Madagaskar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Madagascar)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Republik Madagaskar

  • Repoblikan'i Madagasikara  (Malagasy)
  • République de Madagascar  (French)
Semboyan
  • "Fitiavana, Tanindrazana, Fandrosoana" (Malagasy)
  • "Amour, Patrie, Progrès" (French)
  • "Cinta, Kebebasan, Keadilan"[1]
Lagu kebangsaanRy Tanindrazanay malala ô!
Oh, Tanah Kesayangan Leluhur kita!
Lokasi  Madagaskar  (biru tua) – di Afrika  (biru muda & kelabu tua) – di Uni Afrika  (biru muda)
Lokasi  Madagaskar  (biru tua)

– di Afrika  (biru muda & kelabu tua)
– di Uni Afrika  (biru muda)

Ibu kota
Antananarivo
18°55′S 47°31′E / 18.917°S 47.517°E / -18.917; 47.517
Bahasa resmi
Kelompok etnik
(2004[2])
DemonimMalagasy[3][4]
PemerintahanRepublik semi-presidensial
• Presiden
Andry Rajoelina
Christian Ntsay
Rivo Rakotovao
Christine Razanamahasoa[5]
LegislatifParlemen
Antenimierandoholona
Antenimierampirenena
Kemerdekaan
• dari Prancis
26 Juni 1960
17 November 2010
Luas
 - Total
587,041 km2 (226,658 sq mi) (46)
 - Perairan
5501 km2 (2124 sq mi)
 - Perairan (%)
0.9%
Penduduk
 - Perkiraan 2018
26,262,313[6][7] (52)
35,2/km2 (91,2/sq mi) (174)
PDB (KKB)2019
 - Total
$45.948 miliar[8]
$1,697[8]
PDB (nominal)2019
 - Total
$12.734 miliar[8]
$471[8]
Gini (2010)44.1[9]
sedang
IPM (2018) 0.521[10]
rendah · 162
Mata uangAriary Madagaskar
(MGA)
Zona waktuEAT
(UTC+3)
 - Musim panas (DST)
UTC+3 (tidak terpantau[11])
Lajur kemudikanan
Kode telepon+261[11]
Kode ISO 3166MG
Ranah Internet.mg
Madagaskar

Republik Madagaskar (bahasa Malagasy: Repoblikan'i Madagasikara, bahasa Prancis: Republique de Madagascar) adalah sebuah negara pulau di Samudra Hindia, lepas pesisir timur Afrika. Pulau Madagaskar adalah pulau terbesar keempat di dunia. Selain pulau utama, beberapa pulau kecil di sekitarnya juga menjadi klaim republik ini, yaitu Pulau Juan de Nova, Pulau Europa, Kepulauan Glorioso, Pulau Tromelin Island, dan Bassas da India. Walaupun secara geografis berdekatan dengan Afrika, sejarah geologi, biologi, dan demografi Madagaskar berbeda dengan wilayah daratan utama benua itu.

Untuk menyebut bahasa dan bangsanya dipakai nama "Malagasy".

Secara geologi, Madagaskar berada pada lempeng yang terpisah dari benua utama Afrika. Pertama kali terpisah dari anak benua India, pulau ini bergerak makin mendekati benua itu. Pulau ini adalah daratan tua, sama seperti Australia, sehingga tanahnya kahat bahan mineral akibat tidak adanya aktivitas vulkanik. Kebanyakan tanahnya berwarna merah, menunjukkan keadaan tanah yang telah melapuk.

Akibat isolasi ratusan juta tahun tersebut, flora dan fauna Madagaskar sangat khas dan banyak spesies endemik ditemukan di sana. Keadaan ini mirip dengan yang terjadi pada Pulau Sulawesi.

Manusia pertama yang menghuni Madagaskar berasal dari Nusantara khususnya dari Kalimantan Selatan (suku Banjar), dan diperkirakan akibat hubungan dagang masyarakat Nusantara ke pantai timur Afrika pada awal-awal abad Masehi. Berdasarkan bukti leksiko statistika dan linguistika, bahasa Malagasi masih termasuk paling dekat dengan bahasa Maanyan, dan tergolong rumpun bahasa Austronesia.[12][13][14] Bahasa Malagasi berasal dari bahasa Barito Tenggara, dan bahasa Ma'anyan adalah kerabat terdekatnya, dengan banyak kata pinjaman bahasa Melayu dan Jawa.[15][16] Diketahui bahwa orang-orang Ma'anyan dibawa sebagai buruh dan budak oleh orang-orang Melayu dan Jawa dalam armada dagang mereka, yang mencapai Madagaskar pada sekitar tahun 50-500 Masehi.[17][18][19] Etnis pribumi sendiri seperti Merina dan Betsileo adalah penutur bahasa Austronesia dengan fenotipe yang sering serupa dengan penduduk Indonesia dan Filipina. Seiring dengan peningkatan perdagangan, masyarakat dari pantai timur Afrika bermigrasi ke pulau ini. Penduduk Madagaskar sekarang adalah campuran dari kedua kelompok tersebut dengan berbagai derajat. Walaupun berbeda asal usul, semua warga berbicara dengan bahasa yang sama, walaupun berbeda dialek.[butuh rujukan]

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Dalam Bahasa Malagasi, pulau Madagaskar disebut Madagasikara dan orang-orangnya disebut Malagasi. Sebutan pulau ini "Madagaskar" tidak berasal dari lokal melainkan dipopulerkan pada Abad Pertengahan oleh Orang Eropa.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Sawah bertingkat di Madagaskar
Hutan hujan tropis di Madagaskar
Pohon baobab

Dengan luas wilayah 592.800 kilometer persegi (228.900 sq mi), Madagaskar merupakan negara terbesar ke-46 di dunia dan pulau terbesar keempat di dunia. Negara ini terletak di antara garis lintang 12 °LS dan 26 ° LS, dan 43 ° BT dan 51 °BT. Negara pulau tetangganya adalah wilayah Prancis Réunion dan negara Mauritius di sebelah timur, serta Komoro dan wilayah Prancis, Mayotte di barat laut. Negara daratan terdekat adalah Mozambik, terletak di sebelah barat.

Pecahnya benua prasejarah Gondwana memisahkan Madagaskar-Antartika-India dengan daratan Afrika-Amerika Selatan sekitar 135 juta tahun yang lalu. Madagaskar kemudian memisahkan diri dari India sekitar 88 juta tahun yang lalu, sehingga tanaman dan hewan di pulau ini berevolusi dalam keadaan yang terisolasi. Daerah pantai timur pulau merupakan lereng sempit dan curam yang mengandung banyak sisa hutan dataran rendah tropis di pulau ini.

Dataran tinggi di tengah pulau memiliki ketinggian mulai dari 750 sampai 1.500 m (2.460 sampai 4.920 kaki) di atas permukaan laut. Secara historis, wilayah ini merupakan pusat kebudayaan suku Merina di kota Ambohimanga dan juga pusat kerajaan Imerina yang pernah didirikan pada abad ke-18 oleh Andrianampoinimerina. Wilayah ini juga merupakan wilayah yang paling padat penduduknya di pulau ini karena ibu kota Antananarivo terletak di wilayah ini. Daerah ini ditandai dengan sawah bertingkat untuk menanam padi yang terletak di antara bukit-bukit berumput dan bekas bekas hutan subhumid yang pada zaman prasejarah menutupi daerah dataran tinggi. Wilayah dataran tiggi sebelah barat merupakan daerah gersang yang secara bertahap tanahnya turun ke Selat Mozambik dan rawa rawa yang ditumbuhi bakau terdapat di sepanjang pantai.

Puncak tertinggi Madagaskar adalah puncak Maromokotro dengan ketinggian 2876 m (9.436 kaki) di pegunungan Tsaratanana merupakan titik tertinggi di pulau ini, diikuti oleh Puncak Bobby dengan ketinggian 2.658 m (8.720 kaki) di pegunungan Andringitra, dan Tsiafajavona 2643 m (8.671 kaki) di pegunungan Ankaratra.

Politik[sunting | sunting sumber]

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Madagaskar terbagi menjadi 6 provinsi (faritany mizakatena) otonomi:

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Budaya[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Le Comité Consultatif Constitutionnel (1 October 2010). "Projet de Constitution de la Quatrième République de Madagascar" (PDF) (dalam bahasa Prancis). Madagascar Tribune. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 28 June 2011. Diakses tanggal 24 August 2011. 
  2. ^ "MADAGASCAR: general data". Populstat.info. Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 February 2014. Diakses tanggal 15 July 2013. 
  3. ^ "Demonyms – Names of Nationalities". Geography.about.com. Diakses tanggal 15 July 2013. 
  4. ^ "Malagasy – National Geographic Style Manual". Diakses tanggal 27 February 2017. 
  5. ^ https://afriquepanorama.com/2019/07/17/madagascar-christine-razanamahasoa-a-la-tete-de-lassemblee-nationale/
  6. ^ ""World Population prospects – Population Division"". population.un.org. Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa, Divisi Populasi. Diakses tanggal 9 November 2019. 
  7. ^ ""Overall total population" – World Population Prospects: The 2019 Revision" (xslx). population.un.org (custom data acquired via website). Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa, Divisi Populasi. Diakses tanggal 9 November 2019. 
  8. ^ a b c d "Madagascar". International Monetary Fund. 
  9. ^ "Gini Index". World Bank. Diakses tanggal 2 March 2011. 
  10. ^ "Human Development Report 2019" (PDF) (dalam bahasa Inggris). United Nations Development Programme. 10 December 2019. Diakses tanggal 10 December 2019. 
  11. ^ a b Bradt (2011), p. 2.
  12. ^ (Inggris) Simanjuntak, Truman (2006). Austronesian diaspora and the ethnogeneses of people in Indonesian archipelago: proceedings of the international symposium. Yayasan Obor Indonesia. hlm. 205. ISBN 9792624368.  ISBN 978-979-26-2436-6
  13. ^ (Inggris) Evans (2010). Dying words: endangered languages and what they have to tell us - The language library. John Wiley and Sons. hlm. 117. ISBN 0631233059.  ISBN 978-0-631-23305-3
  14. ^ (Inggris) Pirrotta, Nino. Essays for a Humanist. Theodore Front Music. hlm. 190. 
  15. ^ Otto Chr. Dahl, Malgache et Maanjan: une comparaison linguistique, Egede-Instituttet Avhandlinger, no. 3 (Oslo: Egede-Instituttet, 1951), p. 13.
  16. ^ There are also some Sulawesi loanwords, which Adelaar attributes to contact prior to the migration to Madagascar: See K. Alexander Adelaar, “The Indonesian Migrations to Madagascar: Making Sense of the Multidisciplinary Evidence”, in Truman Simanjuntak, Ingrid Harriet Eileen Pojoh and Muhammad Hisyam (eds.), Austronesian Diaspora and the Ethnogeneses of People in Indonesian Archipelago, (Jakarta: Indonesian Institute of Sciences, 2006), pp. 8–9.
  17. ^ Dewar, Robert E.; Wright, Henry T. (1993). "The culture history of Madagascar". Journal of World Prehistory. 7 (4): 417–466. doi:10.1007/bf00997802. hdl:2027.42/45256alt=Dapat diakses gratis. 
  18. ^ Burney DA, Burney LP, Godfrey LR, Jungers WL, Goodman SM, Wright HT, Jull AJ (August 2004). "A chronology for late prehistoric Madagascar". Journal of Human Evolution. 47 (1–2): 25–63. doi:10.1016/j.jhevol.2004.05.005. PMID 15288523. 
  19. ^ Kumar, Ann. (1993). 'Dominion Over Palm and Pine: Early Indonesia’s Maritime Reach', in Anthony Reid (ed.), Anthony Reid and the Study of the Southeast Asian Past (Sigapore: Institute of Southeast Asian Studies), 101-122.

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Negara dan Bangsa Jilid 2: Afrika, Asia. Jakarta: Widyadara. 1988. ISBN 979-8087-01-1.  (Indonesia)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]