agama Alawi yang merupakan agama mayoritas di wilayah negara ini,[1] adalah wilayah mandat Prancis yang terletak di wilayah pesisir Suriah. Wilayah ini didirikan pada tanggal 2 September 1920.[2] Prancis pada masa itu menolak permintaan untuk menyatukan Suriah.[3] Akibatnya, muncul klaim bahwa Prancis sengaja ingin memecah belah penduduk Suriah.[4] Prancis menjustifikasi pemisahan wilayah Alawi dengan alasan "keterbelakangan" para penghuni wilayah pegunungan yang memiliki agama yang berbeda dari orang-orang Sunni di Suriah. Prancis mengklaim ingin melindungi orang Alawi dari mayoritas yang lebih kuat.[3]

Wilayah ini digabung dengan wilayah Mandat Republik Suriah pada tanggal 3 Desember 1936 (berlaku tahun 1937) sebagai konsesi untuk Blok Nasionalis yang merupakan parta penguasa pemerintahan otonom Suriah pada masa itu.[5]

Sensus Lattakia, 1921–22[6]
Agama Jumlah penduduk Persentase
Alawi253.00070,7%
Sunni50.00014%
Kristen42.00011,7%
Ismaili13.0003,6%
Jumlah358.000100%
Sensus Alawi 1923[3]
Alawi Sunni Isma'ili Kristen
Populasi 173.000 32.000 5.000 36.000

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Khoury, Philip S. "Syria and the French Mandate: The Politics of Arab Nationalism, 1920-1945." Princeton: Princeton University Press, 1987.
  2. Alawite Territory (Sanjak of Latakia 1920-1936), From
  3. 1 2 3 Longrigg, Stephen Hemsley. "Syria and Lebanon Under French Mandate." London: Oxford University Press, 1958.
  4. Provence, Michael. "The Great Syrian Revolt and the Rise of Arab Nationalism." Austin: University of Texas Press, 2005.
  5. Shambrook, Peter A. "French Imperialism in Syria, 1927-1936." Reading: Ithaca Press, 1998.
  6. E.J. Brill's first encyclopaedia of Islam, 1913-1936, Volume 2, page 301

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

35°31′27″N 35°46′58″E / 35.524212°N 35.782646°E / 35.524212; 35.782646