Muhammad Rahmad

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
H. Muhammad Rahmad
Lahir5 Januari 1973 (umur 48)
Bendera Indonesia Talago, Guguak, Lima Puluh Kota, Sumatra Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Almamater
PekerjaanPengusaha
Partai politikPartai Demokrat (sampai 2013)[1]
Suami/istriElyn Hastriana
AnakMuhammad Nabeel Rizkee, Alisha Jehan Fathia, Muhammad Khalif Rabbani
Orang tuaEmil Dasril[2]

H. Muhammad Rahmad, S.Ag., M.M. (lahir 5 Januari 1973) seorang pengusaha dan politikus Indonesia. Rahmad menjabat sebagai CEO/Chairman RAMA Group.[3] Sebagai politikus, ia merupakan mantan kader Partai Demokrat lalu bergabung dengan Perhimpunan Pergerakan Indonesia yang didirikan oleh Anas Urbaningrum.[4]

Riwayat pendidikan[sunting | sunting sumber]

Muhammad Rahmad lahir di Talago, 5 Januari 1973. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri No. 1 Talago Kec. Guguk (1979-1985), MTSN Padang Japang Kab. 50 Kota (1985-1988), dan MAN Koto Baru Padang Panjang (1988-1991).[2][5]

Rahmad kemudian melanjutkan pendidikan S1 Jurusan Muamalah Jinayah/Perbankan Syariah di IAIN Imam Bonjol dan meraih gelar Sarjana Agama (S.Ag, 1991-1995). Ia lalu meneruskan pendidikan S2 Manajemen di Universitas Krisnadwipayana dan meraih gelar Magister Manajemen (M.M, 2000-2002).[2][5]

Rahmad juga mengikuti Kursus PPSA XXVII Lemhannas RI pada 2011.[6]

Riwayat organisasi[sunting | sunting sumber]

Rahmad aktif berorganisasi sejak duduk di bangku sekolah. Ia didapuk sebagai pengurus dan Ketua OSIS MAN Koto Baru Padang Panjang sekaligus pengurus dan Ketua Pelajar Islam Indonesia (PII) Koto Baru Padang Panjang (1988-1991). Saat di bangku kuliah, ia menjabat Pemimpin Redaksi dan Sekretaris Redaksi Suara Kampus IAIN Imam Bonjol (1992-1995). Ia juga aktif di kepramukaan dengan menjabat Ketua Dewan Racana Pramuka IAIN Imam Bonjol (1993-1995).[5]

Rahmad menjabat Wakil Sekretaris Umum Senat Mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Imam Bonjol (1992-1993). Kemudian ia menjadi Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Imam Bonjol (1993-1994). Ia lalu menjabat Ketua Umum Senat Mahasiswa IAIN Imam Bonjol (1994-1995). Di luar kampus, ia juga menjabat Pengurus Cabang dan Badan Komunikasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padang (1992-1995).[5]

Kemudian setelah tak lagi di kampus, ia menjadi pendiri dan Pembina Gerakan Pramuka Gudep 01/02 Perwakilan Republik Indonesia di Singapura. Ia menjadi Wakil Sekretaris Jenderal KAHMI dan KBPII (2011-2014). Ia menjabat Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat sejak 2015, Ketua Umum Mappindo sejak 2017, dan Pembina Bank Infaq sejak 2019.[5]

Riwayat politik[sunting | sunting sumber]

Rahmad bergabung menjadi kader Partai Demokrat sejak 1999 (sedangkan partai ini baru dibentuk tahun 2001) hingga 2012.[6] Ia bekerja sebagai staf ahli Anas Urbaningrum saat Anas menjadi anggota DPR RI.[1]

Rahmad pernah maju pada Pemilu 2014 sebagai Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari Sumatra Barat,[7][8][9] tetapi tidak berhasil meraih kursi. Dalam poster spanduk kampanyenya, Rahmad mengaku-aku sebagai "Penulis Naskah Pidato Presiden SBY".[10] Namun, pada 2020 hal ini dibantah oleh Ossy Dermawan, Staf Pribadi Susilo Bambang Yudhoyono.[11]

Rahmad maju sebagai calon bupati dalam Pemilihan umum Bupati Lima Puluh Kota 2020 berpasangan dengan mantan wakil bupati Asyirwan Yunus, tetapi hanya berhasil meraih posisi ketiga perolehan suara sah.[12]

Riwayat karier[sunting | sunting sumber]

Rahmad bekerja sebagai staf senior Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura pada 1997 hingga 2009. Ia juga bekerja sebagai Konsultan Media di Media Corp. Singapore pada 2003 hingga 2009. Ia menjabat Wakil Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat pada 2010-2012. Ia juga menjabat Direktur Eksekutif President Institute pada 2013.[6]

Rahmad menjadi Direktur Utama/CEO Rama Group sejak 2010 dan CEO Finusa Group sejak 2016. Ia juga menjadi Asesor Pariwisata BNSP/LSP Pramindo sejak 2019.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]