Lompat ke isi

Melati dan Isabel Wijsen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Isabel dan Melati Wijsen pada 2019 (kiri ke kanan)

Melati Riyanto Wijsen (lahir tahun 2000) dan Isabel Wijsen (lahir 6 November 2002)[1] adalah aktivis lingkungan asal Indonesia yang dikenal atas upaya mereka dalam mengurangi penggunaan plastik di Bali. Keduanya merupakan pendiri gerakan Bye Bye Plastic Bags, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mengakhiri penggunaan kantong plastik sekali pakai di pulau tersebut.[2][3]

Kehidupan awal

[sunting | sunting sumber]

Melati dan Isabel lahir di Bali dari pasangan berdarah campuran Belanda dan Indonesia.[2][4] Pada tahun 2013, ketika Melati berusia 12 tahun dan Isabel berusia 10 tahun,[5] mereka terinspirasi oleh pelajaran tentang tokoh-tokoh dunia yang membawa perubahan positif di Sekolah Hijau Bali. Dari situ, mereka mulai menyadari permasalahan polusi plastik yang serius di Indonesia, yang saat itu menjadi pencemar plastik terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok.[6]

Aktivitas

[sunting | sunting sumber]

Setelah mengetahui bahwa kurang dari lima persen kantong plastik di Bali yang didaur ulang, mereka mendirikan gerakan Bye Bye Plastic Bags bersama sejumlah anak muda di pulau tersebut.[2][7][8] Melalui gerakan ini, mereka mengadakan kegiatan pembersihan lingkungan, sosialisasi, dan pembagian tas ramah lingkungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.[9]

Pada tahun 2018, Melati dan Isabel mengorganisir aksi pembersihan pantai terbesar di Bali yang melibatkan sekitar 20.000 peserta dan berhasil mengumpulkan 65 ton sampah.[10] Untuk mendorong dukungan pemerintah, mereka meluncurkan petisi pada tahun 2015 yang berhasil mengumpulkan 100.000 tanda tangan di Bandar Udara Internasional Bali. Setelah melakukan aksi mogok makan, mereka akhirnya berhasil bertemu dengan Gubernur Bali saat itu, I Made Mangku Pastika,[2][7][8] yang berjanji akan menjadikan Bali bebas plastik pada tahun 2018.

Pengakuan

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2017, keduanya menjadi pembicara dalam acara Hari Laut Sedunia Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kota New York. Setahun kemudian, mereka masuk dalam daftar 25 Remaja Paling Berpengaruh Tahun 2018 versi majalah Time.[10]

Melati juga menjadi pembicara undangan pada Forum Ekonomi Dunia di Davos tahun 2020.[11][12] Pada 2021, kisah perjuangannya diangkat dalam film dokumenter berjudul Bigger Than Us yang disutradarai oleh Flore Vasseur asal Prancis dan diproduseri oleh Marion Cotillard.[13][14][15] Setelah itu, Melati mendirikan Youthtopia,[16] sebuah organisasi nirlaba dan platform pembelajaran bagi para pembuat perubahan muda yang menyelenggarakan lokakarya serta pelatihan untuk memberdayakan generasi muda dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang positif.[17]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. @byebyeplasticbags (November 6, 2018). "Happy sweet 16th birthday to our smiley co-founder !! @isabel.wijsen we are so happy to have you back on Bali❤️🙏" via Instagram.
  2. 1 2 3 4 Paddock, Richard C.; Laula, Nyimas (July 3, 2020). "After Fighting Plastic in 'Paradise Lost,' Sisters Take On Climate Change". The New York Times via NYTimes.com.
  3. Svitak, Adora (February 25, 2020). Speak Up!: Speeches by young people to empower and inspire. White Lion Publishing. ISBN 9781781319512 via Google Books.
  4. "These sisters dream of a plastic-free world". The New Indian Express.
  5. "Bali fights for its beautiful beaches by rethinking waste, plastic trash". Science. October 14, 2019.
  6. Prisco, Jacopo (2017-08-17). "The teenagers getting plastic bags banned in Bali". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-02-21.
  7. 1 2 "How Teenage Sisters Pushed Bali To Say 'Bye-Bye-Bye' To Plastic Bags". NPR.org.
  8. 1 2 "'Wonder Girls': How girl-led activists are changing the world". ABC News.
  9. Wijsen, Melati and Isabel (2016-01-29), Our campaign to ban plastic bags in Bali, diakses tanggal 2023-02-21
  10. 1 2 "TIME's 25 Most Influential Teens of 2018". Time (dalam bahasa Inggris). 2018-12-07. Diakses tanggal 2023-02-21.
  11. Thomas, Daniel (January 21, 2020). "Being a teen activist 'is a lot of responsibility'". BBC News.
  12. "Aktivis Remaja Indonesia, Melati Wijsen, Masuk Daftar Davos 2020".
  13. "Bigger Than Us". jour2fete.com.
  14. Keslassy, Elsa (May 9, 2019). "Marion Cotillard Steps Behind Camera for 'Bigger Than Us' (EXCLUSIVE)".
  15. Argemi, Anna (April 5, 2019). "'Bigger Than Us': retrato de jóvenes 'rebeldes con causa'". El País via elpais.com.
  16. "Meet 23 Young People Leading Resilient Recovery in the Decade of Action — Melati Wijsen & Isabel Wijsen".
  17. "This teenager has a plan to mobilize young people everywhere". World Economic Forum (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-02-21.