MNC Digital Entertainment

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
PT MNC Digital Entertainment Tbk
Anak perusahaan
Kode emitenIDX: MSIN
IndustriDistribusi produksi televisi, film, dan konten-konten digital
Didirikan13 Juli 2000
Kantor
pusat
Gedung G3TV Lantai 10
Kompleks MNC Studios
Jl. Raya Perjuangan No. 9
Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk
Kota Jakarta Barat 11530
Indonesia
Wilayah operasi
Asia Tenggara
Tokoh
kunci
Hary Tanoesoedibjo (Presiden Direktur)[1]
PemilikMedia Nusantara Citra
Situs webwww.msi.id Sunting ini di Wikidata

PT MNC Digital Entertainment Tbk (IDX: MSIN) merupakan anak usaha dari PT Media Nusantara Citra Tbk yang menyediakan produksi konten program televisi serta mendistribusikan program televisi dan film serta konten-konten digital lainnya di Indonesia hingga mancanegara.[2][3][4] Presiden Direktur MNC Studios International saat ini adalah Hary Tanoesoedibjo.[1]

MNC Pictures adalah rumah produksi yang mampu menghasilkan lebih dari 2.000 jam konten per tahun dalam bentuk serial drama, web series, film televisi dan musik.

Hits Records adalah perusahaan rekaman sudah berhasil mencetak beberapa penyanyi yang sukses mewarnai belantika musik Asia seperti Agatha Chelsea dan Citra Scholastika.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

PT MNC Digital Entertainment Tbk didirikan pada 13 Juli 2000 dengan nama awal PT Bhakti Media Internasional,[5] dan kemudian menjadi PT Cross Media Internasional. Sejak 1 September 2007, lewat skema obligasi konversi, perusahaan ini menjadi anak usaha PT Media Nusantara Citra Tbk, dan awalnya merupakan perusahaan periklanan lewat anak usahanya, yaitu PT Mediate Indonesia dan PT Multi Advertensi Xambani.[6] Pada akhir 2016, perusahaan ini melakukan restrukturisasi dengan menjual saham di PT Multi Advertensi Xambani kepada pihak lain, dan mengambil alih perusahaan rumah produksi MNC Pictures dan PT Star Media Nusantara.[7] Pengambilalihan ini merupakan langkah awal dari PT Cross Media untuk menjadi perusahaan induk dari perusahaan penyedia konten MNC Group. Kemudian, pada 2017 perusahaan ini mengambil alih perusahaan-perusahaan konten lain, seperti PT MNC Film dan PT MNC Infotainment Indonesia. Nama perusahaan kemudian menjadi PT MNC Studios Internasional pada 2018.[8]

Pada 8 Juni 2018, perusahaan resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia. IPO dilakukan dengan melepas 29,98% saham dengan harga Rp 100/saham.[2][3][4]

Sejak 11 Maret 2022, MNC Studios International resmi berganti nama menjadi MNC Digital Entertainment sebagai upaya untuk mengintegrasikan elemen-elemen yang berbasis digital. Termasuk mengakuisisi PT MNC Digital Indonesia, PT MNC Portal Indonesia, dan PT MNC OTT Network.

Unit usaha[sunting | sunting sumber]

Meliputi:[9]

  • PT Mediate Indonesia
    • PT Multi Media Integrasi
  • MNC Pictures
    • PT MNC Movieland Indonesia
  • Star Media Nusantara
    • PT Sinar Cipta Musikindo
    • PT Suara Mas Abadi (Star Hits)
    • PT Swara Bintang Abadi
  • PT MNC Infotainment Indonesia (Starpro)
  • PT MNC Film Indonesia
  • Asia Media Productions
  • PT MNC Lisensi Internasional (Klaklik)
  • PT Blockbuster Media Visual (Vision Pictures)
  • PT Esports Digital Indonesia

Direksi[sunting | sunting sumber]

Direksi saat ini[sunting | sunting sumber]

Struktur dewan direksi MNC Studios International saat ini adalah sebagai berikut:[1]

Nama Jabatan Masa jabatan
Ella Kartika Presiden Direktur 2016-Sekarang
Dewi Tembaga Direktur 2017-Sekarang
Valencia Herliani Tanoesoedibjo Direktur 2018-Sekarang
Titan Hermawan Direktur 2018-Sekarang
Endang Mayawati Direktur Independen 2018-Sekarang

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Direksi MNC Studios International
  2. ^ a b IPO, MNC Studio Optimistis Bakal Jadi Perusahaan Konten Terbesar Indonesia
  3. ^ a b Listing di Bursa, Saham MNC Studios International Naik 9 Persen
  4. ^ a b Saham Perdana MNC Studios Melaju di Zona Hijau
  5. ^ Prospektus MNSIN 2018
  6. ^ Lapkeu MNC Q1 2008
  7. ^ Lapkeu MNC Q1 2017
  8. ^ Lapkeu MNC Q1 2018
  9. ^ Lapkeu BHIT Q4 2021

Pranala luar[sunting | sunting sumber]