Kutukan Tecumseh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Kutukan Tecumseh atau Kutukan Tippocanoe adalah salah satu kutukan yang terkenal sepanjang sejarah terutama bagi Sejarah Amerika Serikat. Kutukan ini mengutuk setiap presiden Amerika Serikat yang memenangkan pemilihan presiden yang tahunnya dapat habis dibagi 20.[1] Sejak pemilihan presiden tahun 1840, kutukan ini membunuh presiden yang memenangkan pemilihan presiden yang tahun pemilihannya berakhiran dengan angka 0. Hal ini dapat dilihat ketika William Henry Harrison (terpilih pada tahun 1840) menjadi presiden Amerika pada 1841, ia meninggal sebulan setelah menjadi presiden karena radang paru-paru yang dideritanya setelah terkena hujan pada hari pelantikannya. Kemudian Abraham Lincoln (terpilih pada tahun 1860) tewas ditembak pada tahun 1865 oleh simpatisan Konfederasi bernama John Wilkes Booth.

Kemudian, presiden Amerika Serikat ke-20, James A. Garfield (terpilih pada tahun 1880) dibunuh di sebuah stasiun di Washington D.C oleh seorang penderita gangguan jiwa yang ingin menjadi pegawai negeri. Pada 1901, presiden William McKinley (terpilih pada tahun 1900) juga dibunuh. Sementara pada 1923, presiden Warren Harding (terpilih pada 1920) meninggal dalam masa jabatannya karena terserang penyakit jantung. Lalu, presiden Franklin Delano Roosevelt (terpilih pada tahun 1940), meninggal pada tahun 1945 karena stroke. Terakhir presiden John F. Kennedy (terpilih pada tahun 1960), yang meninggal ditembak pada 1963.[2]

Pada 1981, ada sebuah percobaan membunuh presiden Ronald Reagan, beruntung presiden berhasil menghindar dan hanya terluka saja. Kegagalan pembunuhan terhadap presiden Ronald Reagan ini dianggap mematahkan kutukan Tecumseh.[3] Ini bisa dibuktikan karena sekitar tahun 2000, tak ada lagi presiden Amerika Serikat yang terbunuh.

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Latar belakang kutukan ini ketika meletusnya perang antara Inggris dan Indian melawan Amerika Serikat pada 1812. Kala itu, William Henry Harrison, seorang pemimpin tentara Amerika berpangkat Brigadir Jenderal di negara bagian Virginia memimpin sebuah serangan terhadap pasukan Indian. Serangan ini oleh dianggap melanggar perjanjian mereka yang sebelumnya, Perjanjian Fort McHenry. Akibatnya, kepala suku Indian, Tecumseh bersama saudaranya, Tenskwatawa, yang oleh orang Indian diyakini sebagai nabi mengumpulkan pasukan dan menyerang Amerika Serikat. Pada suatu pertempuran di pinggir Sungai Thames di negara bagian Connecticut, tentara Harrison mengalahkan pasukan Indian dan bahkan membunuh panglima mereka, Tecumseh. Akibatnya, Tenskwatawa menjadi sangat marah dan mengutuk Harrison dan presiden setelahnya yang terpilih pada tahun yang berakhiran dengan angka 0 akan meninggal ketika masih menjabat.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Redmond, Timothy J. (November–December 2019). "The Presidential Curse and the Election of 2020". Skeptical Inquirer. Vol. 43 no. 6. Center for Inquiry. hlm. 40–43. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 April 2020. Diakses tanggal 13 April 2020. 
  2. ^ a b The Garfield Telegraph (PDF), National Park Service, U.S. Departement of Interior, 2017, hlm. 2 
  3. ^ Martin Kelly (2020). "Did Tecumseh's Curse Kill Seven US Presidents ?". Diakses tanggal 9 Februari 2021. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]