Madoera Stoomtram Maatschappij

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Madoera Stoomtram Maatschappij, N.V.
COLLECTIE TROPENMUSEUM Station Kamalpier van de Madoera Stoomtram Maatschappij (MT) te Kamal Madoera TMnr 10014016.jpg
Stasiun Kamal
Ikhtisar
Kantor pusatBendera Hindia Belanda Madura, Hindia Belanda
Den Haag, Belanda
LokalMadura
PenerusKereta Api Indonesia (lintas Madura)
Teknis
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Panjang jalur225 Km
Peta jaringan MSM pada tahun 1915.

Madoera Stoomtram Maatschappij, N.V. (disingkat MdrSM) adalah salah satu perusahaan kereta api di Hindia Belanda yang beroperasi di Madura. Perusahaan ini menyelenggarakan angkutan trem uap yang melayani Madura beserta antarmoda pendukungnya seperti kapal feri dari Bangkalan maupun Sumenep. Ia memiliki jalur yang menghubungkan Stasiun Kamal di Bangkalan dan Stasiun Kalianget di Sumenep sebagai stasiun ujung.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Didirikan pada tahun 1897, MdrSM telah mendapat konsesi izin pembangunan jalur kereta api di wilayah Madura sejauh 150 km.[2][3] Dalam pembangunan jalur tersebut, perusahaan ini memberi mandat kepada penanam modal untuk menanamkan modal sebesar f3.000.000.[4] Jalur kereta api yang pertama kali dibuka oleh MdrSM adalah jalur ruas KamalBangkalan sepanjang 18 km pada 8 Desember 1898, kemudian jalur Tambangan–Kalianget di Sumenep sepanjang 20 km dibuka pada 17 Februari 1899.[5] Jalur kereta api yang terakhir dibuka adalah jalur Kamal–Kwanyar pada 1 September 1913.

Tahapan pembangunan jalur kereta api MdrSM[5]
Jalur ruas Dibuka Panjang (km)
Kamal–Bangkalan 8 Desember 1898 18
Bangkalan–Tunjung 15 Maret 1899 5
Tunjung–Kwanyar 20 Februari 1900 22
Tanjung–Kapedi 20 September 1900 45
Kapedi–Tambangan 21 Januari 1900 24
Tambangan–Kalianget 17 Februari 1899 20
Kwanyar–Blega 11 Maret 1901 33
Tanjung–Sampang 11 Maret 1901 15
Blega–Sampang 1 Juli 1901 15
Kamal–Kwanyar 1 September 1913 26

Untuk menunjang pelayanan, MdrSM juga membuat antarmoda lanjutan, misalnya Kapal Feri menuju Surabaya maupun Panarukan. Di Surabaya, terdapat Stasiun Ujung di tepi Sungai Kalimas di Ujung, Semampir, Surabaya milik OJS yang difungsikan sebagai tempat transit dari layanan antarmoda lanjutan ini. Sedangkan di Panarukan terdapat Pelabuhan Panarukan sebagai tempat transit yang juga terintegrasi dengan Stasiun Panarukan Pelabuhan milik SS.[6][7]

Rute penyeberangan Diresmikan Panjang (km)
Ujung–Kamal 15 Februari 1898 6
Kalianget–Panarukan 24 Februari 1903 40

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Daftar lintas[sunting | sunting sumber]

Di bawah ini adalah daftar lintas yang pernah dioperasikan oleh MdrSM:

  • Kamalpier–Kwanyar via Sukolilo
  • Kamalpier–Kwanyar via Bangkalan
  • Kwanyar–Kalianget

Armada[sunting | sunting sumber]

Untuk menunjang sistem, didatangkanlah lokomotif trem uap dari Hartmann, Jerman, buatan tahun 1897-1898 dan kelak diberi nomor C31 pada zaman pendudukan Jepang. Selain itu, MdrSM juga memiliki armada lokomotif trem uap dari Hohenzollern.

Penutupan[sunting | sunting sumber]

Buku Jarak yang dibuat oleh DKA pada tahun 1950 hanya memuat jalur ruas Kamal–Pamekasan dan Kamal–Bangkalan.[8] Jalur ruas Tanah Merah–Kwanyar dan Pamekasan–Kalianget ditutup pada tahun 1936-1937 karena MdrSM tidak dapat memperoleh untung dari lintas tersebut.[9] Jalur Kalianget–Pamekasan dibongkar Jepang untuk kepentingan perang.[10]

Pada tahun 1980-an, PJKA mulai mengalami kerugian akibat kalah bersaing dengan mobil pribadi dan angkutan umum, sehingga PJKA menutup penuh seluruh jalur di Madura pada tahun 1984. Meski secara jalur ini dimatikan tahun 1984, prasarana sudah sepenuhnya tak lagi digunakan sejak 1987. Pernah dijalankan bus pengumpan yang disediakan oleh PJKA di lintas Madura, tetapi keberadaannya tidak diketahui.[11]

Reaktivasi[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan Perpres No. 80 Tahun 2019, jalur kereta api ini rencananya akan diaktifkan kembali. Pengaktifan kembali ini direncanakan dimulai dari Kamal–Sumenep saja tidak sampai Kalianget. Pengaktifan ini ditujukan guna mendukung pemerataan dan percepatan pembangunan di sekitar wilayah Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan).[12]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Madoera Stoomtram Maatschappij". searail.malayanrailways.com. Diakses tanggal 2018-01-19. 
  2. ^ 1943-2005., Kuntowijoyo, (1999). Pengantar ilmu sejarah (edisi ke-Cet. 3). Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya. ISBN 9798793056. OCLC 53868429. 
  3. ^ S.M. Dengkeng-Sunito (1988). Inventaris van het archief van de NV. Madoera Stoomtram Maatschappij, (1896) 1897-1973. Den Haag: Nationaal Archief.  line feed character di |title= pada posisi 46 (bantuan)
  4. ^ Ismail, M. Masykur (2020). Sejarah Kereta Api di Madura 1896–1929. Surabaya: Pustaka Indis. ISBN 978-623-94497-2-8. 
  5. ^ a b (Belanda) Reitsma, S. A.: Korte geschiedenis der Nederlandsch-Indische spoor- en tramwegen; Batavia (Jakarta) – Weltevreden 1928
  6. ^ Reisgids, p. 204
  7. ^ "Tramwegen op Java,Gedenkboek der Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij". coloniaarchitecture.eu. Diakses tanggal 2018-05-11. 
  8. ^ DKA. "Buku Jarak (digitalised version)" (PDF). Studiegroep Zuid-West Pacific. Diakses tanggal 19 Januari 2018. 
  9. ^ Indra Krishnamurti. "History of Railways in Indonesia". Diakses tanggal 2 Februari 2018. 
  10. ^ "Catatan Sejarah Perkeretaapian Indonesia di Tanah Madura". IRPS. Diakses tanggal 19 Januari 2018. 
  11. ^ Subdirektorat Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  12. ^ Lampiran Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 80 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto, Surabaya – Sidoarjo – Lamongan, Kawasan Bromo - Tengger - Semeru, Serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan