Muhammad V dari Kelantan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Muhammad V
سلطان محمد کليما
Yang di-Pertuan Agong ke-15
Al-Sultan Kelantan
Sultan Muhammad V dari Kelantan pada tahun 2013.jpg
Sultan Muhammad V, 2013
Yang di-Pertuan Agong
Berkuasa13 Desember 2016 – 6 Januari 2019
Pengangkatan24 April 2017
PendahuluAbdul Halim
PenerusAbdullah
Perdana Menteri
Sultan Kelantan
Berkuasa13 September 2010 – sekarang
PendahuluIsmail Petra
Pewaris takhtaFa-iz Petra
Menteri Besar
Lahir6 Oktober 1969 (umur 52)
Istana Batu, Kota Bharu, Kelantan, Malaysia[a]
WangsaWangsa Long Senik
Nama lengkap
Tengku Muhammad Faris Petra ibni Tengku Ismail Petra
Nama takhta
Sultan Muhammad V
AyahSultan Ismail Petra Ibni Almarhum Sultan Yahya Petra
IbuTengku Anis Binti Tengku Abdul Hamid
Pasangan
Tengku Zubaidah binti Tengku Nuruddin (née Kangsadal Pipitpakdee)
(m. 2004; c. 2008)
Diana Petra (Yana Yakoubka)
(m. 2010)
(m. 2018; c. 2019)
AnakTidak ada yang diumumkan maupun diperkenalkan oleh pihak Istana Kelantan (meskipun Oksana memiliki putra dari pernikahannya)
AgamaIslam Sunni
Tanda tanganSultan Muhammad V signature.svg

Sultan Muhammad V (Jawi: سلطان محمد کليما; lahir 6 Oktober 1969) adalah Sultan Kelantan ke-29 sejak September 2010 dan Yang di-Pertuan Agong ke-15 dari Desember 2016 hingga pengunduran dirinya pada Januari 2019. Ia ditabalkan menjadi Sultan Kelantan pada 13 September 2010, menggantikan ayahnya, Sultan Ismail Petra, yang turun takhta akibat masalah kesehatannya. Sultan Muhammad V ditabalkan menjadi Yang di-Pertuan Agong pada 13 Desember 2016. Ia menjadi Yang di-Pertuan Agong pertama yang mengundurkan diri pada masa jabatannya, pada tanggal 6 Januari 2019, sementara masa jabatannya seharusnya selesai pada 12 Desember 2021.[1]

Tengku Mahkota[sunting | sunting sumber]

Yang Amat Mulia Tengku Muhammad Faris Petra telah ditahktakan sebagai Tengku Mahkota Kelantan pada Oktober 1985. Pada 24 Mei 2009, ia kemudian diangkat sebagai Pemangku Sultan Kelantan, setelah ayahnya Sultan Ismail Petra ibni al-Marhum Sultan Yahya Petra mendapatkan perawatan susulan di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura.

Pendidikan dan Karier[sunting | sunting sumber]

Dia mendapat pendidikan awal di Kota Baru, Kelantan dan di Kuala Lumpur dan seterusnya di Oakham School Rutland, Inggris, hingga 1989 sebelum melanjutkan pendidikan dalam bidang Kajian Diplomatik di Sekolah Tinggi St. Cross dan Oxford Centre for Islamic Studies sehingga 1991.

Dia juga turut terlibat dalam berbagai organisasi sosial dan olahraga dan juga aktif berperan dalam organisasi terkait dengan keamanan dan militer. Dia telah diangkat sebagai Komandan 506 Askar Wataniah (Tentera Pengawal Perbatasan) berpangkat Brigedier Jenderal (Kehormatan).

Pemecatan Tengku Temenggong Kelantan[sunting | sunting sumber]

Tengku Muhammad Faris Petra, ‘memecat’ Tengku Muhammad Fakhry Sultan Ismail Petra dari Dewan Pemerintahan Istana Kelantan sekaligus jawatan Tengku Temenggung Kelantan. Tengku Muhammad Faris mengatakan Tengku Muhammad Fakhry telah rela melakukan perbuatan yang salah oleh merepresentasikan diri mereka sebagai memiliki kekuatan untuk bertindak atas nama Sultan Kelantan dalam hal-hal yang berkaitan dengan urusan negara, mengakibatkan pelanggaran hak-haknya. Tindakan Tengku Muhammad Fakhry telah menyebabkan kegelisahan dan kebingungan di kalangan masyarakat. Pemecatan Tengku Muhammad Fakhry adalah wajar dan jika ia terus menjawat jawatan tersebut akan menyebabkan konsekuensi serius ke Kesultanan Kelantan dan dampak administrasi.[2]

Nama dan gelar[sunting | sunting sumber]

Gelar bangsawan untuk
Muhammad V
Coat of arms of Kelantan.svg
Gaya referensiKebawah Duli Yang Maha Mulia
Gaya penyebutanKebawah Duli Tuanku
Gaya alternatifTuanku
  • 6 Oktober 1969 – 30 Maret 1979: (Yang Amat Mulia) Tengku Muhammad Faris Petra ibni Tengku Ismail Petra.[3]
  • 30 Maret 1979 – 6 Oktober 1985: (Yang Teramat Mulia) Tengku Muhammad Faris Petra ibni Sultan Ismail Petra.[3]
  • 6 Oktober 1985 – 25 Mei 2009: (Yang Teramat Mulia) Tengku Muhammad Faris Petra ibni Sultan Ismail Petra, Tengku Mahkota Kelantan.[3]
  • 25 Mei 2009 – 13 September 2010: (Yang Maha Mulia) Tengku Muhammad Faris Petra ibni Sultan Ismail Petra, Pemangku Raja Kelantan.[3]
  • 13 September 2010 – 12 Desember 2016: (Kebawah Duli Yang Maha Mulia) Sultan Muhammad V, Sultan Kelantan.[3]
  • 13 Desember 2016 – 6 Januari 2019: (Kebawah Duli Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda) Sultan Muhammad V, Yang di-Pertuan Agong XV.[4]
  • 6 Januari 2019 – sekarang: (Kebawah Duli Yang Maha Mulia) Sultan Muhammad V, Sultan Kelantan.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Lihat juga Daftar penghargaan Keluarga Kerajaan Kelantan berdasarkan negara

Sultan Muhammad V telah menerima penghargaan:[3][5]

Penghargaan Kelantan[sunting | sunting sumber]

Sebagai Sultan Kelantan (sejak 13 September 2010):

  • MY-KEL Royal Family Order - Star of Yunus - DK.svg Penerima (DK, 11 November 1986) dan Pemilik Pertama Darjah Kerabat Yang Amat Dihormati (Bintang Al-Yunusi)
  • MY-KEL Order of the Crown of Kelantan - Star of Muhammad.svg Dato' Seri Paduka (SPMK) dan Pemilik Pertama (sejak 13 September 2010) Darjah Kebesaran Mahkota Kelantan Yang Amat Mulia (Bintang Al-Muhammadi)
  • My-KEL Order of the Life of the Crown of Kelantan 2006.svg Dato' Seri Paduka (SJMK) dan Pemilik Pertama (sejak 13 September 2010) Darjah Kebesaran Jiwa Mahkota Kelantan Yang Amat Mulia (Bintang Al-Ismaili)
  • My-KEL Order of Loyalty to the Crown of Kelantan.svg Dato' Seri Paduka (SPSK) dan Pemilik Pertama (sejak 13 September 2010) Darjah Kebesaran Setia Mahkota Kelantan Yang Amat Terbilang (Bintang Al-Ibrahimi)
  • My-KEL Gallant Order of the Crown of Kelantan - SPKK.svg Dato' Seri Paduka (SPKK) Darjah Kebesaran Kshatria Mahkota Kelantan Yang Amat Perkasa (Bintang Al-Yahyawi, sejak 13 September 2010)
  • MY-KEL Order of the Most Distinguished and Most Valiant Warrior - PYGP.svg Pemilik Pertama Darjah Pahlawan Yang Amat Gagah Perkasa Yang Amat Mulia (PYGP, sejak 13 September 2010)
  • Most Loyal Order of Services to the Crown of Kelantan.gif Pemilik Pertama Pendiri (SPJK) Darjah Kebesaran Jasa Mahkota Kelantan (Bintang Al-Petrawi, sejak 11 November 2016)
  • MY-KEL Silver Jubilee Medal 2004.gif Medali Perayaan Perak (PJP, 30 Maret 2004)

Penghargaan Malaysia[sunting | sunting sumber]

  •  Malaysia:
  •  Johor:
    • Most Esteemed Royal Family Order of Johor - ribbon bar.png Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Kelas I (DK I, 14 April 2011)
  •  Kedah
    • MY-KED Royal Family Order of Kedah (DK).svg Anggota Darjah Kerabat Yang Amat Mulia Kedah (DK, 26 Maret 2012)
  •  Negeri Sembilan:
    • MY-NEG Royal Family Order of Negeri Sembilan - DKNS.svg Anggota Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati (DKNS, 13 Januari 2011)
  •  Perak:
    • MY-PERA Royal Family Order of Perak - DK.svg Penerima Darjah Kerabat Diraja Yang Amat Dihormati (DK, 24 Juli 2011)
  •  Perlis:
    • MY-PERL Perlis Family Order of the Gallant Prince Syed Putra Jamalullail - DK.svg Penerima Darjah Kerabat Perlis Baginda Tuanku Syed Putra Jamalullail Yang Amat Dihormati (DK, 19 Oktober 2011)
  •  Selangor:
    • MY-SEL Royal Family Order of Selangor - DK I.svg Darjah Kerabat Selangor Yang Amat Dihormati KelasI (DK I, 5 Januari 2011)
  •  Terengganu
    • MY-TER Family Order of Terengganu 1st class - DK I.svg Anggota Darjah Kebesaran Kerabat Terengganu Yang Amat Mulia Kelas I (DK I, 9 November 2014)

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Meskipun demikian, hari kelahiran resminya dirayakan setiap 11 November

Rujukan[sunting | sunting sumber]

Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Abdul Halim dari Kedah
Yang di-Pertuan Agong Malaysia
13 Desember 2016–6 Januari 2019
Diteruskan oleh:
Abdullah dari Pahang
Didahului oleh:
Sultan Ismail Petra
Sultan Kelantan
13 September 2010–sekarang
Petahana