Lembah Willamette
| Lembah Willamette | |
|---|---|
Pemandangan pertanian di Polk County utara | |
Lembah Willamette menampung sebagian besar penduduk Oregon; lembah ini membentang dari wilayah metro Portland di utara hingga Eugene di selatan. | |
| Geografi | |
| Lokasi | Amerika Serikat, Oregon |
| Borders on | Pegunungan Cascade (Timur) Pegunungan Pantai Oregon (Barat) Pegunungan Calapooya (Selatan) |
| Sungai | Sungai Willamette |
Lembah Willamette (/wɪˈlæmɪt/ wil-AM-it) merupakan lembah sepanjang 150 mil (240 km) yang terletak di negara bagian Oregon, kawasan Barat Laut Pasifik, Amerika Serikat. Sungai Willamette mengalir sepanjang lembah ini, yang dikelilingi pegunungan di tiga sisinya: Pegunungan Cascade di timur, Pegunungan Pantai Oregon di barat, dan Pegunungan Calapooya di selatan.
Lembah ini identik dengan pusat kebudayaan dan politik Oregon, serta menjadi tempat tinggal sekitar 70 persen dari seluruh penduduk negara bagian tersebut,[1] termasuk lima kota terbesarnya: Portland, Eugene, Salem, Gresham, dan Hillsboro.[2]
Geologi
[sunting | sunting sumber]Sebagian besar kesuburan Lembah Willamette berasal dari serangkaian banjir besar pada zaman es yang berasal dari Danau Missoula di Montana. Banjir tersebut mengikis wilayah timur Washington dan membawa lapisan tanah atasnya melalui Lembah Sungai Columbia. Ketika air banjir bertemu dengan tumpukan kayu dan es di Kalama, barat daya Washington, air meluap dan memenuhi seluruh Lembah Willamette hingga kedalaman sekitar 300 hingga 400 kaki (91–122 meter) di atas permukaan laut saat ini.[3] Sejumlah ahli geologi memperkirakan bahwa peristiwa banjir seperti ini terjadi berkali-kali selama zaman es terakhir.[3][4] Jika banjir dengan skala serupa terjadi di Portland (dengan ketinggian 20 kaki atau 6,1 meter) pada tahun 2010, hanya puncak perbukitan seperti Perbukutan West, Gunung Tabor, Rocky Butte, Kelley Butte, dan Gunung Scott yang akan terlihat, bersama beberapa gedung pencakar langit tertinggi di kota tersebut.[4]
Ketinggian kota-kota lain di lembah ini adalah Newberg (175 kaki/53 meter), Oregon City (138 kaki/42 meter), McMinnville (157 kaki/48 meter), Salem (154 kaki/47 meter), Corvallis (235 kaki/72 meter), dan Eugene (430 kaki/130 meter). Air danau yang terbentuk akibat banjir tersebut akhirnya surut secara bertahap, meninggalkan lapisan tanah sedimen yang menutupi dasar lembah hingga ketinggian sekitar 180–200 kaki (55–61 meter) di atas permukaan laut saat ini, mencakup lembah-lembah Tualatin, Yamhill, dan Willamette.[4]
Ahli geologi kemudian menamai danau purba tersebut sebagai Danau Allison, untuk menghormati ahli geologi Universitas Negeri Oregon, Ira S. Allison, yang pada tahun 1953 pertama kali mendeskripsikan tanah Willamette Silt dan mencatat kesamaannya dengan tanah di dasar bekas Danau Lewis di timur Washington. Allison juga dikenal karena penelitiannya pada tahun 1930-an mengenai ratusan bongkahan batu besar non-lokal (erratics) yang terbawa oleh banjir, mengapung di atas gunung es, dan akhirnya mengendap di dasar lembah serta di sekitar perbukitan bawah di Lembah Willamette. Salah satu batu paling terkenal adalah Bellevue Erratic, yang terletak di dekat Oregon Route 18 di barat McMinnville.[3]
Selain itu, diduga bahwa Meteorit Willamette juga terbawa oleh arus banjir dan bongkahan es hingga ke lokasi dekat West Linn, tempat meteorit tersebut ditemukan dan dipuja oleh masyarakat Clackamas hingga penemuannya oleh para pemukim pada tahun 1902. Penemuan ini kemudian memicu sengketa hukum mengenai kepemilikannya yang berujung pada sidang di Mahkamah Agung Oregon pada Juli 1903.[5]
Rujukan
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Atlas of Oregon – InfoGraphics Lab". infographics.uoregon.edu. Diakses tanggal 2025-11-13.
- ↑ "archive.ph". archive.ph. Diakses tanggal 2025-11-13.
- 1 2 3 Cataclysms on the Columbia, by John Elliott Allen and Marjorie Burns with Sam C. Sargent, 1986.
- 1 2 3 Orr, Elizabeth L. (1992). Geology of Oregon. Internet Archive. Dubuque, Iowa : Kendall/Hunt Pub. Co. ISBN 978-0-8403-8058-6.
- ↑ The Pacific Reporter (dalam bahasa Inggris). West Publishing Company. 1905.