Mengkambinghitamkan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Mengkambinghitamkan adalah praktek melakukan tuduhan tak menyenangkan dan kemudian perlakuan negatif terhadap seseorang atau kelompok. Mengkambinghitamkan dilakukan oleh seseorang melawan seseorang (contohnya, "ia melakukannya, bukan aku!"), seseorang melaan kelompok (contoh, "Aku tak dapat melihat apapun karena semua orang tinggi"), kelompok melawan seseorang (contoh, "Jane adalah sebab dari tim kita tak menang"), dan kelompok melawan kelompok.

Kambign hitam dapat merupakan orang dewasa, anak-anak, saudara, karyawan, murid, etnis, kelompok politik atau agama, atau negara.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

Buku[sunting | sunting sumber]

  • Colman, A.D. Up from Scapegoating: Awakening Consciousness in Groups (1995)
  • Douglas, Tom Scapegoats: Transferring Blame (1995)
  • Dyckman, JM & Cutler JA Scapegoats at Work: Taking the Bull's-Eye Off Your Back (2003)
  • Girard, René: Violence and the Sacred (1972)
  • Girard, René: The Scapegoat (1986)
  • Jasinski, James: "Sourcebook on Rhetoric" (2001)
  • Perera, Sylvia Brinton, The Scapegoat Complex: Toward a Mythology of Shadow and Guilt (Toronto: Inner City 1986), Studies in Jungian Psychology By Jungian Analysts
  • Pillari V Scapegoating in Families: Intergenerational Patterns of Physical and Emotional Abuse (1991)
  • Quarmby K Scapegoat: Why We Are Failing Disabled People (2011)
  • Wilcox C.W. Scapegoat: Targeted for Blame (2009)
  • Zemel, Joel: Scapegoat, the extraordinary legal proceedings following the 1917 Halifax Explosion (2012)

Artikel akademik[sunting | sunting sumber]

Buku rujukan[sunting | sunting sumber]