Mazhab

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Madzhab)
Jump to navigation Jump to search
Peta demografi persebaran mazhab

Mazhab (Arab: مذهب‎; mażhab) adalah istilah lain yang sering dipakai untuk menganti kata "denominasi" pada Islam[1]. Kata "mazhab" berasal dari bahasa Arab, yang berarti jalan yang dilalui dan dilewati, sesuatu yang menjadi tujuan seseorang baik konkret maupun abstrak. Sesuatu dikatakan mazhab bagi seseorang jika cara atau jalan tersebut menjadi ciri khasnya. Menurut para ulama dan ahli agama Islam, yang dinamakan mazhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikannya sebagai pedoman yang jelas batasan-batasannya, bagian-bagiannya, dibangun di atas prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah.[2]

Istilah mazhab bisa dimasukkan ke dalam ruang lingkup dan disiplin ilmu apa pun, terkait segala sesuatu yang didapati adanya perbedaan. Setidaknya, ada tiga ruang lingkup yang sering digunakan istilah mazhab di dalamnya, yaitu mazhab akidah (madzahib i'tiqadiyyah), mazhab politik (madzahib siyasiyah), dan mazhab fiqih (madzahib fiqhiyyah)[3].

Daftar mazhab[sunting | sunting sumber]

Ada banyak mazhab dalam Islam yang tersebar didunia. Tiap mazhab memiliki perbedaan pada fikih, akidah dan bahkan ajaran inti seperti kalimat syahadat, rukun Islam dan Iman.[4] Mayoritas penganut Islam didunia memilih mazhab Sunni sebagai mazhabnya. [5] Mazhab lain yang dianut pada penganut Islam didunia yaitu Syiah, Khawarij, dan Ibadi.

Sunni[sunting | sunting sumber]

Sunni atau Ahlus-Sunnah wal Jama'ah adalah salah satu sekte terbesar dalam Islam. Ada empat mazhab besar yang paling banyak diikuti oleh muslim, yaitu Maliki, Hanafi, Hambali, dan Syafi'i. Di dalam keyakinan Sunni, empat mazhab tersebut valid untuk diikuti, perbedaan yang ada pada setiap mazhab tidak bersifat fundamental. Sunni memiliki nama lain, yaitu Islam Ortodok[6]

Syi'ah[sunting | sunting sumber]

Syi'ah sebagai sekte besar yang membedakannya dengan Sekte Sunni, merupakan mazhab akidah, mazhab politik, sekaligus mazhab fikih. Pada perkembangannya hanya tiga mazhab yang masih ada sampai sekarang, yaitu Itsna 'Asyariah (paling banyak diikuti), Ismailiyah dan Zaidiyah. Di dalam akidah Syi'ah, Ahlulbait dan keturunannya dianggap berhak untuk memegang tampuk kepemimpinan sebagai khalifah dan imam bagi kaum muslimin pengganti Rasulullah.

Khawarij[sunting | sunting sumber]

Akidah Khawārij mencakup sejumlah aliran dalam Islam yang awalnya mengakui kekuasaan Ali bin Abi Thalib, lalu menolaknya karena melakukan takhrif (perdamaian) dengan Muawiyah bin Abu Sufyan. Awalnya aliran ini berpusat di daerah Irak bagian selatan. Kaum Khawārij sangat fanatik dan keras dalam membela akidah khawarijnya, serta memiliki pemahaman Al-Quran yang sangat jauh berbeda dari islam.

Ibadi[sunting | sunting sumber]

Ibadi adalah golongan Muslim yang bersumber pada Al-Quran dan hadits dengan fokus utama menjadi hamba Allah dengan cara yang sederhana. Ibadi berasal dari nama seorang tokoh pada sekte Ibadi, Abd-Allah ibn Ibadh, meskipun ia belum tentu tokoh utama di mata para pengikutnya. Ibadisme berbeda dari Islam Sunni dan Syiah tidak hanya dalam hal yurisprudensi, tetapi juga pada keyakinan inti.

Ulama fiqih[sunting | sunting sumber]

Mazhab menurut ulama fiqih, adalah sebuah metodologi fikih khusus yang dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fikih lain, yang menghantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu’. Ini adalah pengertian mazhab secara umum, bukan suatu mazhab khusus.[2]

Mazhab Fikih Ahlus-Sunnah wal Jama'ah[sunting | sunting sumber]

Hanafi[sunting | sunting sumber]

Didirikan oleh Imam Abu Hanifah, Mazhab Hanafi adalah yang paling dominan di dunia Islam (sekitar 35%), penganutnya banyak terdapat di Asia Selatan (Pakistan, India, Bangladesh, Sri Lanka, dan Maladewa), Mesir bagian Utara, Irak, Syria, Libanon dan Palestina (campuran Syafi'i dan Hanafi), Kaukasia (Chechnya, Dagestan).

Maliki[sunting | sunting sumber]

Didirikan oleh Imam Malik, diikuti oleh sekitar 25% muslim di seluruh dunia. Mazhab ini dominan di negara-negara Afrika Barat dan Utara. Mazhab ini memiliki keunikan dengan menyodorkan tatacara hidup penduduk Madinah sebagai sumber hukum karena Nabi Muhammad hijrah, hidup, dan meninggal di sana; dan kadang-kadang kedudukannya dianggap lebih tinggi dari hadis.

Syafii[sunting | sunting sumber]

Dinisbatkan kepada Imam Syafi'i memiliki penganut sekitar 50% muslim di dunia. Pengikutnya tersebar terutama di Indonesia, Iran, Mesir, Somalia bagian Timur, Thailand, Kamboja, Vietnam, Singapura, Filipina, dan menjadi mazhab resmi negara Malaysia dan Brunei.

Hambali[sunting | sunting sumber]

Dimulai oleh para murid Imam Ahmad bin Hambal. Mazhab ini diikuti oleh sekitar 5% muslim di dunia dan dominan di daerah semenanjung Arab. Mazhab ini merupakan mazhab yang saat ini dianut di Arab Saudi.

Mazhab Fikih Syi'ah[sunting | sunting sumber]

Mazhab Dua Belas Imam[sunting | sunting sumber]

Mazhab Ja'fari atau Mazhab Dua Belas Imam (Itsna 'Asyariah) adalah mazhab dengan penganut yang terbesar dalam aliran Syi'ah. Dinisbatkan kepada Imam ke-6, yaitu Ja'far ash-Shadiq bin Muhammad bin Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib. Keimaman kemudian berlanjut yaitu sampai Muhammad al-Mahdi bin Hasan al-Asykari bin Ali al-Hadi bin Muhammad al-Jawad bin Ali ar-Ridha bin Musa al-Kadzim bin Ja'far ash-Shadiq. Mazhab ini menjadi mazhab resmi dari Negara Republik Iran.

Ismailiyah[sunting | sunting sumber]

Mazhab Ismaili atau Mazhab Tujuh Imam berpendapat bahwa Ismail bin Ja'far adalah Imam pengganti ayahnya Jafar as-Sadiq, bukan saudaranya Musa al-Kadzim. Dinisbatkan kepada Ismail bin Ja'far ash-Shadiq bin Muhammad bin Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib. Garis Imam Ismailiyah sampai ke Imam-imam Aga Khan, yang mengklaim sebagai keturunannya.

Zaidiyah[sunting | sunting sumber]

Mazhab Zaidi atau Mazhab Lima Imam berpendapat bahwa Zaid bin Ali merupakan pengganti yang berhak atas keimaman dari ayahnya Ali Zainal Abidin, ketimbang saudara tirinya, Muhammad al-Baqir. Dinisbatkan kepada Zaid bin Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib. Setelah kematian imam ke-4, Ali Zainal Abidin, yang ditunjuk sebagai imam selanjutnya adalah anak sulung dia yang bernama Muhammad al-Baqir, yang kemudian diteruskan oleh Ja'far ash-Shadiq. Zaid bin Ali menyatakan bahwa imam itu wajib melawan penguasa dengan pedang. Setelah Zaid bin Ali syahid pada masa Bani Umayyah, ia digantikan anaknya Yahya bin Zaid.

Lain-lain[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "The Major Branches Of Islam". WorldAtlas (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-09-28. 
  2. ^ a b "Apa Itu Madzhab Fiqih?".  Dari website www.MediaMuslim.info. Sumber rujukan: Al Madkhal Ila Dirasatil Madarisi Wal Madzahibil Fiqhiyyah, oleh DR. Umar Sulaiman Al Asyqar
  3. ^ Jauhar Ridloni Marzuq (13 August 2015). Inilah Islam. Elex Media Komputindo. hlm. 173–. ISBN 978-602-02-6706-7. 
  4. ^ Kompasiana.com. "Apa Latar Belakang Konflik Islam " Sunni vs Syiah" di Timur Tengah (1) oleh Sucahya Tjoa Halaman all - Kompasiana.com". www.kompasiana.com. Diakses tanggal 2018-09-28. 
  5. ^ (www.dw.com), Deutsche Welle. "Sunni dan Syiah, Bersaing sejak Dulu | DW | 23.08.2012". DW.COM. Diakses tanggal 2018-09-28. 
  6. ^ "What Is Orthodox Islam? | About Islam". About Islam (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-09-28. 
  7. ^ "Persebaran 4 Mazhab Dalam Islam Di Dunia". www.islamislami.com-Inspirasi Islam. 2016-03-30. Diakses tanggal 2018-09-28. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]