Lagu Gunung Hakka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Artikel tentang Hakka

Daerah Hakka
GannanGanzhou) - YuedongMeizhouHuizhouShaozhou
Penduduk Asli New TeritorriesHong Kong
Min-xiDingzhou) - Hakka TaiwanTaiwan
Bahasa Hakka
Meixian - Ngai - Guangdong - Huaiyuan
Taiwan - Hong Kong - Ping Po
Budaya Hakka
Sastra Hakka - Masakan Hakka
Musik Hakka - Pop Hakka
Lagu Gunung Hakka - Patyim
Kesenian Hakka
Tari Qilin - Chai-cha-xi - Ping-an-xi
Wayang Gantung - Guangdong Hanxi
Arsitektur Hakka
Tulou- Weilongwu
Bela diri Hakka
Long Xing Quan - Liu Min Quan - Bai Mei Quan
Chow Gar Tong Long
Zhujiajiao - Bu Ji Quan - Jin Ying Quan
Agama dan kepercayaan Hakka
Sanjieye - Minzhugong - Sanshan Guowang
Handi - Dingguang Gufo - Cankui Zhushi
Wuxian Dadi - Yiminye - Xianjiniang
Media Hakka
Meizhou Hakka Television - Hakka TV
Huizhou Television
CRI Hakka - Dahan Voice Television
Formosa Hakka - New Hakka Radio - Gaoping FM

Lagu Gunung Hakka (客家山歌 romanisasi HakkaHak-kâ sân-kô) adalah sebuah genre seni musik rakyat Hakka, salah satu sub-grup Suku Han. Bedanya dengan genre musik Hakka lain, lagu gunung berawal dari daerah pedesaan di luar perkotaan. Seni vokal yang lahir di kota dinamakan Xiaodiao

Dinamakan lagu gunung karena sepanjang sejarahnya, pada masa lalu rakyat Hakka yang hidup berpindah-pindah sering kali memilih tinggal di lokasi yang berdekatan dengan gunung.[1] Dalam kondisi hidup sulit, mereka bertahan hidup dengan merambah hutan dan membuka lahan pertanian. Lagu-lagu gunung awalnya yang terinspirasi saat mengerjakan pekerjaan di lahan pertanian mereka nyanyikan untuk mengekspresikan perasaan atau untuk menghibur diri. Lagu-lagu diberi judul sesuai dengan pekerjaan yang dijalani, contohnya "lagu memetik teh", "lagu mengangkat beban", "lagu membajak sawah" dan sebagainya. Lagu-lagu itu kemudian temanya meluas menjadi lagu tentang berbagai macam perasaan cinta, sedih dan susah.[1] Lagu gunung mungkin juga berkembang dari kebiasaan saling menyapa saat berada di gunung. Saat berada di posisi yang jauh, kedua pihak berkomunikasi dengan suatu melodi yang unik.[1] Lagu gunung bisa dinyayikan secara solo atau berkelompok. Ketika dinyanyikan sendiri, sang penyanyi menyanyi sambil melepas emosi.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c (Inggris)Mountain Songs and Folk Songs, hakka.gov.tw. 25-03-2017