Laporan tahunan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Contoh tampak luar laporan tahunan

Laporan tahunan merupakan laporan perkembangan dan pencapaian yang berhasil diraih organisasi dalam setahun.[1] [2] Data dan informasi yang akurat menjadi kunci penulisan laporan tahunan. [1] Isi dari laporan tahunan tersebut mencakup laporan keuangan dan prestasi akan kinerja organisasi selama satu tahun.[1]

Fungsi[sunting | sunting sumber]

Terdapat beberapa fungsi mendasar dari sebuah laporan tahunan yang dibuat oleh masing-masing perusahaan, yaitu sumber dokumentasi informasi perusahaan tentang apa yang telah dicapai perusahaan selama setahun[1], sebagai alat pemasaran yang kreatif bagi perusahaan melalui integritas desain dan tulisan[1], menambah daya tarik perusahaan di mata konsumen[1], sebagai dokumen lengkap yang menceritakan secara mendetail kinerja perusahaan, beserta dengan neraca rugi laba perusahaan dalam setahun[1], serta memberikan gambaran mengenai tugas, peran, dan pekerjaan masing-masing bidang.[3]

Pedoman penulisan isi[sunting | sunting sumber]

Penulisan laporan tahunan bukanlah sebuah proses yang mudah, melainkan memerlukan waktu yang cukup lama.[1] Laporan tahunan ini biasa ditulis oleh seorang praktisi humas yang mengetahui secara rinci kinerja organisasi.[1] Terdapat beberapa acuan penulisan laporan tahunan yaitu:

  1. Disusun secara objektif.[1] Pesan yang disusun digunakan untuk membangun kesadaran publik akan perkembangan suatu perusahaan.[1]
  2. Disusun dan ditulis dalam bentuk majalah berita dengan disertai foto yang mengkilap dan desain yang menarik.[1]
  3. Evaluasi atas laporan tahunan sebelumnya menjadi dasar untuk penulisan laporan tahunan selanjutnya.[1]
  4. Dilengkapi dengan fakta dan data-data statistik untuk menggambarkan keadaan perusahaan secara lebih detail.[1]

Tahapan[sunting | sunting sumber]

Untuk menyusun sebuah laporan tahunan yang baik, terdapat berbagai tahapan yang perlu diketahui oleh seorang praktisi humas, yakni:

  1. Tujuan penulisan laporan adalah untuk menginformasikan prestasi perusahaan yang nantinya diharapkan dalam mengubah sikap publik.[1] [4]
  2. Mengidentifikasi publik sasaran berarti menentukan secara pasti kepada siapa lapran tahunan yang dibuat tersebut diperuntukkan.[1] Publik sasaran terdiri dari calon investor, analis keuangan, karyawan, pemerintah, dan pihak media massa.[1]
  3. Menentukan tema laporan, yakni menentukan hal-hal penting apa saja, termasuk pesan kunci utama yang ingin disampaikan kepada publik sasaran.[1]
  4. Mengombinasikan angka-angka, grafik, foto, tulisan.[1] Laporan tahunan dibuat semenarik mungkin dengan desain yang lengkap.[1] Laporan tahunan yang terlalu tebal jika hanya diisi dengan angka dan tulisan akan membuat pembaca bingung dan jenuh.[1]
  5. Mengklasifikasikan laporan dalam beberapa bagian.[1] Laporan tahunan biasa dipecah menjadi beberapa bagian inti, yakni ringkasan keuangan, surat kepada pemegang saham, operasi perusahaan, perkembangan perusahaan, pernyataan keuangan, dan informasi seputar karyawan dan direksi perusahaan.[1]
  6. Memasukkan komentar pimpinan perusahaan.[1] Pimpinan perusahaan merupakan seorang yang memiliki peranan penting dalam memberikan kesan perusahaan terhadap publik sasaran.[1] Hal ini untuk memberi kesan komitmen dari pihak manajemen supaya perusahaan tetap menjadi yang terdepan dalam hal memenuhi visi dan misi perusahaan.[1]

Kelebihan dan kelemahan[sunting | sunting sumber]

Kelebihan laporan tahunan yang dibuat secara lengkap dan didesain secara menarik akan menjadi sebuah dokumen yang sangat efektif untuk menginformasikan sekaligus mempromosikan perusahaan tersebut kepada publik sasaran[1] [5], sedangkan kelemahan dari laporan tahunan yang berbentuk seperti buku dan tebal seringkali membuat publik sasaran enggan untuk membaca keseluruhan laporan tahunan tersebut.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab Prayudi. 2007. Penulisan Naskah Public Relations. Yogyakarta: Penerbit Andi. Hal 135-145.
  2. ^ Definisi Laporan Tahunan. Diakses 15 Mei 2010.
  3. ^ Laporan Tahunan. Diakses 15 Mei 2010.
  4. ^ Gambaran Umum. Diakses 28 Mei 2010.
  5. ^ Annual Report untuk Perguruan Tinggi. Diakses 28 Mei 2010.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]