Mulyadi Muslim

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Mulyadi Muslim
Mulyadi Muslim Pakar Pendidikan.jpg
Lahir22 Maret 1978 (umur 42)
Bendera Indonesia Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Lima Puluh Kota
AlmamaterLembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA)
IAIN Imam Bonjol
Dikenal atasPraktisi pendidikan
Suami/istriNila Refrita Putri

Mulyadi Muslim, Lc, MA gelar Datuak Said Marajo Nan Putiah (lahir di Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Lima Puluh Kota, 22 Maret 1978; umur 42 tahun) adalah seorang praktisi pendidikan dan cendekiawan Islam.[1] Ia merupakan pengajar dan pengasuh perguruan Islam Ar-Risalah.[2][3] Sejak 2018, ia diamanahkan menjadi Sekretaris Umum MUI Kota Padang dan Sekretaris Dikdasmen Muhammadiyah Kota Padang.

Meski tidak memiliki latar pendidikan pesantren, Mulyadi telah membawakan keterampilannya berpidato sejak kelas dua SD. Tamat dari LIPIA, ia kembali ke Sumatra Barat, tampil sebagai salah seorang inisiator lembaga pendidikan Islam Ar-Risalah.

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Lahir pada 22 Maret 1978, Mulyadi melewati pendidikan dasar hingga menengah di kota kelahirannya, Payakumbuh. Adi, panggilannya semasa kecil, kerap memenangkan perlomban pidato yang diiikutinya sejak kelas dua SD. Figur kakeknya, Anwar Bilal, mempengaruhi cita-citanya sebagai mubalig kelak.

Tamat dari MAN 2 Payakumbuh pada 1996, Adi semula berencana mengambil jurusan bahasa Inggris di UNP. Namun, karena gagal masuk melalui jalur PMDK, ia mengikuti teman-temannya untuk mengambil jurusan bahasa Arab dan hukum Islam di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA), Jakarta. Setelah tamat dan menikah dengan Nila Refrita Putri, ia kembali ke Sumatra Barat untuk mengasuh perguruan Islam Ar-Risalah.

Ar-Risalah[sunting | sunting sumber]

Mulyadi tercatat sebagai salah seorang inisator lembaga pendidikan Islam Ar-Risalah. Ia pernah diamanahkan sebagai bendahara dan sekretaris untuk Yayasan Wakaf Ar-Risalah yang menaungi perguruan.[4][5] Saat masih kuliah di LIPIA, ia bersama mahasiswa LIPIA asal Sumatra Barat telah bertekad untuk mendidirkan perguruan Islam. Rencana itu terwujud lewat berdirinya Yayasan Wakaf Ar-Risalah pada 23 Juni 2003.

Di bawah naungan Yayasan Wakaf Ar-Risalah, perguruan Islam Ar-Risalah pertama kali dibuka di Cupak, Gunung Talang, Solok. Perguruan itu berfokus pada pengembangan pendidikan karakter dengan pola asrama. Sejak 2009, karena keterbatasan lahan, kegiatan belajar mengajar untuk setiap jenjang pendidikan perguruan dipindahkan ke Padang. Mulyadi sempat mengepalai Madrasah Aliyah (MA) Ar-Risalah yang ada di Padang. Saat ini, Ar-Risalah telah memiliki jenjang pendidikan PAUD, RA, SD, SMP, dan MA.

Kiprah[sunting | sunting sumber]

Seiring penyerahan aset dan pengelolaan Masjid Nurul Iman dari pemerintah provinsi Sumatra Barat kepada pemerintah Kota Padang, Mulyadi diamanahkan sebagai Ketua Harian Masjid Agung Nurul Iman untuk periode 2016–2021 yang disahkan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Padang pada 12 Agustus 2016.[6]

Bersama sejumlah mubalig yang tergabung dalam Ikatan Dai Indonesia (IKADI), ia aktif menyelenggarakan kegiatan syiar dan tablig Islam di Kota Padang.[7]

Selain itu, Mulyadi menjabat sebagai Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah periode 2015–2020 serta Direktur Badan Wakaf Ar-Risalah yang telah memiliki aset wakaf di atas Rp10 miliar.

Karya[sunting | sunting sumber]

Beberapa tulisannya dimuat oleh beberapa koran lokal Sumatra Barat, termasuk Harian Singgalang, Padang Ekspres, Pos Metro Padang, dan Harian Haluan. Sampai 2017, ia telah menulis empat judul buku yang diterbitkan, yakni:

  • Pengantar Ilmu Fikih (2010)
  • Pengantar Ilmu Hadits (2010)
  • Kilas Balik 10 Tahun Ar-Risalah (2014)
  • The Power of Tahajud (2015)
  • Terjemahan Shalat Per Kata (2018)
  • Mahyeldi Memimpin Melayani (2018)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Hannan Putra. "H Mulyadi Muslim Lc MA: Setiap Umat Islam Harus Punya Amal Unggulan". 27 Maret 2015. Republika.
  2. ^ Khairian Hafid. "Padang Bakal Jadi Tuan Rumah". 28 Juni 2016. Padang Ekspres.
  3. ^ "Ar Risalah Sumbar Tolak Yayasan Peduli Pesantren. Pos Metro Padang. 10 Desember 2016.
  4. ^ Ikhwan Wahyudi. "Perguruan Ar-Risalah Pencetak Hafiz Al Quran di Ranah Minang". 21 Juni 2016. ANTARA.
  5. ^ "Idul Adha Cerminan Keindahan Islam". arrisalah-sumbar.sch.id. Diakses tanggal 12 Juli 2017. 
  6. ^ 23 Agustus 2016. "Masjid Nurul Iman Padang Menjadi Masjid Agung". Diakses pada 2 April 2017.
  7. ^ Ikatan Dai Indonesia (IKADI). "Musyawarah Wilayah (MUSYWIL) I PW IKADI Sumatra Barat". 13 Agustus 2009.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]