Laporan Daya Saing Global
Artikel ini memerlukan pemutakhiran informasi. (Agustus 2021) |

Laporan Daya Saing Global atau Global Competitiveness Report adalah laporan tahunan dari Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum).[1] Seri laporan sejak edisi pertamanya bertujuan untuk mendorong para pembuat kebijakan mampu melampaui pertumbuhan jangka pendek serta mampu mencapai tingkat kemakmuran dalam pembangunan ekonomi jangka panjang. [2]
Edisi khusus tahun 2020 didedikasikan untuk mengurai prioritas pemulihan dan kebangkitan pasca Covid-19, serta mempertimbangkan fondasi transformasi umat manusia menuju sistem ekonomi baru yang menggabungkan target untuk meningkatkan produktivitas, berlandaskan kesejahteraan & kesetaraan sosial, dan keberlanjutan lingkungan. [2]
Pada edisi tahun 2020, pemimpin publik dan swasta diharapkan merancang kebijakan dan ivestasi yang mampu menciptakan "pasar masa depan". Selain hal tersebut, menjembatani kesenjangan digital, perkuatan modal, serta mengarahkan inovasi bagi planet dan masyarakat menjadi poin utama dalam laporan edisi tahun 2020.[2]
Pada laporan pada tahun 2006–2007 memasukkan 125 negara. Laporan ini "membahas tentang kemampuan negara-negara untuk menyediakan kemakmuran tingkat tinggi bagi warga negaranya". Hal ini tergantung dari seberapa produktif sebuah negara menggunakan sumber daya yang tersedia.[3] Indeks ini digunakan oleh banyak kalangan akademisi.[4]
Variabel
[sunting | sunting sumber]- 1. Institusi
- A. Institusi publik
- 1. Hak cipta
- 2. Etika dan korupsi
- 3. Undue influence
- 4. inefisiensi pemerintahan (birokrasi, pemborosan, dll)
- 5. Keamanan
- B. institutsi swasta
- 1. Etika perusahaan
- 2. Akuntabilitas
- A. Institusi publik
- 2. Infrastruktur
- 2.01 kualitas infrastruktur keseluruhan
- 2.02 Pembangunan infrastruktur rel kereta api
- 2.03 kualitas infrastruktur pelabuhan
- 2.04 kualitas infrastruktur angkutan udara
- 2.05 kualitas pasokan listrik
- 2.06 Jalur Telepon (hard data)
- 3. Makroekonomi
- 3.01 Government surplus/deficit (hard data)
- 3.02 National savings rate (hard data)
- 3.03 Inflation (hard data)
- 3.04 Interest rate spread (hard data)
- 3.05 Government debt (hard data)
- 3.06 Real effective exchange rate (hard data)
- 4. Kesehatan dan Pendidikan dasar
- A. Kesehatan
- 4.01 Medium-term business impact of malaria
- 4.02 Medium-term business impact of tuberculosis
- 4.03 Medium-term business impact of HIV/AIDS
- 4.04 Infant mortality (hard data)
- 4.05 Life expectancy (hard data)
- 4.06 Tuberculosis prevalence (hard data)
- 4.07 Malaria prevalence (hard data)
- 4.08 HIV prevalence (hard data)
- B. Pendidikan dasar
- 4.09 Primary enrolment (hard data)
- A. Kesehatan
- 5. Pendidikan Tinggi dan pelatihan
- A. Kuantitas pendidikan
- 5.01 Secondary enrolment ratio (hard data)
- 5.02 Tertiary enrolment ratio (hard data)
- B. Kualitas pendidikan
- 5.03 Quality of the educational system
- 5.04 Quality of math and science education
- 5.05 Quality of management schools
- C. On-the-job training
- 5.06 Local availability of specialized research and training services
- 5.07 Extent of staff training
- A. Kuantitas pendidikan
- 6. Efisiensi Pasar
- A. Pasar-pasar baik: Distorsi, kompetisi, dan ukuran
- 1. Distorsi
- 6.01 Agricultural policy costs
- 6.02 Efficiency of legal framework
- 6.03 Extent and effect of taxation
- 6.04 Number of procedures required to start a business (hard data)
- 6.05 Time required to start a business (hard data)
- 2. Kompetisi
- 6.06 Intensity of local competition
- 6.07 Effectiveness of antitrust policy
- 6.08 Imports (hard data)
- 6.09 Prevalence of trade barriers
- 6.10 Foreign ownership restrictions
- 3. Ukuran
- 0.00 GDP – exports + imports (hard data)
- 6.11 Eksports (hard data)
- 1. Distorsi
- B. Pasar Pekerja: Fleksibilitas dan efisiensi
- 1. Fleksibilitas
- 6.12 Hiring and firing practices
- 6.13 Flexibility of wage determination
- 6.14 Cooperation in labor-employer relations
- 2. Efisiensi
- 6.15 Reliance on professional management
- 6.16 Pay and productivity
- 6.17 Brain drain
- 6.18 Private sector employment of women
- 1. Fleksibilitas
- C. asar Finansial: Kecanggihan dan keterbukaan
- 6.19 Financial market sophistication
- 6.20 Ease of access to loans
- 6.21 Venture capital availability
- 6.22 Soundness of banks
- 6.23 Local equity market access
- A. Pasar-pasar baik: Distorsi, kompetisi, dan ukuran
- 7. Kesiapan Teknologi
- 7.01 Technological readiness
- 7.02 Firm-level technology absorption
- 7.03 Laws relating to ICT
- 7.04 FDI and technology transfer
- 7.05 Cellular telephones (hard data)
- 7.06 Internet users (hard data)
- 7.07 Personal computers (hard data)
- 8. Business sophistication
- A. Networks and supporting industries
- 8.01 Local supplier quantity
- 8.02 Local supplier quality
- B. Sophistication of firms’ operations and strategy
- 8.03 Production process sophistication
- 8.04 Extent of marketing
- 8.05 Control of international distribution
- 8.06 Willingness to delegate authority
- 8.07 Nature of competitive advantage
- 8.08 Value-chain presence
- A. Networks and supporting industries
- 9. Inovasi
- 9.01 Quality of scientific research institutions
- 9.02 Company spending on research and development
- 9.03 University/industry research collaboration
- 9.04 Government procurement of advanced technology products
- 9.05 Availability of scientists and engineers
- 9.06 Utility patents (hard data)
- 9.07 Intellectual property protection
- 9.08 Capacity for innovation Diarsipkan 2006-10-27 di Wayback Machine.
Ranking 2006–2007
[sunting | sunting sumber]Peringkat 2007–2008
[sunting | sunting sumber]- Amerika Serikat
- Swiss
- Denmark
- Swedia
- Jerman
- Finlandia
- Singapura
- Jepang
- Britania Raya
- Belanda
- Rep. Korea
- Hong Kong SAR
- Kanada
- Taiwan, Tiongkok
- Austria
- Norwegia
- Israel
- Prancis
- Australia
- Belgia
- Malaysia
- Irlandia
- Islandia
- Selandia Baru
- Luksemburg
- Chili
- Estonia
- Thailand
- Spanyol
- Kuwait
- Qatar
- Tunisia
- Ceko
- Tiongkok
- Saudi Arabia
- Puerto Riko
- Uni Emirat Arab
- Lithuania
- Slovenia
- Portugal
- Slowakia
- Oman
- Bahrain
- Afrika Selatan
- Latvia
- Italia
- Hungaria
- India
- Yordania
- Barbados
- Polandia
- Meksiko
- Turki
- Indonesia
- Siprus
- Malta
- Kroatia
- Rusia
- Panama
- Mauritius
- Kazakhstan
- Kosta Rika
- Maroko
- Yunani
- Azerbaijan
- El Salvador
- Vietnam
- Kolombia
- Sri Lanka
- Filipina
- Brazil
- Ukraina
- Romania
- Uruguay
- Botswana
- Mesir
- Jamaika
- Bulgaria
- Suriah
- Aljazair
- Montenegro
- Honduras
- Trinidad dan Tobago
- Argentina
- Peru
- Guatemala
- Libya
- Namibia
- Georgia
- Serbia
- Pakistan
- Armenia
- Makedonia, FYR
- Nigeria
- Republik Dominika
- Moldova
- Venezuela
- Kenya
- Senegal
- Mongolia
- Gambia
- Ekuador
- Tanzania
- Bolivia
- Bosnia dan Herzegovina
- Bangladesh
- Benin
- Albania
- Kambodia
- Nikaragua
- Burkina Faso
- Suriname
- Nepal
- Mali
- Kamerun
- Tajikistan
- Madagaskar
- Kirgiztan
- Uganda
- Paraguay
- Zambia
- Ethiopia
- Lesotho
- Mauritania
- Guyana
- Timor-Leste
- Mozambik
- Zimbabwe
- Burundi
- Chad
- Brunei Darussalam
- Ghana
- Pantai Gading
- Malawi
Peringkat 2008–2009
[sunting | sunting sumber]- Amerika Serikat
- Switzerland
- Denmark
- Sweden
- Singapore
- Finland
- Germany
- Netherlands
- Japan
- Kanada
- Hong Kong SAR
- United Kingdom
- Korea, Rep.
- Austria
- Norway
- France
- Taiwan, China
- Australia
- Belgium
- Iceland
- Malaysia
- Ireland
- Israel
- New Zealand
- Luxembourg
- Qatar
- Arab Saudi
- Chili
- Spain
- China
- United Arab Emirates
- Estonia
- Czech Republic
- Thailand
- Kuwait
- Tunisia
- Bahrain
- Oman
- Brunei Darussalam
- Cyprus
- Puerto Rico
- Slovenia
- Portugal
- Lithuania
- Afrika Selatan
- Slovak Republic
- Barbados
- Jordan
- Italy
- India
- Russian Federation
- Malta
- Poland
- Latvia
- Indonesia
- Botswana
- Mauritius
- Panama
- Costa Rica
- Mexico
- Croatia
- Hungary
- Turkey
- Brasil
- Montenegro
- Kazakhstan
- Greece
- Romania
- Azerbaijan
- Vietnam
- Philippines
- Ukraine
- Morocco
- Colombia
- Uruguay
- Bulgaria
- Sri Lanka
- Syria
- El Salvador
- Namibia
- Egypt
- Honduras
- Peru
- Guatemala
- Serbia
- Jamaica
- Gambia, The
- Argentina
- Macedonia, FYR
- Georgia
- Libya
- Trinidad and Tobago
- Kenya
- Nigeria
- Moldova
- Senegal
- Armenia
- Dominican Republic
- Aljazair
- Mongolia
- Pakistan
- Ghana
- Suriname
- Ecuador
- Venezuela
- Benin
- Bosnia and Herzegovina
- Albania
- Cambodia
- Côte d'Ivoire
- Bangladesh
- Zambia
- Tanzania
- Cameroon
- Guyana
- Tajikistan
- Mali
- Bolivia
- Malawi
- Nicaragua
- Ethiopia
- Kyrgyz Republic
- Lesotho
- Paraguay
- Madagascar
- Nepal
- Burkina Faso
- Uganda
- Timor-Leste
- Mozambique
- Mauritania
- Burundi
- Zimbabwe
- Chad
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]Catatan kaki
[sunting | sunting sumber]- ↑ http://www.weforum.org/en/initiatives/gcp/Global%20Competitiveness%20Report/index.htm
- 1 2 3 "Global Competitiveness Report Special Edition 2020: How Countries are Performing on the Road to Recovery". WE Forum. 2020-12-16. Diakses tanggal 2025-11-11.
- ↑ http://www.weforum.org/en/initiatives/gcp/FAQs/index.htm
- ↑ http://scholar.google.se/scholar?q=%22Global+Competitiveness+Report%22&hl=sv&lr=&btnG=S%C3%B6k