Lapangan Haji Adam Malik (Pematangsiantar)

Lapangan Haji Adam Malik adalah sebuah alun-alun atau ruang terbuka publik yang terletak di pusat Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia. Lokasinya berada di Jalan Proklamasi (dulu dikenal sebagai Jalan Adam Malik) di Kecamatan Siantar Barat. Lapangan ini berfungsi sebagai pusat kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan bagi masyarakat kota dan sekitarnya.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Sebelum bernama Lapangan Haji Adam Malik, lokasi ini dikenal sebagai Lapangan Simarito, dan pernah menjadi pusat kegiatan olahraga, khususnya sepak bola.[1] Pada era 1970-an hingga awal 1980-an, lapangan ini melahirkan sejumlah pemain sepak bola yang kemudian bergabung dengan klub-klub besar di Sumatera Utara, termasuk PSMS Medan.
Perubahan nama menjadi Lapangan Haji Adam Malik dilakukan untuk menghormati Adam Malik Batubara,[2] tokoh nasional kelahiran Pematangsiantar yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-3 (1978–1983). Sejak tahun 1991, di area ini juga dibangun Balai Bolon, rumah adat khas Batak, sebagai simbol pelestarian budaya lokal.
Fungsi dan Kegiatan
[sunting | sunting sumber]Lapangan ini digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat, antara lain:
- Upacara kenegaraan dan hari besar nasional seperti HUT Kemerdekaan RI.[3]
- Salat Idulfitri dan Iduladha.[4]
- Pertunjukan seni, konser musik, dan festival budaya.[5]
- Kegiatan olahraga seperti jogging dan senam massal.[6]
- Nonton bareng (nobar) pertandingan olahraga atau tayangan hiburan nasional.[7]
Di luar kegiatan terjadwal, lapangan ini juga berfungsi sebagai tempat rekreasi harian bagi warga, terutama pada sore dan malam hari.[8]
Revitalisasi
[sunting | sunting sumber]Pada tahun 2023–2024, Lapangan Haji Adam Malik menjalani proyek revitalisasi besar-besaran yang dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).[9] Anggaran yang dikucurkan diperkirakan mencapai Rp4,5 miliar.[10] Beberapa elemen utama revitalisasi meliputi:
- Pemasangan lampu taman bertenaga surya (solar cell).
- Pembangunan air mancur kering.[11]
- Penataan taman dengan rumput gajah mini.
- Pembuatan jalur jogging.
- Penambahan fasilitas umum lainnya.
Meskipun telah dilakukan serah terima sementara pada Maret 2024, sebagian area lapangan sempat belum dapat diakses publik karena pengerjaan akhir proyek dan persoalan administrasi.[12]
Permasalahan
[sunting | sunting sumber]
Beberapa isu masih menjadi perhatian pasca-revitalisasi, di antaranya:
- Kerusakan gapura utama berbentuk kepala kerbau yang telah dilaporkan sejak 2019 dan belum diperbaiki hingga 2025.[13]
- Masalah kebersihan dan drainase, termasuk genangan air serta sampah plastik yang kerap ditemukan sebelum revitalisasi.[14]
- Harapan warga terhadap transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran penataan ulang.[15]
Galeri
[sunting | sunting sumber]- Tanda nama "Lapangan Adam Malik", salah satu ikon kota di Lapangan Adam Malik diambil pada tahun 2025
- Jalur pejalan kaki yang biasa digunakan warga untuk jogging pagi dan sore hari di Lapangan Adam Malik
- Area tiang bendera yang menjadi lokasi utama upacara di Lapangan Adam Malik
- Acara pesta budaya yang berlangsung di Lapangan Adam Malik pada 2025
- Tanda nama "Lapangan Adam Malik", salah satu ikon kota di Lapangan Adam Malik diambil siang hari pada 2024
- Tanda nama "Lapangan Adam Malik", salah satu ikon kota di Lapangan Adam Malik diambil siang hari pada 2025
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Pemko Siantar Bersihkan dan Tata Lapangan Simarito". Tribun-medan.com. Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ Kakilasak (2022-02-13). "Lapangan Haji Adam Malik Pematang Siantar, Mengenang Sosok Pahlawan Nasional". Kaki Lasak (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ "Upacara HUT RI Digelar di Lapangan Adam Malik Siantar, Satlantas Lakukan Rekayasa Lalulintas". mistar.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ "Herlina dan Ribuan Umat Islam Sholat Idul Fitri di Lapangan Adam Malik". pematangsiantar.go.id. Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ Agency, ANTARA News. "Siantar Culture Show 3, konser budaya lokal di Pematangsiantar - ANTARA News Sumatera Utara". Antara News. Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ Agency, ANTARA News. "Olahraga, kuliner dan hiburan di Hari Tanpa Kendaraan di Kota Pematangsiantar - ANTARA News Sumatera Utara". Antara News. Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ "Nobar di Lapangan H Adam Malik Siantar "Timnas Garuda Lolos Olimpiade"". 2024-04-29. Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ "Ramai, Masyarakat Ternyata Menikmati Eksotisnya Lapangan Adam Malik". 2024-03-16. Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ Admin (2024-04-02). "Perbedaan Lapangan Adam Malik Sebelum dan Setelah Revitalisasi". SAMUDERA (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ "Hasil Revitalisasi Lapangan Adam Malik Dihibahkan Menjadi Aset Pemko Siantar". Tribun-medan.com. Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ "Air Mancur yang ada di Lapangan H. Adam Malik". diskominfo.pematangsiantar.go.id. Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ "Penataan Alun-Alun Berbiaya Rp 4,5 Miliar Belum Bisa Dimanfaatkan Masyarakat Siantar". mistar.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ "Rusak Sejak 2019, Gapura Lapangan H Adam Malik Tak Kunjung Diperbaiki Pemko Siantar". mistar.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ "Bak Kontrol Drainase Jalan Adam Malik Siantar Dibongkar". mistar.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-01.
- ↑ "Anggota DPRD Sumut Keluhkan Kondisi Lapangan Adam Malik Siantar yang Dibangun Pemprov". Tribun-medan.com. Diakses tanggal 2025-08-01.