Laurasia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Laurasia
Laurasia-Gondwana.svg
Peta bumi 200 juta tahun lalu pada periode Trias. Terlihat Laurasia di belahan bumi utara dan Gondwana di belahan bumi selatan.
Sejarah benua
Formasi1,071 juta tahun lalu (Proto-Laurasia)
253 juta tahun lalu
TipeSuperbenua
Hari ini bagian dari
Benua lebih kecil
Lempeng tektonik

Laurasia (/lɔːˈreɪʒə, -ʃiə/) adalah Superbenua yang terpisah dari Pangea pada masa pertengahan Mesozoikum sekitar 200 juta tahun yang lalu. Laurasia merupakan dataran dibelahan utara bumi yang terdiri dari Eurasia (benua Asia dan Eropa) dan Amerika Utara.

Dataran Superbenua pecahan dari Superbenua Pangaea dibelahan selatan bumi pada masa itu disebut sebagai Gondwana. Massa daratan Laurasia hanya terdiri dari Amerika Utara, Greendland, Eropa, Asia, Kepulauan kuril, Pulau Islandia, Pulau Britania dan Irlandia, Jepang, Taiwan serta Kepulauan Asia Tenggara.

Nama Laurasia sendiri diambil dari nama Laurentia (sebuah kraton di Amerika Utara) dan Eurasia. Laurasia mencangkup sebagian besar daratan Belahan bumi utara. Laurasia didahului oleh Euramerica.

Pembentukan[sunting | sunting sumber]

Pembentukannya berawal dari pembentukan Superbenua Rodinia. Laurasia mulai terbentukan sekitar 1 miliar tahun yang lalu. Laurasia pada awal pembentukan Rodinia lebih dikenal dengan nama Proto-Laurasia atau Protolaurasia. Rodinia terpecah sekitar 750 juta tahun yang lalu, sehingga membentuk dua benua raksasa dan satu kraton kecil, yakni Proto-Laurasia dan Proto-Gondwana (benua raksasa tersebut) serta Kraton Kongo (kraton kecil tersebut).

Ketiga daratan baru tersebut saling terpisah dan terbentuk banyak Samudra baru di bumi pada saat itu (sekitar 750 juta tahun yang lalu). Salah satu Samudra terkenalnya ialah Samudra Lapetus dan Samudra Paleoasia. Proto-Tethys salah satu Samudra ini juga terbentuk. Samudra Proto-Tethys memisahkan Protolaurasia dengan Protogondwa. Tidak lama setelah perpecahan Rodinia, sekitar 633 juta tahun yang lalu semua daratan mulai menyatu (termasuk Proto-Laurasia), sebuah Superbenua terbentuk yang dikenal dengan nama Pannotia yang berbentuk Kepulauan sehingga tidak sempurna penyatuan daratannya.

Proto-Laurasia menjadi bagian Pannotia tidak bertahan lama. Usia Pannotia relatif pendek sehingga sebuah benua raksasa bernama Gondwanaland (Protogondwana/Proto-Gondwana) mulai memisahkan diri dari Pannotia. Pannotia hanya bertahan kurang dari 100 juta tahun dan terpecah secara sempurna sekitar 540 juta tahun yang lalu saat mendekati awal Kambrium. Pannotia hanya terpecah menjadi dua benua raksasa, yakni Protolaurasia dan Gondwanaland. Tidak lama setelah perpecahan Pannotia, Protolaurasia terpecah menjadi tiga benua (Laurentia, Baltica dan Siberia). Perpecahan itu menyebabkan pembentukan Samudra Khanty dan Samudra Lapetus .

Pada saat awal mula periode Kambrium, Avalonia memisahkan dari Gondwanaland serta beberapa benua hasil pecahan Proto Laurasia mulai saling bertabrakan seperti tabrakan antara Fragmen benua Avalonia dengan Laurentia (setelah bertabrakan dengan Baltica dan saat berada di Garis Khatulistiwa dan berbatasan dengan Panthalassik di utara dan barat, Samudra Lapetus di selatan dan Samudra Khanty di Timur) sekitar 410 juta tahun yang lalu. Akan tetapi Baltica sudah lebih dahulu bertabrakan dengan Euramerica Tabrakan antara kedua benua tersebut menyebabkan terbentuknya Superbenua kecil Euramerica sehingga melenyapkan Samudra Lapetus .

Pada awal Silurian sekitar 440 juta tahun yang lalu, tabrakan terjadi antara Baltica dengan Laurentia sehingga membentuk Euramerica (secara tidak resmi). Ketika itu terjadi, Avalonia sedang menuju Euramerica yang baru daja terbentuk. Perjalanannya cukup memakan banyak waktu, Avalonia melintasi Samudra Lapetus yang akhirnya memperkecil luas Samudra tersebut. Eropa Selatan berpisah dari Gondwana dan menuju Euramerica melintasi Samudra Rheic yang baru saja terbentuk. Eropa Selatan mulai bertabrakan dengan Euramerika pada periode Devonian . Siberia juga sedang menuju Euramerica untuk melanjutkan tabrakan setelah bertabrakan dengan Busur kepulauan sisa menyusutnya (mengecil) Samudra Khanty yang hampir menutup (lenyap) sehingga membentuk Samudra baru yang dikenal dengan nama Samudra Ural.

Pada periode Devonian, Gondwana mulai bergerak menuju Euramerica yang sebelumnya pernah menuju kutub selatan sehingga menyebabkan menyusutnya Samudra Rheic. Pada awal periode Karbon, Afrika barat (bagian Gondwana) sudah mulai bertabrakan dengan Euramerica. Peristiwa menjadi awalnya terbentuknya Superbenua Pangaea. Amerika Selatan (bagian Gondwana) bergerak menuju Euramerica selatan. Siberia akhirnya bertubrukan dengan Euramerica sehingga melenyapkan Samudra Ural dan Samudra Proto-Tethys (Samudra Proto-Tethys tidak secara keseluruhan) hingga membentuk Pegunungan Ural. Lalu Amerika Selatan bertubrukan dengan Euramerika (Laurentia Selatan) sehingga menutup Samudra Rheic secara sempurna. China Utara bertubrukan dengan Siberia (Euramerica) sehingga menutup keseluruhan Samudra Proto-Tethys hingga akhirnya membentuk Laurasia. Pada awal Permian (250 juta tahun yang lalu), benua Cimmeria berpisah dari Gondwana dan bergerak menuju Laurasia. Cimmeria melintasi Samudra Paleo-Tethys sehingga menutup Samudra tersebut dan akhirnya Cimmeria bertubrukan dengan Laurasia sekitar 150 juta tahun yang lalu.

Penulisan Pembentukan Laurasia ini sebagian besar berasal dari artikel Pangea tentang pembentukannya. Lihat Pembentukan Pangea di halaman artikel tersebut serta pembentukan Gondwana.

Laurasia hari ini[sunting | sunting sumber]

Nama Laurasia muncul sebagai hasil dari kombinasi Laurentia, yang merupakan Kraton Amerika Utara, dan Eurasia. Dalam formasi geografis saat ini, sebagian besar belahan bumi utara terbentuk sebagai hasil dari Superbenua Laurasia yang pecah menjadi daratan yang lebih kecil. Laurentia, Kazahkstania, Siberia, China Utara dan China Timur semuanya adalah merupakan bagian dari Superbenua Laurasia ketika masih daratan besar. Benua yang terletak di belahan bumi utara, yaitu Amerika Utara, Eropa, dan Asia dengan pengecualian Semenanjung India adalah bagian dari Laurasia.

Penting untuk dicatat bahwa Laurasia berbeda dengan Proto-Laurasia. Mereka tidak memiliki hubungan langsung. Laurasia adalah Superbenua yang terbentuk dari Pangea, sekitar 335 juta tahun yang lalu. Proto-Laurasia dibentuk dari Rodinia, sekitar 1 miliar tahun yang lalu.[1]

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "What Was The Laurasia Supercontinent?". WorldAtlas (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-11-02.