Liga 4 (Indonesia)
| Badan yang mengatur | Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI |
|---|---|
| Negara | |
| Konfederasi | AFC |
| Dibentuk | 2005 (sebagai Divisi Tiga Liga Indonesia) 2008 (sebagai Divisi Dua Liga Indonesia di tingkat ke-4) 2014 (sebagai Liga Nusantara) 2016 (sebagai ISC Liga Nusantara) (Kompetisi Tidak Resmi) 2017 (sebagai Liga 3) 2024 (sebagai Liga 4) |
| Musim perdana | 2024 |
| Jumlah tim | Tak Terbatas |
| Tingkat pada piramida | 4 (2024–sekarang) |
| Promosi ke | Liga Nusantara |
| Piala domestik | Piala Indonesia |
| Juara bertahan liga | Tri Brata Rafflesia (gelar ke-1) |
| Televisi penyiar | YouTube (PSSI TV) Putaran Nasional |
Liga 4 (Indonesia), adalah sistem kompetisi kasta keempat liga indonesia dan satu-satunya kompetisi amatir dalam sistem liga sepak bola di indonesia. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) dan musim pertamanya dimulai pada tahun 2024[1]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Kompetisi ini ditetapkan sebagai tingkat keempat dalam sistem liga sepak bola Indonesia setelah PSSI mengubah nama Liga 3 menjadi Liga Nusantara dan mengangkatnya menjadi kompetisi semi profesional yang dioperasikan oleh I-League[2]
Format
[sunting | sunting sumber]Musim 2024-25
[sunting | sunting sumber]Fase Provinsi
[sunting | sunting sumber]Setiap provinsi akan menyelenggarakan liga provinsi, yang diikuti oleh klub-klub amatir tanpa batasan peserta dengan format kompetisi yang berbeda-beda, perbedaan format tersebut dikarenakan jumlah peserta yang berbeda-beda di setiap provinsi. Selanjutnya, tim yang lolos dari fase provinsi akan berlaga di fase nasional.
Fase Nasional
[sunting | sunting sumber]Sebanyak 64 tim akan memasuki fase ini.
- Tahap pertama: 64 tim dibagi menjadi enam belas grup yang masing-masing beranggotakan 4 tim. Setiap grup dimainkan dalam turnamen kandang. Pemenang dan runner-up setiap grup melaju ke babak kedua.
- Tahap kedua: 32 tim yang merupakan pemenang dan runner-up dari setiap grup tahap pertama. Mereka dibagi menjadi delapan grup yang masing-masing terdiri dari 4 tim dan setiap pemenang dan runner-up melaju ke babak ketiga.
- Tahap ketiga: 16 tim dibagi menjadi empat grup. Setiap grup dimainkan dalam format turnamen kandang. Sama seperti tahap sebelumnya, pemenang dan runner-up setiap grup melaju ke babak keempat dan promosi ke Liga Nusantara.
- Tahap keempat: 8 tim dibagi menjadi dua grup. Pemenang dari setiap grup juga akan melaju ke final.
- Final: 2 pemenang grup dari babak keempat bertanding di pertandingan final. Final dimainkan sebagai satu pertandingan.
Musim 2025-26
[sunting | sunting sumber]Fase Kabupaten atau Kota
[sunting | sunting sumber]Setiap kabupaten atau kota menyelenggarakan liga yang diselenggarakan oleh asosiasi PSSI kabupaten atau kota masing-masing. Liga ini diikuti oleh klub-klub amatir tanpa batasan peserta, dengan format kompetisi yang berbeda-beda, tergantung pada jumlah klub di setiap kabupaten atau kota. Tim yang lolos dari fase ini akan melaju ke fase provinsi.
Fase Provinsi
[sunting | sunting sumber]Setiap provinsi menyelenggarakan liga provinsi yang diselenggarakan oleh asosiasi PSSI provinsi masing-masing. Pesertanya terdiri dari asosiasi PSSI provinsi serta tim-tim yang lolos dari fase kabupaten dan kota. Tim-tim yang lolos dari fase provinsi akan melaju ke fase nasional.
Fase Nasional
[sunting | sunting sumber]- Tahap pertama: 64 tim dibagi menjadi enam belas grup yang masing-masing beranggotakan 4 tim. Setiap grup dimainkan dalam turnamen kandang. Pemenang dan runner-up setiap grup melaju ke babak kedua.
- Tahap kedua: 32 tim yang merupakan pemenang dan runner-up dari setiap grup tahap pertama. Mereka dibagi menjadi delapan grup yang masing-masing terdiri dari 4 tim dan setiap pemenang dan runner-up melaju ke babak ketiga.
- Tahap ketiga: 16 tim dibagi menjadi empat grup. Setiap grup dimainkan dalam format turnamen kandang. Sama seperti tahap sebelumnya, pemenang dan runner-up setiap grup melaju ke babak keempat dan promosi ke Liga Nusantara.
- Tahap keempat: 8 tim dibagi menjadi dua grup. Pemenang dari setiap grup juga akan melaju ke final.
- Final: 2 pemenang grup dari babak keempat bertanding di pertandingan final. Final dimainkan sebagai satu pertandingan.
Tim
[sunting | sunting sumber]Sebanyak 38 liga di tiap provinsi akan berkompetisi dan jumlah slot yang dialokasikan untuk setiap liga untuk fase nasional musim 2024-25 akan ditentukan berdasarkan bentuk kompetisi setiap provinsi dan jumlah peserta.
Juara Kompetisi
[sunting | sunting sumber]| Musim | Juara | Skor | Juara kedua |
|---|---|---|---|
| Liga 4 Indonesia | |||
| 2024-25 | Tri Brata Rafflesia | 3–2 | Persika Karanganyar |
| 2025–26 | – | ||
| 2026–27 | – | ||
| 2027–28 | – | ||
Lihat juga
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ auglandy, Niko. "PSSI Siap Gelar Liga 3 dan Liga 4, Kompetisi Baru Musim 2024/2025: Ini Regulasi, dan Calon Pesertanya". Radar Solo. hlm. 2. Diakses tanggal 2025-01-03.
- ↑ Asy'Ari, Ardha Ihsan. "4 Fakta Menarik Liga 4 Indonesia, Kompetisi Sepak Bola Baru yang akan Digelar PSSI". Jawa Pos. Diakses tanggal 2025-01-03.