Mesjid Ki Merogan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Masjid Ki Merogan merupakan salah satu mesjid tertua di Palembang, Sumatera Selatan. Masjid ini didirikan pada tahun 1870 semasa penjajahan Belanda. Penamaan masjid sendiri diambil dari nama julukan ulama besar Palembang yaitu Masagus Abdul Hamid bin Mahmud atau lebih dikenal dengan julukan Ki Merogan.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Mesjid Ki Merogan awalnya bernama Mesjid Jami Kiai Abdul Hamid bin Mahmud, namun lebih dikenal dengan sebutan Mesjid Kiai Muara Ogan, sehingga berubah menjadi Mesjid Ki Merogan.[1] Ki Muara Ogan adalah julukan yang diberikan untuk Kiai Haji Masagus Abdul Hamid bin Mahmud. Namun di kalangan masyarakat Palembang, sebutan Ki Muara Ogan sering disebut dengan Ki Merogan. Pada masa penjajahan Belanda, Kiai Merogan terkenal gigih memperjuangkan islam di Kota Palembang. Sebagai penguasa sukses, pada tahun 1871 M, Kiai Merogan mendirikan mesjid di lokasi pertemuan antara Sungai Musi dan Sungai Ogan. Mesjid Ki Merogan yang semula milik pribadi, lalu diwakafkan pada tanggal 6 Syawal 1310 H.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Kisah Berliku Masjid Ki Muara Ogan Palembang, Dua Kali Digusur Penjajah". Tribunnews.com. 9 Juni 2015. Diakses tanggal 5 September 2018.