Marshall Pribadi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Marshall Pribadi,  (lahir di Jakarta, 14 Oktober 1990; umur 29 tahun) adalah pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) PrivyID, perusahaan rintisan yang menjadi pionir penyedia jasa tanda tangan elektronik[1] dan identitas digital[2] di Indonesia.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Marshall menempuh pendidikan SMA di IPEKA Integrated Christian School, kemudian melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Setelah 2 tahun menjadi mahasiswa jurusan Ilmu Ekonomi, Marshall memutuskan untuk berpindah jurusan ke Ilmu Hukum di universitas yang sama.[3] Pada 2018, Marshall terpilih sebagai salah satu wirausahawan muda yang menerima Australian Award Startup Ecosystem Workshop di Flinders University, Australia.[4]

Karier[sunting | sunting sumber]

Marshall mengawali kariernya sebagai Vice President Director pada PT Sampurna Perdana Pratama. Marshall kemudian menjadi Regional Head of HR & Legal di PT Buana Media Teknologi.[5] Marshall mendirikan PT Privy Identitas Digital (PrivyID) pada tahun 2016. PrivyID dibentuk sebagai penyedia identitas tunggal yang terintegrasi secara universal di dunia maya bagi penggunanya. PrivyID juga menyediakan layanan tanda tangan elektronik. Seluruh tanda tangan elektronik yang dibuat dengan aplikasi PrivyID memiliki kekuatan hukum selayaknya tanda tangan basah.[6] Marshall juga merupakan Ketua Umum Indonesia Regtech and Lawtech Association,[7] sebuah asosiasi yang diresmikan pada tahun 2017 dengan misi meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat Indonesia tentang hukum.[8]

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Pada 2014, tim mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang Marshall latih berhasil meraih beberapa penghargaan pada Kompetisi Annual Willem C. Vis International Commercial Arbitration Moot Court ke-19 di Wina, Austria.[9]

Pada 2017, Marshall terpilih sebagai salah satu Forbes Asia 30 Under 30.[10] Di tahun yang sama, Marshall dinobatkan sebagai Most Promising Fintech Entrepreneur di ajang Danamon Entrepreneur Awards.[11]

Marshall juga disebut sebagai salah satu Remarkable Fintech Founders Under 35 di Asia Tenggara pada tahun 2018[12].

Pada tahun 2019, Marshall terpilih sebagai satu-satunya kandidat asal Indonesia yang lolos seleksi Endeavor Entrepreneur the 85th International Selection Panel yang berlangsung di San Fransisco, Amerika Serikat.[13]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Times, I. D. N.; Daruwaskita. "PrivyID Startup Pertama Indonesia yang Layani Tanda Tangan Digital". IDN Times. Diakses tanggal 2019-02-21. 
  2. ^ "Mengenal Layanan PrivyID dan Kekuatan Hukum Identitas Digital | Dailysocial". dailysocial.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-02-21. 
  3. ^ [1]Pribadi, Marshall. 2019. LinkedIn.
  4. ^ [2]newsdesk. 2018. "Indonesian innovators welcomed to Adelaide".
  5. ^ [3]LinkedIn
  6. ^ "PrivyID, Startup Lokal yang Siap 'Ekspor' Tanda Tangan Digital – Katadata News". katadata.co.id. 2018-03-19. Diakses tanggal 2019-02-21. 
  7. ^ irlaid. "Pengurus". IRLA.ID (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-02-21. 
  8. ^ "Tech in Asia Indonesia – Komunitas Online Startup di Asia". id.techinasia.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-02-21. 
  9. ^ [4]Fakultas Hukum Universitas Indonesia
  10. ^ Yanuar, Yudono (2017-12-03). "Inilah 10 Pemuda Indonesia di 30 Under 30 Asia Majalah Forbes". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-02-21. 
  11. ^ Media, Kompas Cyber. "Bank Danamon Umumkan Pemenang Danamon Entrepreneur Awards 2017". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-02-21. 
  12. ^ "21 Remarkable Fintech Founders Under 35 in Southeast Asia". Fintech Singapore (dalam bahasa Inggris). 2018-11-05. Diakses tanggal 2019-02-21. 
  13. ^ Feb 9; 2019 (2019-02-09). "Endeavor Selects 32 Entrepreneurs from 13 Markets at the 85th International Selection Panel in San Francisco". Endeavor. Diakses tanggal 2019-02-21.