Lamaran pernikahan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
"Vignette auf einem Dresdener Liebesbriefbogen mit Goldschnitt. Um 1815"
Potongan gambar yang menggambarkan "lamaran berlutut", Jerman tahun 1815.

Lamaran pernikahan adalah acara di mana satu orang dalam suatu hubungan meminta pasangannya untuk menikah. Jika diterima, itu menandai dimulainya pertunangan mereka, janji bersama untuk menikah di masa depan.

Dalam beberapa budaya Barat, sudah menjadi tradisi bagi sang lelaki untuk melamar sang perempuan secara langsung sambil berlutut di depannya. Ritual itu sering kali melibatkan pertanyaan formal, "Maukah Anda menikah dengan saya, ...?" dan mempersembahkan cincin pertunangan. Dan sang pria dapat pula memasukkan cincin di jari sang perempuan.

Meskipun sebagian besar calon pasangan sudah mendiskusikan keinginan mereka untuk menikah dari jauh hari sebelum lamaran diajukan, dan bahkan dapat menjadwalkan waktu dan tempat spesifik untuk lamaran akan dilaksanakan; walaupun juga dapat dimaksudkan sebagai kejutan.

Seorang wanita dapat menolak lamaran pria karena berbagai alasan, dan mungkin tidak menyatakan apa alasannya. Jika wanita itu menerima lamaran pria, dia biasanya akan menyetujui pria itu secara lisan dan memakai cincin itu sampai menjelang pernikahan (yang dikenal sebagai masa pertunangan).

Referensi[sunting | sunting sumber]

Schlesinger, Herbert J. (2008), Promises, Oaths, and Vows: On the Psychology of Promising, CRC Press, hlm. 18–19, ISBN 0203927354