Natrium heksafluoroaluminat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Natrium aluminium heksafluorida
Natrium aluminium heksafluorida
Natrium aluminium heksafluorida
Nama
Nama lain
Natrium fluoroaminat
Kriolit
Aluminat(3-), heksafluoro-, trinatrium, (OC-6-11)-
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChemSpider
Sifat
Na3AlF6
Massa molar 209.94 g/mol
Penampilan bubuk putih
Densitas 2.9 g/cm3, padat
Titik lebur 950 °C (1740 °F; 1220 K)
Titik didih berdekomposisi
0.04% (20 °C)[1]
Tekanan uap pada dasarnya 0
Bahaya
tidak terdaftar
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
900 mg/kg (kelinci, lewat mulut)[2]
Batas imbas kesehatan AS (NIOSH):
PEL (yang diperbolehkan)
TWA 2.5 mg/m3[1]
REL (yang direkomendasikan)
TWA 2.5 mg/m3[1]
IDLH (langsung berbahaya)
250 mg/m3 (sebagai F)[1]
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Natrium aluminium heksafluorida adalah senyawa anorganik dengan rumus Na3AlF6. Senyawa padat berwarna putih ini pertama kali ditemukan oleh José Bonifácio de Andrada e Silva dan dapat ditemukan secara alami dalam bentuk mineral kriolit. Kriolit sendiri digunakan untuk memproduksi logam aluminium.

Produksi[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar kriolit diproduksi dari aluminium oksida, asam fluorida dan natrium hidroksida:[3]

6 NaOH + Al2O3 + 12 HF → 2 Na3AlF6 + 9 H2O

Senyawa ini ditambang dalam bentuk kriolit di Ivigtût di pesisir barat Greenland hingga kandungannya habis pada tahun 1987.

Keamanan[sunting | sunting sumber]

Kriolit sulit larut dalam air, sehingga mengurangi permasalahan kesehatan yang dapat ditimbulkan.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d "NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards #0559". National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH). 
  2. ^ "Fluorides (as F)". Immediately Dangerous to Life and Health. National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH). 
  3. ^ J. Aigueperse, P. Mollard, D. Devilliers, M. Chemla, R. Faron, R. Romano, J. P. Cuer, "Fluorine Compounds, Inorganic" in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry, Wiley-VCH, Weinheim, 2005.doi:10.1002/14356007.a11_307

Pranala luar[sunting | sunting sumber]