Lates niloticus
| Lates niloticus | |
|---|---|
| Lates niloticus | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Actinopterygii |
| Ordo: | Carangiformes |
| Famili: | Latidae |
| Genus: | Lates |
| Spesies: | L. niloticus |
| Nama binomial | |
| Lates niloticus | |
| Sinonim | |
| |
Lates niloticus merupakan spesies ikan air tawar dari keluarga Latidae dalam ordo Perciformes. Ikan ini memiliki persebaran luas di wilayah Afrotropis, meliputi sistem Sungai Kongo, Nil, Senegal, Niger, serta Danau Chad, Volta, Danau Turkana, dan berbagai cekungan sungai lainnya. Spesies ini juga ditemukan di perairan payau Danau Maryut di Mesir. Ikan ini berperan besar dalam perekonomian dan ketahanan pangan di Afrika Timur. Awalnya dideskripsikan sebagai Labrus niloticus, yang menempatkannya di antara ikan keling laut. Spesies ini juga pernah dinamai Centropomus niloticus. Ikan ini juga dikenal dengan berbagai nama lokal dalam bahasa-bahasa Afrika, seperti mbuta atau mputa dalam bahasa Luo. Di Tanzania, disebut sangara, sankara, atau chenku, di negara-negara Afrika berbahasa Prancis dikenal sebagai capitaine, sementara dalam bahasa Hausa dinamai giwan ruwa, yang berarti "gajah air".[2]
Deskripsi
[sunting | sunting sumber]Lates niloticus memiliki tubuh berwarna perak dengan kilau kebiruan. Matanya berwarna hitam pekat dengan cincin luar kuning cerah yang mencolok. Sebagai salah satu ikan air tawar terbesar, spesies ini dapat tumbuh hingga hampir 2 meter dan mencapai berat sekitar 200 kg. Namun, individu dewasa umumnya berukuran antara 1,21–1,37 meter, meskipun banyak yang sudah tertangkap sebelum mencapai ukuran tersebut.[3]
Ikan dewasa dapat hidup di berbagai bagian danau selama kadar oksigennya memadai, sedangkan ikan muda lebih sering ditemukan di perairan dangkal atau dekat tepian. Sebagai predator puncak yang agresif, ikan ini memangsa berbagai jenis ikan (termasuk sesamanya), krustasea, moluska, serta serangga, sementara spesies remaja juga mengonsumsi zooplankton. Spesies ini sering membentuk kelompok untuk membantu melindungi diri dari predator lain.[4][5][6]
Spesies invasif
[sunting | sunting sumber]Lates niloticus telah dilepasliarkan ke berbagai danau lain di Afrika, termasuk Danau Victoria serta Danau Nasser yang merupakan danau buatan. Kelompok Spesialis Spesies Invasif dari World Conservation Union menilai spesies ini sebagai salah satu dari 100 spesies invasif paling berbahaya di dunia. Di Queensland, Australia, kepemilikan L. niloticus hidup dikenai denda besar karena spesies ini bersaing langsung dengan kakap putih asli yang serupa, yang biasanya tumbuh hingga sekitar 1,5 m, sedangkan bertengger Nil dapat mencapai panjang hingga 2,0 m.[7][8]
Ikan ini memiliki nilai komersial yang tinggi sebagai sumber pangan. L. niloticus juga digemari para pemancing olahraga karena kesediaannya menyambar umpan buatan, dan spesies ini turut dibudidayakan dalam akuakultur.[9]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Lalèyè, P.; Azeroual, A.; Entsua-Mensah, M.; Getahun, A.; Moelants, T. & Ntakimazi, G. (2020). "Lates niloticus" e.T181839A84244538. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-2.RLTS.T181839A84244538.en. ;
- ↑ Chrétien, Emmanuelle; Chapman, Lauren J. (2016). "Tropical fish in a warming world: thermal tolerance of Nile perchLates niloticus(L.) in Lake Nabugabo, Uganda". Conservation Physiology. 4 (1) cow062. doi:10.1093/conphys/cow062. ISSN 2051-1434. PMC 5156894. PMID 27990290.
- ↑ Wood (1983). The Guinness Book of Animal Facts and Feats. Sterling Pub Co Inc. ISBN 978-0-85112-235-9.
- ↑ "Lates niloticus (Victoria perch)". Animal Diversity Web.
- ↑ Witte, Frans (2022). "Lates niloticus (Nile perch)". Cabi Compendium. CABI Compendium. doi:10.1079/cabicompendium.77994. Diakses tanggal 2025-11-23.
- ↑ "Nile perch (Lates niloticus) - Species Profile". nas.er.usgs.gov. Diakses tanggal 2025-11-23.
- ↑ PRINGLE, ROBERT M. (2011). "NILE PERCH" (PDF). Encyclopedia of Biological Invasions. hlm. 1–5. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-10-09.
- ↑ Society, National Geographic. "Invasive Species". www.nationalgeographic.org (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal January 30, 2022. Diakses tanggal 2025-11-23.
- ↑ "Invasion Biology Introduced Species Summary Project - Columbia University". www.columbia.edu. Diakses tanggal 2025-11-23.