Lompat ke isi

Mangaraja Onggang Parlindungan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sutan Martua Radja dan Mangaradja Onggang Parlindungan (ayah dan anak)

Mangaraja Onggang Parlindungan (lebih dikenal dengan sebutan Sam Parlin) merupakan penulis buku "Pongkinangolngolan Sinambela gelar Tuanku Rao: Terror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak (1816-1833)."[1] Ia adalah anak dari Sutan Martua Radja Siregar.[2]

Diskursus dengan Hamka

[sunting | sunting sumber]

Hamka membantah buku karangan Sam Parlin dan membuat buku tandingan dengan judul "Antara fakta dan khayal 'Tuanku Rao': Bantahan Terhadap Tulisan-Tulisan Ir. Mangaradja Onggang Parlindungan dalam bukunya "Tuanku Rao".[3] Buku Hamka ini diterbitkan pertama kali pada tahun 70-an.[3] Buku Tuanku Rao menyajikan keterangan berlainan mengenai sejarah Islam di Sumatra, khususnya tentang Perang Paderi.[4] Hamka mengaku pertama kali mendapatkan buku ini kala ia dipenjara di rezim Orde Lama.[3] Awalnya ia menyambut positif buku tersebut karena mendapat banyak perspektif baru tetapi kian dibaca buku tersebut justru bertentangan dengan sejarah Islam di Sumatra yang Hamka sendiri pernah menulisnya.[5]

Lihat Juga

[sunting | sunting sumber]
  1. Parlindungan, Mangaraja Onggang (2007-01-01). Tuanku Rao. Lkis Pelangi Aksara. ISBN 978-979-97853-3-6.
  2. berkata, Holikmandailing (2013-06-19). "Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (2)". Mandailing Online. Diakses tanggal 2025-02-05.
  3. 1 2 3 Hamka (1974). Antara fakta dan khayal "Tuanku Rao": bantahan terhadap tulisan-tulisan Ir. Mangaradja Onggang Parlindungan dalam bukunya "Tuanku Rao". Bulan Bintang. ISBN 9799793708552.
  4. "Membantah Kisah Tuanku Rao". premium.historia.id. 2024-02-26. Diakses tanggal 2025-01-14.
  5. Hamka (1950). Sedjarah Islam di Sumatera. Pustaka Nasional.