Megibung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
tradisi Megibung di Bali

Megibung Megibung merupakan tradisi yang dimiliki oleh warga Karangasem, yang daerah terletak di ujung timur Pulau Dewata, Bali, Indonesia.[1] Megibung berasal dari kata gibung yang diberi awalan me-.[1] Gibung artinya kegiatan yang dilakukan oleh banyak orang, yakni saling berbagi antara satu orang dengan yang lainnya.[1] Megibung adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh banyak orang untuk duduk makan bersama dan saling berdiskusi dan berbagi pendapat.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Tradisi Megibung diperkenalkan oleh Raja Karangasem yaitu I Gusti Agung Anglurah Ketut Karangasem sekitar tahun 1614 Caka atau 1692 Masehi.[2] Tradisi ini dibawa oleh I Gusti Agung Anglurah Ketut Karangasem saat menang perang dalam menaklukan kerajaan-kerajaan di Sasak, Lombok.[3] Dahulu, saat prajurit sedang makan, Sang Raja membuat aturan makan bersama dalam posisi melingkar yang dinamakan Megibung.[3] Bahkan, Sang Raja ikut makan bersama dengan para prajuritnya.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d "Tradisi Megibung Dari Karangasem". isi-dps.ac.id. Diakses tanggal 8 Juni 2014. 
  2. ^ a b "Tradisi Megibung di Karangasem Bali". wisata.balitoursclub.com. Diakses tanggal 8 Juni 2014. 
  3. ^ a b "Megibung, Tradisi Makan Bersama Penuh Aturan Ketat". balebengong.net. Diakses tanggal 8 Juni 2014.