Museum Sejarah Jawa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
History of Java Museum.

History of Java Museum (dalam bahasa Indonesia: Museum Sejarah Jawa) adalah museum sejarah Pulau Jawa yang berlokasi di Yogyakarta. Museum ini beroperasi pada akhir Desember 2018.[1] History of Java Museum merupakan ikon wisata sejarah dan budaya yang berlokasi di Jalan Parangtritis KM 5.5, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, DIY.

History of Java Museum menceritakan tentang Peradaban Tanah Jawa dan dibangun dengan design gedung yang unik, sangat inspiratif, dan penuh nilai filosofis.

Design bangunan History of Java Museum menggambarkan simbol gunungan dalam cerita pewayangan. Serta melambangkan kehidupan manusia (golong gilig), yaitu Manunggaling Jiwa, Rasa, Cipta, Karsa, dan Karya dalam kehidupan kita. Sebuah Miniatur budaya, peradaban, dan sejarah Tanah Jawa.

Ketika berkunjung, setiap pengunjung akan ditemani pemandu (guide museum) untuk bersama-sama mengenal berbagai koleksi bersejarah yang diwariskan sejak era purbakala sampai era kerajaan besar di tanah Jawa. Selain itu, beragam aktivitas wisata History of Java Museum bertumpu pada komponen edukasi serta mengaplikasikan teknologi visual yang menghibur. Oleh karena itu, proses bertukar informasi antara pengunjung dan pemandu museum juga didukung teknologi Augmented Reality (AR). Teknologi AR pada barcode gambar yang ikonik menjadikan obyek foto tersebut seakan nyata saat dipotret bersama pengunjung History of Java Museum.

Visi dan Misi[sunting | sunting sumber]

History of Java Museum memiliki visi “Terwujudnya History of Java Museum sebagai pusat edukasi dan wisata berbasis sejarah dan nilai-nilai luhur budaya bangsa.” Dengan misi “Melestarikan dan menyebarluaskan rasa kecintaan masyarakat terhadap sejarah budaya bangsa. Mengembalikan pemahaman dan rasa bangga arti pentingnya nilai-nilai budaya peninggalan para leluhur yang dibangun sejak ribuan tahun yang lalu".

Ruangan[sunting | sunting sumber]

Histoy of Java Museum memiliki 4 ruangan, yaitu:

  1. Studio Teater, berada di awal kunjungan History of Java Museum. Pengunjung akan disuguhkan film purbakala mengenai sejarah terbentuknya Pulau Jawa serta kehidupan manusia purba sejak 2,5 juta tahun silam.
  2. Ruang Pameran, pada ruang ini tersimpan berbagai koleksi benda kuno peninggalan masa migrasi Austronesia, periode kerajaan Hindu-Buddha, periode kerajaan Islam di penjuru Jawa, periode kejayaan Mataram Islam, serta berbagai benda warisan budaya dari Keraton Surakarta-Yogyakarta.
  3. Ruang 3 Dimensi, sebagai fasilitas ruang hiburan tersedia setelah kunjungan koleksi berakhir. Pengunjung dapat menonton film animasi 3D yang berdurasi sekitar 5 menit. Film ini mengenai kasih sayang dalam kehidupan Dinosaurus.
  4. Selanjutnya pada ruang terakhir adalah “Diorama Room” untuk berfoto dengan berbagai background unik serta properti budaya antara lain pakaian jawa serta perangkat gamelan.

Koleksi[sunting | sunting sumber]

Koleksi museum ini berupa benda purbakala masa prasejarah sampai kerajaan-kerajaan lama, seperti Singosari, Majapahit, Cirebon, dan Mataram Islam. Teknologi Augmented Reality memungkinkan pengunjung melihat langsung secara detail benda-benda koleksi tersebut.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Situs resmi History of Java Museum

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Liputan6.com (2020-01-20). "History Of Java di Yogyakarta, Museum Sejarah yang Bikin Betah". liputan6.com. Diakses tanggal 2020-11-07.