Lompat ke isi

Maha Chakri Sirindhorn, Putri Kerajaan Thailand

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
  • Sirindhorn
  • สิรินธร
Duli Yang Teramat Mulia, Putri Maha Chakri Sirindhorn, Sang Putri Kerajaan
Sirindhorn pada tahun 2009
Kelahiran2 April 1955 (umur 71)
Bangkok, Thailand
Nama lengkap
Maha Chakri Sirindhorn Maha Vajiralongkorn Vorarajbhakti Sirikitchakarini Birayabadhana Rathasima Gunakornpiyajat
WangsaMahidol
DinastiChakri
AyahBhumibol Adulyadej (Rama IX)
IbuSirikit
AgamaBuddha Theravada
Tanda tangan
Gelar bangsawan untuk
Maha Chakri Sirindhorn, Putri Kerajaan Thailand
Gaya referensiDuli Yang Teramat Mulia
Gaya penyebutanKebawah Duli Paduka Baginda
Gaya alternatifChao Fa

Somdet Phra Kanitatthirat Chao Krom Somdet Phra Thepparat Ratchasuda Chao Fa Maha Chakri Sirindhorn, Rattasimagunakornpiyachat Sayamborrommarajakumari atau Maha Chakri Sirindhorn, Putri Kerajaan Thailand[1] (bahasa Thai: มหาจักรีสิรินธร, Pengucapan Thai: [má.hǎː .ʨàk.krīː.sì.rīn.tʰɔːn]; RTGS: Maha Chakkri Sirinthon; atau Putri Sirindhorn Debarattanasuda Kitivadhanadullasobhak (bahasa Thai: สมเด็จพระกนิษฐาธิราชเจ้า กรมสมเด็จพระเทพรัตนราชสุดาฯ สยามบรมราชกุมารี ; RTGS: Somdet Phra Chao Luk Ter Chao Fa Sirinthon Thepparatsuda Kitiwattanadunlasophak) lahir 2 April 1955) adalah anak ketiga Raja Bhumibol Adulyadej dan adik Raja Thailand saat ini, Vajiralongkorn.

Gelar resminya, Somdet Phra Theppharatratsuda Chao Fa Maha Chakri Sirindhorn Ratthasimakhunakonpiyachat Sayamborommaratchakumari[2] (Thai: สมเด็จพระเทพรัตนราชสุดา เจ้าฟ้ามหาจักรีสิรินธร รัฐสีมาคุณากรปิยชาติ สยามบรมราชกุมารี), yang diberikan kepadanya pada 5 Desember 1977 oleh Raja Bhumibol Adulyadej. Warga Thailand biasa menyebutnya dengan gelar Phra Thep, yang berarti Putri Bidadari.

Kedudukannya dalam pewaris takhta Thailand sejajar dengan gelar kakaknya Pangeran Mahkota, Maha Vajiralongkorn.[3] Hal ini disebabkan oleh perubahan konstitusi Thailand pada tahun 1974 yang memperbolehkan pewaris takhta dari seorang wanita, dan akhirnya Sirindhorn berhak atas kekuasaan di Thailand.[4]

Kehidupan awal

[sunting | sunting sumber]

Kelahiran

[sunting | sunting sumber]

Sirindhorn lahir pada 2 April 1955 di Aula Kediaman Amphorn Sathan, Istana Dusit. Ia merupakan anak ketiga dari Raja Bhumibol Adulyadej (Rama IX) dan Ratu Sirikit. Karena pasangan kerajaan tersebut hanya memiliki satu putra, konstitusi Thailand diubah pada tahun 1974 untuk memungkinkan suksesi takhta bagi perempuan. Hal ini membuat Putri Sirindhorn menjadi orang kedua dalam garis suksesi takhta (setelah Vajiralongkorn) hingga kelahiran Putri Bajrakitiyabha pada tahun 1978.

Pendidikan awal

[sunting | sunting sumber]

Sirindhorn menempuh pendidikan TK, SD, hingga SMA di sekolah paling eksklusif di Thailand: Sekolah Chitralada, yang didirikan khusus untuk anak-anak keluarga kerajaan dan staf istana.[5]

Ia meraih peringkat pertama dalam Ujian Sekolah Nasional tingkat dasar (kelas 7) pada tahun 1967, tingkat menengah atas (kelas 12) pada tahun 1972, dan menempati peringkat keempat dalam Ujian Masuk Universitas Nasional pada tahun 1975.[6]

Pendidikan tinggi

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1975, ia mendaftar di Fakultas Sastra Universitas Chulalongkorn dan lulus dengan gelar Sarjana Sastra, predikat first-class honours (pujian), serta medali emas di bidang sejarah pada tahun 1976.[6]

Pada tahun 1981, ia mendaftar di program doktoral di Universitas Srinakharinwirot dan dianugerahi gelar PhD dalam bidang pendidikan pembangunan pada tahun 1987.

Pada tahun 1984, ia memperoleh sertifikat dari Pusat Pelatihan Penginderaan Jauh Regional Asia di Institut Teknologi Asia (AIT) setelah menempuh studi selama dua bulan.[7]

Pada April 2001, ia memenangkan beasiswa budaya Tiongkok di Universitas Peking di Tiongkok dan mengikuti kursus tersebut selama sebulan.[8]

Kesehatan

[sunting | sunting sumber]

Pada Desember 2012, Sirindhorn sempat dirawat di rumah sakit untuk menjalani prosedur pengangkatan endapan kalsium.[9]

Memiliki popularitas yang lebih tinggi di mata publik Thailand dibandingkan saudaranya, Pangeran Mahkota Vajiralongkorn saat itu, Sirindhorn lama dirumorkan sebagai calon penerus takhta Thailand.[10] Setelah kematian Bhumibol pada tahun 2016, takhta jatuh ke tangan Vajiralongkorn, yang kini bergelar Raja Rama X. Pada tahun 2019, ia dianugerahi pangkat kerajaan tertinggi, Krom Somdej Phra, oleh Raja Vajiralongkorn. Ia juga menerima Medali Sandi Kerajaan Raja Rama X kelas satu.[11]

Pada Januari 2021, Sirindhorn dirawat di rumah sakit setelah mengalami patah tulang pada kedua pergelangan kakinya.[12] Media Thailand melaporkan bahwa ia terjatuh saat sedang berjalan; namun, sumber Barat menuduh bahwa pergelangan kakinya patah akibat tindakan Vajiralongkorn setelah terlibat pertengkaran.[13]

Karya dan minat

[sunting | sunting sumber]
Putri Sirindhorn pada tahun 2011

Selain kecintaannya pada teknologi, ia memegang gelar di bidang sejarah dan gelar doktor dalam pengembangan pendidikan. Ia mengajar di departemen sejarah di Akademi Militer Kerajaan Chulachomklao, di mana ia menjabat sebagai kepala departemen nominal. Selain bahasa Thailand, ia fasih berbahasa Inggris, Prancis, dan Mandarin, serta saat ini sedang mempelajari bahasa Jerman dan Latin. Ia juga menerjemahkan literatur Tiongkok ke dalam bahasa Thailand.[14]

Ia juga merupakan pemain musik tradisional Thailand yang terampil dan promotor aktif musik tersebut.

Seperti ayahnya, Bhumibol Adulyadej, Putri Sirindhorn memiliki sertifikat radio amatir dengan tanda panggilan (call sign) HS1D.[15]

Universitas Liverpool memperkenalkan sebuah beasiswa untuk menghormati Sirindhorn. Satu beasiswa penuh akan diberikan setiap tahun untuk memungkinkan mahasiswa Thailand belajar di Liverpool guna menyelesaikan program Master selama satu tahun. Beasiswa ini terbuka untuk semua subjek program Master; namun, prioritas diberikan kepada mahasiswa yang ingin belajar di bidang yang terkait dengan minat Putri Sirindhorn, seperti sains, teknologi informasi, kedokteran, seni, geografi, sejarah, dan bahasa. Untuk memenuhi syarat beasiswa, pelamar harus merupakan warga negara Thailand dan telah memiliki tawaran untuk belajar di program Master satu tahun di Universitas Liverpool.

Penghargaan, kehormatan, dan gelar

[sunting | sunting sumber]

Pangkat militer

[sunting | sunting sumber]

Pangkat Korps Pertahanan Sukarela Thailand

[sunting | sunting sumber]

Pangkat akademik

[sunting | sunting sumber]

Gelar dan gaya

[sunting | sunting sumber]
  • 2 April 1955 – 5 Desember 1977: Yang Teramat Mulia Putri Sirindhorn Debaratanasuda Kittiwattanadulsophak
    (bahasa Thai: สมเด็จพระเจ้าลูกเธอ เจ้าฟ้าสิรินธรเทพรัตนสุดา กิติวัฒนาดุลโสภาคย์; RTGS: Somdet Phra Chao Luk Thoe Chao Fa Sirindhorn Debaratanasuda Kitivadhanadullasobhak)
  • 5 Desember 1977 – 5 Mei 2019: Duli Yang Teramat Mulia Putri Maha Chakri Sirindhorn Rathasima Gunakornpiyajat, Putri Kerajaan
    (bahasa Thai: สมเด็จพระเทพรัตนราชสุดา เจ้าฟ้ามหาจักรีสิรินธร รัฐสีมาคุณากรปิยชาติ สยามบรมราชกุมารี; RTGS: Somdet Phra Debaratanasuda Chao Fa Maha Chakri Sirindhorn Rathasimagunakornpiyajat Sayamboromrajakumari)
  • 4 Mei 2019 – kini: Duli Yang Teramat Mulia Putri Maha Chakri Sirindhorn Maha Vajiralongkorn Vorarajbhakti Sirikitchakarini Birayabadhana Rathasima Gunakornpiyajat, Putri Debaratanasuda, Putri Kerajaan
    (bahasa Thai: สมเด็จพระกนิษฐาธิราชเจ้า กรมสมเด็จพระเทพรัตนราชสุดา เจ้าฟ้ามหาจักรีสิรินธร มหาวชิราลงกรณวรราชภักดี สิริกิจการิณีพีรยพัฒน รัฐสีมาคุณากรปิยชาติ สยามบรมราชกุมารี; RTGS: Somdet Phra Kanidhadirajchao Krom Somdet Phra Debaratanasuda Chao Fa Maha Chakri Sirindhorn Rathasimagunakornpiyajat Sayamboromrajakumari)

Dalam Negeri

[sunting | sunting sumber]
  •  Thailand :
    • Knight of the Most Illustrious Order of the Royal House of Chakri (MChK) (5 Desember 1971)
    • Knight of the Most Ancient and Auspicious of the Order of the Nine Gems (NR) (5 Desember 1977)
    • Knight Grand Cross (First Class) of the Most Illustrious Order of Chula Chom Klao (PCh) (1 Mei 1972)
    • Knight Grand Cordon (Speccial Class) of the Most Exalted Order of the White Elephant (MPCh) (27 Desember 1977)
    • Knight Grand Cordon (Special Class) of the Most Noble Order of the Crown of Thailand (MVM) (27 Desember 1977)
    • Recipient of the Freeman Safeguarding Medal (First Class)
    • The Royal Cypher Medal (First Class) Dushdi Mala with Arts and Science Pin (RDM (S)) (Februari 1983)
    • Recipient of the Border Service Medal
    • Recipient of the Chakra Mala Medal
    • Recipient of the Boy Scout Citation Medal of Vajira (First Class)
    • Recipient of the King Rama IX Royal Cypher Medal (First Class)
    • Recipient of the King Rama X Royal Cypher Medal (First Class)
    • Recipient of the King Rama IX Court Medal (Gold Class)
    • Recipient of the Red Cross Medal of Appreciation (First Class)

Luar Negeri

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Biography of Her Royal Highness Princess Maha Chakri Sirindhorn"
  2. "Royal Institute of Thailand, "Pronunciation of Sirindhorn's name", 2001-02". Diarsipkan dari asli tanggal 2005-09-03. Diakses tanggal 2013-08-30.
  3. Backman, Michael, "Thai riches hinged on wise king's prodigal son" The Age, June 28, 2006.
  4. Kershaw, Roger (2001), Monarchy in South East Asia: The faces of tradition in transition, Routledge, hlm. 153
  5. Sut.ac, education information Diarsipkan March 4, 2016, di Wayback Machine.
  6. 1 2 Pattayamail, more education information
  7. Asian Institute of Technology, degree information Diarsipkan November 29, 2016, di Wayback Machine.
  8. Peking University, scholarship and award information Diarsipkan March 3, 2016, di Wayback Machine.
  9. "Princess Sirindhorn leaves hospital". Bangkok Post. December 27, 2012. Diakses tanggal September 20, 2014.
  10. "Thailand's crown prince poised to ascend throne, dashing hopes of those who favour his sister". October 20, 2016.
  11. "HM The King confers new royal titles on his family - PHOTOS". Thaiger (dalam bahasa Inggris). 6 May 2019.
  12. "Princess Sirindhorn in hospital". Bangkok Post.
  13. Sykes, Tom (January 26, 2021). "King of Thailand Reportedly Accused of Breaking Sister's Ankles After She Questions Plan to Name Second Queen". The Daily Beast.
  14. "Thai Princess translates Chinese novels".
  15. "Famous Ham Radio Operators and their Callsigns". Diarsipkan dari asli tanggal October 10, 2016. Diakses tanggal November 2, 2016.
  16. "ประกาศสำนักนายกรัฐมนตรี เรื่อง พระราชทานพระยศทหาร" [Pengumuman Kantor Perdana Menteri tentang Penganugerahan Pangkat Militer] (PDF) (dalam bahasa Thai). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-11-11.
  17. "ประกาศสำนักนายกรัฐมนตรี เรื่อง พระราชทานพระยศกองอาสารักษาดินแดน" [Pengumuman Kantor Perdana Menteri tentang penganugerahan pangkat pada Korps Pertahanan Sukarela] (PDF) (dalam bahasa Thai). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-09-30.
  18. "ประกาศสำนักนายกรัฐมนตรี เรื่อง แต่งตั้งศาสตราจารย์โรงเรียนทหาร" [Pengumuman Kantor Perdana Menteri mengenai pengangkatan profesor di Akademi Militer] (PDF) (dalam bahasa Thai). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-11-11.
  19. "ประกาศสำนักนายกรัฐมนตรี เรื่อง ให้นายทหารรับราชการ" [Pengumuman dari Kantor Perdana Menteri mengenai dinas perwira militer] (PDF) (dalam bahasa Thai). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-11-11.
  20. "ประกาศสำนักนายกรัฐมนตรี เรื่อง แต่งตั้งศาสตราจารย์พิเศษ" [Pengumuman Kantor Perdana Menteri mengenai pengangkatan profesor luar biasa] (PDF) (dalam bahasa Thai). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-11-11.
  21. BERNAMA (2025-08-01). "Singapore's NUS Awards Honorary Degree To Thai Princess Sirindhorn". BERNAMA (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-01-13.
  22. "Reply to a parliamentary question about the Decoration of Honour" (PDF) (dalam bahasa Jerman). hlm. 1124. Diakses tanggal September 20, 2014.
  23. "China Focus: 42 individuals awarded national medals, honorary titles – Xinhua | English.news.cn". www.xinhuanet.com. Diarsipkan dari asli tanggal September 18, 2019. Diakses tanggal September 29, 2019.
  24. Print Release
  25. "Biography of Her Royal Highness Princess Maha Chakri Sirindhorn". Diakses tanggal February 23, 2016.
  26. "Semakan Penerima Darjah Kebesaran, Bintang dan Pingat Persekutuan".
  27. "PRESIDENT.MN". Diarsipkan dari asli tanggal March 4, 2016. Diakses tanggal February 23, 2016.
  28. "Hilal-E-Pakistan: Thai princess honoured". The Express Tribune. March 21, 2012. Diakses tanggal February 23, 2016.
  29. "President confers hilal-e-pakistan upon princess maha chakri sirindhorn of Thailand urges for taking pak- thai bilateral ties to new heights – Pakistan Press International". Diakses tanggal February 23, 2016. [pranala nonaktif permanen]
  30. Boletín Oficial del Estado

Lihat juga

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]