Martir dari Arad

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Eksekusi para martir dari Arad. Karya János Thorma

Martir dari Arad (bahasa Hongaria: aradi vértanúk) adalah tiga belas jenderal revolusioner Hongaria yang dieksekusi oleh Kekaisaran Austria pada 6 Oktober 1849 di kota Arad, yang saat itu menjadi bagian dari Kerajaan Hongaria (sekarang di Rumania). Eksekusi itu dilaksanakan setelah Revolusi 1848. Eksekusi tersebut diperintahkan oleh jenderal Austria Julius Jacob von Haynau.

Latar belakang singkat[sunting | sunting sumber]

Dalam pidato bersejarah pada 3 Maret 1848, tak lama setelah berita revolusi di Paris tiba, Lajos Kossuth menuntut pemerintahan parlementer untuk Hongaria dan pemerintahan konstitusional untuk seluruh Austria. Revolusi dimulai pada 15 Maret 1848, dan setelah kemunduran militer di musim dingin dan kampanye yang sukses di musim semi, Kossuth mengumumkan kemerdekaan pada 19 April 1849. Pada Mei 1849, Hongaria menguasai seluruh negeri kecuali Buda, yang berhasil mereka menangkan setelah pengepungan berdarah selama tiga pekan. Namun, kemenangan itu tak bertahan lama setelah Rusia turut menyerbu Hongaria.

Setelah semua upaya banding ke negara-negara Eropa lainnya gagal, Kossuth turun takhta pada 11 Agustus 1849, dan mendukung Artúr Görgey menjadi pengganti, yang menurutnya adalah satu-satunya jenderal yang mampu menyelamatkan negara. Pada 13 Agustus 1849, Görgey menandatangani penyerahan di Világos (sekarang Şiria, Rumania) kepada Rusia, yang lalu menyerahkan tawanan kepada Austria. Atas desakan Rusia, Görgey diampuni. Austria lalu melakukan balas dendam terhadap perwira militer Hongaria yang lainnya.

Tiga belas jenderal Hongaria dieksekusi dengan cara digantung (sebagai bentuk penghinaan) di Arad pada tanggal 6 Oktober 1849, dengan pengecualian Arisztid Dessewffy dan dua orang lainnya, karena persahabatan mereka dengan Pangeran Luksemburg. Pada hari yang sama, Pangeran Lajos Batthyány (1806–1849), perdana menteri Hongaria pertama, dieksekusi di Pest oleh garnisun militer Austria.

Kossuth melarikan diri ke Turki; dia menyatakan bahwa Görgey sendirilah yang bertanggung jawab atas kegagalan itu, sambil menjulukinya "Yudas dari Hongaria". Sementara pihak lainnya bersimpati kepada Görgey. Mereka beranggapan bahwa jika melihat situasi yang ada, Görgey tidak punya pilihan selain menyerah.

Orang Hongaria menganggap tiga belas jenderal pemberontak tersebut sebagai martir karena membela kebebasan dan kemerdekaan bagi rakyatnya. Mayoritas jenderal bukan berasal dari etnis Hongaria,[1] tetapi mereka berjuang demi kemerdekaan Hongaria. Misalnya, Baron Gyula Ottrubay Hruby yang dieksekusi di Arad, berasal dari Ceko, dan berbicara dalam bahasa Jerman, sedangkan Damjanich berasal dari Serbia. Hari peringatan eksekusi dirayakan pada 6 Oktober sebagai hari berkabung di Hongaria.[2]

Tiga belas martir[sunting | sunting sumber]

Károly Knezić, József Nagysándor, János Damjanich, Lajos Aulich, György Lahner, Ernő Poeltenberg, Károly Leiningen-Westerburg, Ignác Török, Károly Vécsey, Ernő Kiss, József Schweidel, Arisztid Dessewffy, Vilmos Lázár
Martir dari Arad, litografi oleh Miklós Barabás
  1. Lajos Aulich (1793 – 1849)
  2. János Damjanich (1804 – 1849)
  3. Arisztid Dessewffy (1802 – 1849)
  4. Ernő Kiss (1799 – 1849)
  5. Károly Knezić (1808 – 1849)
  6. György Lahner (1795 – 1849)
  7. Vilmos Lázár (1815 – 1849)
  8. Károly Leiningen-Westerburg (1819 – 1849)
  9. József Nagysándor (1804 – 1849)
  10. Ernő Poeltenberg (1814 – 1849)
  11. József Schweidel (1796 – 1849)
  12. Ignác Török (1795 – 1849)
  13. Károly Vécsey (1807 – 1849)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Bona Gábor: A szabadságharc honvédsége Link: [1]
  2. ^ "Hungary Commemorates 1848–1849 Heroes – Hungary Today".