Metil jingga

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Metil jingga
Methyl-orange-2D-skeletal.png
Methyl-orange-3D-vdW.png
Methyl-orange-sample.jpg
Nama
Nama IUPAC
Sodium 4-[(4-dimethylamino)phenyldiazenyl]benzenesulfonate
Nama lain
Sodium 4-[(4-dimethylamino)phenylazo]benzenesulfonate
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
ECHA InfoCard 100.008.115
Sifat
C14H14N3NaO3S
Massa molar 327,33 g·mol−1
Densitas 1,28 g/cm3, padat
Titik lebur >300 °C (572 °F; 573 K)
belum didefinisikan secara pasti
Titik didih terdekomposisi
0,5 g/100 mL (20 °C)
larut dalam air panas
Kelarutan tidak larut dalam dietil eter[1]
Bahaya
Bahaya utama Toxic (T)
Piktogram GHS The skull-and-crossbones pictogram in the Globally Harmonized System of Classification and Labelling of Chemicals (GHS)
Keterangan bahaya GHS Danger
H301
P308, P310
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
60 mg/kg (mencit, oral)
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
YaY verify (what is YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Metil jingga adalah indikator pH yang sering digunakan dalam titrasi karena perubahan warnanya yang jelas dan kontras. Oleh karena ia berubah warna pada pH sedikit asam, maka biasa digunakan dalam titrasi asam. Tidak seperti indikator universal, metil jingga tidak memiliki spektrum perubahan warna yang lengkap, tetapi memiliki titik akhir yang lebih tajam.

Warna-warna indikator[sunting | sunting sumber]

Larutan metil jingga

Dalam larutan yang agak asam, metil jingga berubah dari merah menjadi jingga dan akhirnya menjadi kuning, dan sebaliknya jika keasaman larutan bertambah. Seluruh perubahan warna terjadi dalam kondisi asam.

Dalam kondisi asam berwarna merah, dan dalam kondisi basa berwarna kuning. Metil jingga memiliki pHa 3,47 dalam air pada 25 °C (77 °F).[2]

Indikator lain[sunting | sunting sumber]

Metil jingga termodifikasi, suatu indikator yang berisi larutan metil jingga dan xylena sianol, berubah warna dari abu-abu menjadi hijau ketika larutan menjadi basa.

Keselamatan kerja[sunting | sunting sumber]

Metill jingga memiliki sifat mutagen.[1] Hindari kontak langsung.

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c MSDS from ScienceLab.com, Inc.
  2. ^ Sandberg, Richard G.; Henderson, Gary H.; White, Robert D.; Eyring, Edward M. (1972). "Kinetics of acid dissociation-ion recombination of aqueous methyl orange". The Journal of Physical Chemistry. 76 (26): 4023–4025. doi:10.1021/j100670a024. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]