Mode penelusuran pribadi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Tampilan awal mode Peramban Privat di Firefox

Mode penelusuran pribadi adalah fitur penelusuran privasi yang disediakan oleh sebagian besar peramban web. Fitur ini akan membuka jendela yang terpisah dengan peramban web utama. Fitur ini ditujukan agar seluruh riwayat penelusuran, termasuk data pribadi tidak dicatat oleh sistem sehingga ditemukan oleh pengguna lain.[1]

Ketika menggunakan mode ini, peramban web tidak akan menyimpan seluruh riwayat penelusuran, kuki, termasuk data lokal yang disimpan seperti kata sandi dan akan terhapus saat sesi ditutup. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa aktivitas pengguna masih tetap dapat terbaca oleh perusahaan penyedia jasa internet, situs yang dikunjungi, termasuk penyelenggara internet yang terhubung dengan jaringan LAN seperti jaringan sekolah, universitas, atau perkantoran.[2][3][4]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Mode penelusuran pribadi pertama dicetuskan oleh peramban web Safari pada tahun 2005 untuk menjelaskan fitur yang terdapat pada Safari 2.0. Pada awal peluncuran mode penelusuran pribadi ini, orang-orang sering menyebutnya sebagai mode porno namun istilah ini sudah tidak digunakan lagi. Saat ini, sebagian besar peramban web modern baik desktop maupun ponsel sudah memiliki fitur ini bagi para penggunanya seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, dan Microsoft Edge.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Keach, Sean. "What does Google Chrome's Incognito Mode really hide? Probably not as much as you thought". The Sun (dalam bahasa Inggris). 
  2. ^ Pettit, Harry. "INCOGNIT-NO! Google Chrome's Incognito Mode does NOT keep you safe and private online, experts warn". Diakses tanggal 29/05/2020. 
  3. ^ Espiner, Tom. "Private browsing tools still leave data trail". ZDnet. 
  4. ^ Novianty, Pratomo, Dythia, Adity (21 November 2017). "Pemahaman Keliru soal Mode Incognito di Browser". Suara.com. Diakses tanggal 14 Juni 2020. 
  5. ^ Keizer, Gregg. "How to go incognito in Chrome, Edge, Firefox and Safari". Computerworld.