Meitha Thamrin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Meitha Thamrin
Nama lahir Meitha Thamrin
Lahir 14 Mei 1993 (umur 25)
Bendera Indonesia Bandar Lampung, Lampung, Indonesia
Pekerjaan Aktris
Tahun aktif 2007 - sekarang

Meitha Thamrin (lahir di Bandar Lampung, 14 Mei 1993; umur 25 tahun) adalah aktris berkebangsaan Indonesia. Kariernya berawal saat dia duduk di kelas III Sekolah Menengah Pertama sebagai pemeran FTV. Pada 2013 putri bungsu dari tiga bersaudara petugas kepolisian ini bermain film layar lebar pertamanya yang berjudul Satu Hati Sejuta Cinta. Selain FTV dan layar lebar, gadis manis ini juga sekali-kali tampil sebagai model iklan.

Awal Karier[sunting | sunting sumber]

Akting itu bukan langkah pertamanya. Pertunjukan pertamanya adalah saat Meitha masih duduk di sekolah dasar. Saat itu Meitha senang melilit-lilitkan kain ke tubuhnya, lalu berlenggak-lenggok bak model. Mamanya menyalurkan bakatnya lewat lomba-lomba modeling. Pada tahun 2008 Meitha pindah dari bandung ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikannya ke SMA. Pada saat itu dia mendapat tawaran main casting FTV sekaligus masuk managemen.[1]

Padahal tak ada darah seni yang mengalir ada pputri bungsu dari tiga bersaudara petugas kepolisian itu. Tapi apa mau dikata, Meitha kadung jatuh cinta pada dunia akting. Demi memuluskan kariernya, Meitha hijrah dari Lampung ke Bandung saat kelas III sekolah menengah pertama. "Itu karena ada tawaran casting main FTV," kata Meitha, yang dari Bandung lantas pindah ke Jakarta.

Awalnya Meitha sering mendapat penolakan saat casting lebih karena karakter yang ditawarkan sering kali tidak sesuai dengan yang dia inginkan. "Maka, kalau casting, gue suka nanya dulu karakternya seperti apa, biar gue enggak sia-sia juga datang."

Langkahnya semakin mulus setelah bergabung dengan salah satu manajemen artis. Kini ada sekitar enam FTV, empat serial televisi, dan dua film layar lebar yang sudah dibintanginya. Sayangnya, kesibukannya menyita waktu belajar di sekolahnya. "Akhirnya gue oleh guru BP disaranin ikut homeschooling aja," ucap Meitha. Kini Meitha bersyukur bisa mencoba merambah akting di film layar lebar. Pada masa mendatang, ia berharap bisa mendapat tawaran peran film action karena dianggap lebih menantang. "Karena drama kan gue udah sering, ya," katanya.

Awalnya Meitha Thamrin lebih sering main film televisi (FTV). Sesekali juga , perempuan kelahiran Bandar Lampung 14 Mei 1993 ini tampil sebagai model iklan. Ketika disodori tawaran main film "Satu Hati Sejuta Cinta" dan mendapatkan peran utama, Meitha tidak membuang kesempatan itu. Tentu semua artis ingin mendapatkan peran utama, sehingga Meitha merasa bangga dipercayakan memerankan Jingga sebagai tokoh utama di film tersebut.

Film "Satu Hati Sejuta Cinta" diangkat dari lagu Band Armada. Kebetulan di video klip Band Armada, Meitha menjadi modelnya. Film tersebut menceritakan perjuangan Jingga yang mengidap penyakit thalasemia. Ceritanya bagus karena mengangkat masalah sosial.

"Aku baru dua kali main film layar lebar. Sebelumnya sih lebih sering main di FTV. Memang ada perbedaan antara FTV atau sinetron dengan film layar lebar. Namun, itu tidak terlalu prinsip dan aku bisa mengatasinya. Yang penting, aku selalu belajar dan terus mengambil pengalaman. Sekarang pengalaman aku bertambah setelah dipercaya mendapat peran utama," tutur Meitha saat ditemui di XXI Epicentrum kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Untuk mendukung perannya agar tidak melenceng, Meitha pun melakukan pengamatan lapangan. Dia juga mencari tahu terkait dengan penyakit thalasemia. Sekaligus mengamati perilaku para penderita penyakit tersebut. "Aku juga sering melakukan konsultasi dengan sutradara. Sehingga aku mendapatkan masukan yang berharga," ujarnya

Drop Out[sunting | sunting sumber]

Meitha sempat di-drop out dari sekolah karena absen terlalu lama. Kala itu, gadis berusia 21 tahun itu mendapat tawaran syuting dan diharuskan absen selama 3 bulan penuh.

"Pertama kali ke Jakarta itu aku niatnya untuk sekolah ngelanjutin SMA, terus tiba-tiba ditawarin untuk main. Ada kesempatan kenapa nggak? Terus tiba-tiba juga ditawarin masuk manajemen, udah deh. Awalnya itu aku dari Lampung terus pindah sekolah ke Bandung cuma untuk menyelesaikan kelas 3 SMP doang di Bandung. Nah terus SMA-nya ngelanjutin di Jakarta deh tahun 2008. Kenangan yang tak terlupakan saat pertama kali aku terjun ke dunia entertain itu pas masuk sekolah aku ditawarin untuk acting selama 3 bulan nggak masuk sekolah dan akhirnya aku dikeluarin dari sekolah. Akhirnya masuk home schooling. Hehehe," kenang Meitha ketika berkunjung ke markas KapanLagi® di kawasan Tebet, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Gara-gara absensinya yang sudah terlewat banyak, rapor Meitha sempat dipenuhi dengan angka nol. Dirinya juga harus rela bolak-balik masuk kantor BP untuk mendapat bimbingan dari sang guru.

"Waktu itu karena aku sibuk stripping di Astro untuk tayang di Malaysia, makanya aku bolos sekolahnya. Bener-bener menghabiskan waktu sekolah banget, sampai pada waktu itu aku dipanggil guru BP, pokoknya setiap masuk sekolah deh pada saat itu. Sekolah itu bisa dihitung, bahkan untuk ujian mid aja aku nggak dateng. Bahkan waktu terima rapor aja banyak nilai aku yang nol gitu. Hehehe," sambung Meitha.

Film[sunting | sunting sumber]

FTV[sunting | sunting sumber]

  • Ojekwati Mencari Cinta (2011) sebagai Citra
  • Air Mancur In Love (2011) sebagai Susi
  • Lyla; Bukan Akhir Cerita Cinta (2012) sebagai Selvy
  • Zulkifli Mengejar Garuda (2011) sebagai Dian
  • Cinta di Kost-An Semprul (2013) sebagai Nina
  • Cantik Cantik Cablak (2013) sebagai Dini
  • Tak Ada Babysitter Supir Pun Jadi (2014) sebagai Nungki
  • Cewek Jadul Bikin Happy (2014) sebagai Marsya
  • Sepeda Balap Cinta (2014)
  • Keren-Keren Mellow (2014)
  • Ramalan Cinta Kania (2014)
  • Eneng Dokter Hewan Gokil Abis (2014)
  • Mata Ke-3 (2014)
  • Azab Penjual Telur Curang (2014)
  • Gara-Gara Mau Batal Puasa (2014)
  • Toko Kr. Amat : Saputangan Penakluk Hati (2015) sebagai Tania
  • Sakaratul Maut Si Pemakai Susuk (2015)
  • Beasiswa Berujung Maut (2015)
  • Teror Gadis Pantura (2015)
  • Salon Madam : Telinga Suara Hati (2015)
  • Dolanan : Nenek Gerondong Minta Ubi (2015)
  • Istri Lupa Daratan
  • Toko Kr.Amat : Sandal Joki Pembawa Hoki (2015) sebagai Andin
  • Selamat Datang Maut
  • Pernikahan Malam Purnama Ke-12 (2015) sebagai Ambar
  • Misteri Warisan Darah Biru (2015) sebagai Laras
  • Misteri Dusun Yang Tak Pernah Ada (2015) sebagai Vera
  • Rahasia Tuhan : Kesatria Penebus Nyawa (2016) sebagai Halimah
  • Tukang Seblak Pujaan Hatiku (2016) sebagai Mimin
  • Gara-Gara Neneng Jadi Supir Tinja (2016) sebagai Yanti
  • Kisah Anak Durhaka Yang Mendzolimi Ibu Kandungnya (2017) sebagai Sita
  • Kebaikan Dibalas Kebohongan (2017) sebagai Reni
  • Istri Tak Tahu Diri (2017) sebagai Tari

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Rujukan kosong (bantuan) 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]