Nearktika

Nearktika adalah salah satu dari delapan wilayah biogeografi yang berada di permukaan tanah Bumi. Nearktik meliputi sebagian besar Amerika Utara, yang meliputi Greenland, Florida Tengah, dan dataran tinggi Meksiko. Bagian-bagian dari Amerika Utara yang tak berada di Nearktik adalah Meksiko Timur, Florida Selatan, pesisir Florida Tengah, Amerika Tengah, dan kepulauan Karibia, yang bersama dengan Amerika Selatan, merupakan bagian dari Neotropis.
Kawasan ekologi utama
[sunting | sunting sumber]
World Wildlife Fund (WWF) membagi kawasan Nearktik menjadi empat bioregion. Bioregion ini didefinisikan sebagai "kluster geografis ekoregion yang dapat mencakup beberapa jenis habitat, tetapi memiliki kesamaan biogeografi yang kuat, terutama pada tingkat taksonomi yang lebih tinggi daripada spesies (seperti genus dan famili)".
Perisai Kanada
[sunting | sunting sumber]Bioregion Perisai Kanada (Canadian Shield) membentang di sepanjang bagian utara benua Amerika Utara, mulai dari Kepulauan Aleutian hingga Newfoundland. Bioregion ini mencakup ekoregion tundra Arktik dan hutan boreal yang ada di kawasan Nearktik.
Berdasarkan pembagian provinsi floristik (keanekaragaman tumbuhan), wilayah ini diwakili oleh bagian Provinsi Kanada yang termasuk dalam Wilayah Sirkumboreal.
Amerika Utara bagian timur
[sunting | sunting sumber]Bioregion Amerika Utara Bagian Timur mencakup hutan campuran dan daun lebar iklim sedang di Amerika Serikat Bagian Timur dan Kanada tenggara, padang rumput iklim sedang (Great Plains) di AS bagian tengah dan Kanada selatan-tengah, serta hutan runjung iklim sedang di AS bagian tenggara, termasuk Florida tengah.
Berdasarkan pembagian provinsi floristik, wilayah ini diwakili oleh Wilayah Atlantik Amerika Utara dan sebagian Provinsi Kanada yang termasuk dalam Wilayah Sirkumboreal.
Amerika Utara bagian barat
[sunting | sunting sumber]Bioregion Amerika Utara Bagian Barat mencakup hutan konifer iklim sedang di wilayah pesisir dan pegunungan Alaska selatan, Kanada barat, serta Amerika Serikat bagian barat. Wilayah hutan konifer ini membentang dari Pesisir Pasifik dan California Utara hingga Pegunungan Rocky, yang dikenal sebagai bioregion Kaskadia (Cascadian bioregion). Selain itu, bioregion ini juga mencakup wilayah pedalaman AS bagian barat yang terdiri dari gurun musim dingin (cold-winter desert), semak belukar xerik (xeric shrubland), serta padang rumput dan semak belukar iklim sedang.
Berdasarkan pembagian provinsi floristik, wilayah ini diwakili oleh Wilayah Pegunungan Rocky.
Meksiko Utara
[sunting | sunting sumber]Bioregion Meksiko Bagian Utara mencakup ekoregion gurun dan semak belukar xerik beriklim musim dingin sejuk hingga dingin, hutan pinus serta hutan campuran pinus-oak iklim sedang hangat dan subtropis, serta wilayah beriklim Mediterania. Wilayah ini meliputi Dataran Tinggi Meksiko, Semenanjung Baja California, dan Amerika Serikat bagian barat daya, dengan batas sebelah selatan berupa Sabuk Vulkanik Trans-Meksiko yang termasuk dalam kawasan Neotropik. Selain itu, bioregion ini juga memuat satu-satunya hutan kering daun lebar subtropis di kawasan Nearktik, yaitu hutan kering subtropis transisi Sonora–Sinaloa.
Berdasarkan pembagian provinsi floristik, wilayah ini diwakili oleh Wilayah Madrean.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Meskipun saat ini Amerika Utara dan Amerika Selatan terhubung oleh Tanah Genting Panama, kedua benua ini sebenarnya sempat terpisah selama sekitar 180 juta tahun dan mengembangkan lini evolusi flora serta fauna yang sangat berbeda. Ketika superkontinen purba Pangaea terpecah sekitar 180 juta tahun lalu, Amerika Utara tetap menyatu dengan Eurasia sebagai bagian dari superkontinen Laurasia, sedangkan Amerika Selatan menjadi bagian dari Gondwana. Setelah Amerika Utara akhirnya terpisah dari Eurasia, benua ini sempat kembali terhubung melalui jembatan darat dengan Asia maupun Amerika Selatan. Hubungan geografis ini memicu terjadinya Pertukaran Besar Amerika (Great American Interchange), sebuah peristiwa bermigrasinya berbagai spesies tumbuhan dan hewan di antara benua-benua tersebut.
Jembatan darat purba yang pernah terbentuk di Selat Bering antara Asia dan Amerika Utara juga memungkinkan terjadinya migrasi flora dan fauna secara besar-besaran. Faktor inilah yang membuat kawasan Nearktik memiliki banyak kesamaan spesies dengan wilayah Palearktika, sehingga kedua kawasan biogeografi ini sering kali dikelompokkan bersama ke dalam satu kawasan besar yang disebut Holarktika.
Pada akhir masa Pleistosen (Zaman Es), Amerika Utara kehilangan banyak hewan berukuran besar atau megafauna akibat peristiwa kepunahan Kuarter. Beberapa satwa yang punah dalam peristiwa tersebut antara lain kuda purba, unta, tapir, mamut, mastodon, kukang tanah, kucing sabertooth (Smilodon), beruang berwajah pendek (short-faced bear), dan citah Amerika.

World Wildlife Fund (WWF) membagi kawasan Nearktik menjadi empat bioregion. Bioregion ini didefinisikan sebagai "kluster geografis ekoregion yang dapat mencakup beberapa jenis habitat, tetapi memiliki kesamaan biogeografi yang kuat, terutama pada tingkat taksonomi yang lebih tinggi daripada spesies (seperti genus dan famili)".
Perisai Kanada
[sunting | sunting sumber]Bioregion Perisai Kanada (Canadian Shield) membentang di sepanjang bagian utara benua Amerika Utara, mulai dari Kepulauan Aleutian hingga Newfoundland. Bioregion ini mencakup ekoregion tundra Arktik dan hutan boreal yang ada di kawasan Nearktik.
Berdasarkan pembagian provinsi floristik (keanekaragaman tumbuhan), wilayah ini diwakili oleh bagian Provinsi Kanada yang termasuk dalam Wilayah Sirkumboreal.
Amerika Utara bagian timur
[sunting | sunting sumber]Bioregion Amerika Utara Bagian Timur mencakup hutan campuran dan daun lebar iklim sedang di Amerika Serikat Bagian Timur dan Kanada tenggara, padang rumput iklim sedang (Great Plains) di AS bagian tengah dan Kanada selatan-tengah, serta hutan runjung iklim sedang di AS bagian tenggara, termasuk Florida tengah.
Berdasarkan pembagian provinsi floristik, wilayah ini diwakili oleh Wilayah Atlantik Amerika Utara dan sebagian Provinsi Kanada yang termasuk dalam Wilayah Sirkumboreal.
Amerika Utara bagian barat
[sunting | sunting sumber]Bioregion Amerika Utara Bagian Barat mencakup hutan konifer iklim sedang di wilayah pesisir dan pegunungan Alaska selatan, Kanada barat, serta Amerika Serikat bagian barat. Wilayah hutan konifer ini membentang dari Pesisir Pasifik dan California Utara hingga Pegunungan Rocky, yang dikenal sebagai bioregion Kaskadia (Cascadian bioregion). Selain itu, bioregion ini juga mencakup wilayah pedalaman AS bagian barat yang terdiri dari gurun musim dingin (cold-winter desert), semak belukar xerik (xeric shrubland), serta padang rumput dan semak belukar iklim sedang.
Berdasarkan pembagian provinsi floristik, wilayah ini diwakili oleh Wilayah Pegunungan Rocky.
Meksiko Utara
[sunting | sunting sumber]Bioregion Meksiko Bagian Utara mencakup ekoregion gurun dan semak belukar xerik beriklim musim dingin sejuk hingga dingin, hutan pinus serta hutan campuran pinus-oak iklim sedang hangat dan subtropis, serta wilayah beriklim Mediterania. Wilayah ini meliputi Dataran Tinggi Meksiko, Semenanjung Baja California, dan Amerika Serikat bagian barat daya, dengan batas sebelah selatan berupa Sabuk Vulkanik Trans-Meksiko yang termasuk dalam kawasan Neotropik. Selain itu, bioregion ini juga memuat satu-satunya hutan kering daun lebar subtropis di kawasan Nearktik, yaitu hutan kering subtropis transisi Sonora–Sinaloa.
Berdasarkan pembagian provinsi floristik, wilayah ini diwakili oleh Wilayah Madrean.
Meskipun saat ini Amerika Utara dan Amerika Selatan terhubung oleh Tanah Genting Panama, kedua benua ini sebenarnya sempat terpisah selama sekitar 180 juta tahun dan mengembangkan lini evolusi flora serta fauna yang sangat berbeda. Ketika superkontinen purba Pangaea terpecah sekitar 180 juta tahun lalu, Amerika Utara tetap menyatu dengan Eurasia sebagai bagian dari superkontinen Laurasia, sedangkan Amerika Selatan menjadi bagian dari Gondwana. Setelah Amerika Utara akhirnya terpisah dari Eurasia, benua ini sempat kembali terhubung melalui jembatan darat dengan Asia maupun Amerika Selatan. Hubungan geografis ini memicu terjadinya Pertukaran Besar Amerika (Great American Interchange), sebuah peristiwa bermigrasinya berbagai spesies tumbuhan dan hewan di antara benua-benua tersebut.
Jembatan darat purba yang pernah terbentuk di Selat Bering antara Asia dan Amerika Utara juga memungkinkan terjadinya migrasi flora dan fauna secara besar-besaran. Faktor inilah yang membuat kawasan Nearktik memiliki banyak kesamaan spesies dengan wilayah Palearktika, sehingga kedua kawasan biogeografi ini sering kali dikelompokkan bersama ke dalam satu kawasan besar yang disebut Holarktika.
Pada akhir masa Pleistosen (Zaman Es), Amerika Utara kehilangan banyak hewan berukuran besar atau megafauna akibat peristiwa kepunahan Kuarter. Beberapa satwa yang punah dalam peristiwa tersebut antara lain kuda purba, unta, tapir, mamut, mastodon, kukang tanah, kucing sabertooth (Smilodon), beruang berwajah pendek (short-faced bear), dan citah Amerika.
Flora dan fauna yang berasal dari wilayah Nearktik.
[sunting | sunting sumber]Mamalia yang awalnya merupakan hewan endemik di kawasan Nearktik meliputi:
- Ordo Primata: Primata pertama atau proto-primata, Purgatorius, diketahui berasal dari masa Paleosen Awal di kawasan Nearktik.
- Famili Canidae: Mencakup anjing, serigala, rubah, dan koyote.
- Famili Camelidae: Mencakup unta dan kerabatnya di Amerika Selatan (seperti lama). Kelompok ini sekarang telah punah di kawasan Nearktik.
- Famili Equidae: Mencakup kuda, keledai, dan kerabatnya. Saat ini, mereka hanya ditemukan di kawasan Nearktik sebagai kuda dan keledai liar (feral).
- Famili Tapiridae: Mencakup tapir, yang saat ini telah punah di kawasan Nearktik.
- Famili Antilocapridae: Kelompok yang penyintas terakhirnya adalah pronghorn (antelop Amerika).
- Subfamili Tremarctinae (Beruang Berwajah Pendek): Mencakup beruang berwajah pendek raksasa (Arctodus simus). Satu-satunya anggota kelompok ini yang masih bertahan hidup adalah beruang berkacamata (Tremarctos ornatus) di Amerika Selatan.
Flora dan fauna endemik di wilayah Nearktik.
[sunting | sunting sumber]Dua famili mamalia yang endemik di kawasan Nearktik adalah pronghorn (Antilocapridae) dan berang-berang gunung (Aplodontiidae). Sementara itu, kawasan Holarktik memiliki empat famili burung endemik, yaitu burung penyelam (Gaviidae), grouse (Tetraoninae), burung auk (Alcidae), dan burung waxwing (Bombycillidae). Selain burung dan mamalia, famili kumbang scarab Pleocomidae dan Diphyllostomatidae (Coleoptera) juga merupakan satwa endemik di kawasan Nearktik. Spesies lalat Cynomya cadaverina juga ditemukan dalam jumlah besar di wilayah ini.
Famili tumbuhan yang endemik atau hampir endemik di kawasan Nearktik meliputi Crossosomataceae, Simmondsiaceae, dan Limnanthaceae.
Flora dan Fauna
[sunting | sunting sumber]Flora dan fauna yang berasal dari wilayah Nearktik.
[sunting | sunting sumber]Mamalia yang awalnya merupakan hewan endemik di kawasan Nearktik meliputi:
- Ordo Primata: Primata pertama atau proto-primata, Purgatorius, diketahui berasal dari masa Paleosen Awal di kawasan Nearktik.
- Famili Canidae: Mencakup anjing, serigala, rubah, dan koyote.
- Famili Camelidae: Mencakup unta dan kerabatnya di Amerika Selatan (seperti lama). Kelompok ini sekarang telah punah di kawasan Nearktik.
- Famili Equidae: Mencakup kuda, keledai, dan kerabatnya. Saat ini, mereka hanya ditemukan di kawasan Nearktik sebagai kuda dan keledai liar (feral).
- Famili Tapiridae: Mencakup tapir, yang saat ini telah punah di kawasan Nearktik.
- Famili Antilocapridae: Kelompok yang penyintas terakhirnya adalah pronghorn (antelop Amerika).
- Subfamili Tremarctinae (Beruang Berwajah Pendek): Mencakup beruang berwajah pendek raksasa (Arctodus simus). Satu-satunya anggota kelompok ini yang masih bertahan hidup adalah beruang berkacamata (Tremarctos ornatus) di Amerika Selatan.
Flora dan fauna endemik di wilayah Nearktik.
[sunting | sunting sumber]Dua famili mamalia yang endemik di kawasan Nearktik adalah pronghorn (Antilocapridae) dan berang-berang gunung (Aplodontiidae). Sementara itu, kawasan Holarktik memiliki empat famili burung endemik, yaitu burung penyelam (Gaviidae), grouse (Tetraoninae), burung auk (Alcidae), dan burung waxwing (Bombycillidae). Selain burung dan mamalia, famili kumbang scarab Pleocomidae dan Diphyllostomatidae (Coleoptera) juga merupakan satwa endemik di kawasan Nearktik. Spesies lalat Cynomya cadaverina juga ditemukan dalam jumlah besar di wilayah ini.
Famili tumbuhan yang endemik atau hampir endemik di kawasan Nearktik meliputi Crossosomataceae, Simmondsiaceae, dan Limnanthaceae.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- Abell, R.A. et al. (2000). Freshwater Ecoregions of North America: A Conservation Assessment Washington, DC: Island Press, .
- Flannery, Tim (2001). The Eternal Frontier: an Ecological History of North America and its Peoples. Grove Press, New York.
- Ricketts, Taylor H., Eric Dinerstein, David M. Olson, Colby J. Loucks, et al. (1999). Terrestrial Ecoregions of North America: a Conservation Assessment. Island Press, Washington DC., .
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]
Panduan perjalanan North American wildlife di Wikiwisata- Map of the ecozones
- Nearctica, The Natural World of North America
. New International Encyclopedia. 1905.