Lompat ke isi

Makaroni skotel

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Makaroni skotel
Makaroni schotel panggang
Nama lainMakaroni schotel, makaroni schaal
JenisKaserol
SajianSarapan siang atau makan malam (sebagai makanan ringan dan hidangan utama)
Tempat asalEropa utara
Hidangan nasional terkaitIndonesia, Belanda, Eropa Utara
Suhu penyajianHangat, panas, dingin
Bahan utamaMakaroni, Susu, Keju, Telur, Pala, Lada, Mentega atau Margarin
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Makaroni skotel[1], makaroni schotel, makaroni panggang, atau makaroni schaal[2] adalah sebuah hidangan kaserol makaroni yang terbuat dari makaroni, daging (asap, kornet atau daging cincang), keju cheddar, susu cair, bawang bombai, bawang putih, mentega atau margarin, telur, biji pala, lada, garam, dan gula.[3]

Makaroni dahulu merupakan komoditas impor Hindia Belanda yang hanya tersedia untuk kalangan tertentu, terutama orang Eropa dan elite pribumi yang dekat dengan pemerintah kolonial. Pada masa Hindia Belanda, makaroni umumnya diolah menjadi hidangan bergaya Eropa seperti makaroni skotel.[4]

Makaroni skotel menggunakan bahan-bahan yang dianggap mewah pada masanya, seperti keju, susu, dan daging karena sulit diperoleh masyarakat umum. Oleh karena itu, makaroni skotel menjadi simbol status sosial dan hanya disajikan pada acara-acara resmi atau di rumah-rumah orang Belanda dan elite pribumi.[4]

Makaroni skotel diperkirakan diperkenalkan kepada Indonesia pada pertengahan abad ke-19. Meskipun makaroni skotel diperkenalkan Belanda, ia sejatinya berasal dari negara-negara di Eropa Utara seperti Swedia dan Finlandia yang kemudian menyebar ke Belanda.[5]

Dahulu hanya ibu-ibu rumah tangga Belanda yang memasak makaroni skotel karena resepnya banyak ditemukan pada berbagai buku resep yang beredar pada masa itu dan mudah untuk membuatnya. Kemudian, makaroni skotel akhirnya diperkenalkan kepada para pribumi. Awalnya, masyarakat pribumi tidak memasak makaroni skotel karena bahan-bahannya dianggap terlampau mahal dan mereka tidak familier dengan makaroni. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak ibu-ibu rumah tangga pribumi dari kalangan elite akhirnya memasak makaroni skotel dan mewarisi resep-resep tersebut.[5]

Etimologi

[sunting | sunting sumber]

Nama makaroni skotel terdiri dari dua kata, yakni makaroni dan skotel yg merupakan kosakata bahasa Indonesia yg diserap dari kata bahasa Belanda macaroni dan schotel yang masing-masing bermakna makaroni[6] dan piring atau pinggan.[7]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Arti kata GALAT! URL tidak ditemukan atau tidak sah. dalam situs web {{{ver}}} oleh lembaga penyusun kamus.
  2. "Macaroni Schotel (Indo-Dutch Macaroni Casserole)". Taste of Nusa (dalam bahasa American English). 2023-11-19. Diakses tanggal 2025-08-10.
  3. Ma'as, Ayu (20 Januari 2022). "Sejarah Macaroni Schotel, Sajian Elit Warisan Budaya Kolonial Hindia Belanda - Semua Halaman - Kids". kids.grid.id. Diakses tanggal 2025-08-09.
  4. 1 2 Faidzun, Ade Yofi (2025-06-05). "Sejarah Masuknya Makaroni ke Indonesia pada Masa Kolonial Belanda". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-08-09.
  5. 1 2 Khairunnisa, Syifa Nuri; Agmasari, Silvita (2020-06-27). "Riwayat Macaroni Schotel di Indonesia, Makanan Orang Elite Saat Awal Muncul". Kompas.com. Diakses tanggal 2025-08-09.
  6. "makaroni". Wiktionary, the free dictionary (dalam bahasa Inggris). 2025-03-19.
  7. "skotel". Wiktionary, the free dictionary (dalam bahasa Inggris). 2025-07-01.