Kriyan, Kalinyamatan, Jepara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kriyan
Peta Desa Kriyan
Peta lokasi Desa Kriyan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenJepara
KecamatanKalinyamatan
Kodepos
59467
Kode Kemendagri33.20.13.2009 Edit the value on Wikidata
Luas-
Jumlah penduduk5.103 jiwa
Kepadatan-

Kriyan adalah desa di kecamatan Kalinyamatan, Jepara, Jawa Tengah, Indonesia.

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Karena wilayah yang dipagari tembok benteng Kalinyamat adalah Desa Purwogondo, Margoyoso, Robayan, Bakalan dan Kriyan. Juga karena tempat Kraton Kalinyamat berada di Kriyan maka di daerah Desa Kriyan adalah pusat dari Orang-orang Pejabat, Bangsawan, saudagar, dan Pecinan maka dari itu di Kriyan juga menjadi Pecinan pada masa Kerajaan Kalinyamat. Dari hal itu Jelas Kriyan itu bersal dari bahasa jawa yaitu Prakriya yang artinya orang terpandang (bangsawan), kemudian berubah menjadi Kriyan yang maksudnya sekitar tempat para bangsawan.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduknya beragama Islam. Berdasarkan kisah sejarah, Desa Kriyan merupakan salah satu wilayah pusat kerajaan Kalinyamat yang pada zaman dulu dipimpin Ratu Kalinyamat. Seorang Ratu yang begitu kesohor pada zaman penyebaran Islam oleh Wali Songo. Di Desa ini terdapat sebuah masjid, namanya Masjid Al Makmur yang konon merupakan masjid peninggalan zaman Ratu Kalinyamat yang saat itu dibangun Kiyai Jafar Shidiq.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Desa Kriyan sebelah utara berbatasan dengan Desa Margoyoso, Sebelah selatan Berbatasan dengan Desa Robayan. Pada sebelah timur berbatasan dengan Desa Bakalan, Sedangkan di sebelah barat berbatasan dengan Desa Purwogondo, yang dipisahkan dengan sungai Sesek.

Administratif[sunting | sunting sumber]

Blok[sunting | sunting sumber]

Desa Kriyan terdapat beberapa dukuh:

  • Siti Inggil
  • Goa Kencana
  • Winong
  • Kauman
  • Sesek
  • mBlaro

RT/RW[sunting | sunting sumber]

Desa Kriyan terdapat 20 RT dan 4 RW:

  • RT 1-5 = RW I
  • RT 5-10 = RW II
  • RT 11-15 = RW III
  • RT 16-19 = RW IV

Pemdes Kriyan[sunting | sunting sumber]

Struktur pemdes Kriyan periode 2019-Seumur Hidup:

  • Kepala Desa = Yai Zamroni
  • Sekertaris (Carik) = Khusnul yaqin
  • Tata Usaha = Harjiyanto
  • Bendahara = cindar bumi
  • Modin I =
  • Modin II = Ali Zamroni Sy
  • Bayan = Denny febyanto
  • Kamituwo I = bahrudin
  • Kamituwo II = amin fatah
  • Ladu = M.Muklis
  • Ketua BUMDes = Abdul Muis
  • Ketua BPD = thosin
  • Komandan Hansip (Petengan) = Dwi Siswoyo

Tokoh[sunting | sunting sumber]

  • Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd (mantan rektor UNTIDAR Magelang)
  • Ali Mukartono, S.H., M.M.(Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus)
  • Prof. DR Achmad Gunaryo MSc ( Kepala Biro Hukum dan KLN Kemenag)
  • H. Sulchan (alm)

adalah pengusaha sukses yang merenovasi Masjid Al-Makmur Kriyan. Beliau juga pendiri Akademi Perikanan Kalinyamat. Beliau dahulunya jualan air keliling di Semarang namun karena keuletan kerja kerasnya, Beliau bisa sukses menjadi pengusaha.

  • KH. Noor Akhmad Ss (alm)

adalah seorang kyai kelahiran dari Desa Robayan yang ahli dalam bidang ilmu falak. Beliau juga merupakan utusan Gusdur untuk mengubah Haji Akbar, bahkan sampai Arab Saudi Dianggapnya pada waktu itu ahli falak di NU hanya Nur Ahmad Jepara. Beliau juga saksi ahli Syamsul Hilal.

adalah mantan pemain bola tim nasional Indonesia.

  • Drs. Mufid A. Busyairi, Mpd.(mantan anggota DPR RI)

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Desa Kriyan memeiliki beberapa tempat wisata, yaitu:

Wisata Keluarga[sunting | sunting sumber]

  • Alun-Alun Masjid Al-Makmur

Wisata sejarah[sunting | sunting sumber]

  • Watu Ngendog
  • Watu Topo Ratu Kalinyamat
  • Museum Aprika (Museum Biota Laut)
  • Siti Inggil Kriyan (Bekas Kraton Kerajaan Kalinyamat), tepatnya di belakang SMP Islam Sultan Agung 3

Wisata Religi[sunting | sunting sumber]

  • Makam Habib Kyai Jafar Shidiq (Yek Nde)

Perayaan[sunting | sunting sumber]

Kriyan terdapat beberapa event perayaan, yaitu:

  • Haul Yek Nde
  • Haul KH. Noor Akhmad Ss
  • Haul KH Mudhofar Fathurrohman
  • Ngaji Budaya (dengan pembicara tokoh-tokoh nasional)
  • Ngarak Kebo (Festival takbir keliling setiap malam 'idul adha)

Sosial budaya[sunting | sunting sumber]

Dukuh Kauman merupakan daerah yang berisi kaum beriman (ulama) Desa Kriyan. Kawasan Kauman merupakan tempat yang mayoritas penduduknya orang berilmu agama. Maka banyak yang menuntut ilmu agama di daerah kauman. Oleh sebab itu Kauman menjadi pusat kegiatan beragama atau dapat juga disebut sebagai Kriyan Islamic Center, fasilitas di daerah Kauman tersebut ialah:

  • Masjid Jami' Al-Makmur
  • Gedung Nahdlatul Ulama
  • Taman Pendidikan Al Qur'an
  • Alun-Alun Al-Makmur (Taman Al-Makmur) alun-alun tersebut digunakan untuk menampung jamaah Masjid Al-Makmur, juga untuk acara pernikahan outdoor, serta bermanfaat sebagai tempat wisata bagi warga sekitar.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • PAUD Haji Djupri
  • PAUD Aisyiah
  • TK ABA 1 Kriyan
  • TK At Taqwa kriyan
  • TK Tarbiyatul Alfal
  • TPQ Nahdlatul Ulama
  • TPQ Roudlotul Qur'an
  • TPQ Nurul Jannah
  • SD Negeri 1 Kriyan
  • SD Negeri 2 Kriyan
  • SD Negeri 3 Kriyan
  • SD Negeri 4 Kriyan
  • SDIT Sultan Agung 5
  • SD Muhammadiyah 1 Kriyan
  • MTS Nurul Islam
  • SMP Islam Sultan Agung 3
  • SMA Islam Sultan Agung 2
  • SMK Islam Sultan Agung 1
  • MA Nurul Islam
  • Akademi Perikanan Kalinyamat

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Desa yang memiliki jalur utama transportasi Jepara-Semarang,Jakarta. Jepara-Pati dan Jepara-Kudus, Surabaya.

Penginapan[sunting | sunting sumber]

Desa Kriyan terdapat beberapa penginapan, yaitu:

  • Salsabil Putri Kost
  • Aprika Mess

Potensi[sunting | sunting sumber]

  • MONEL

Ada yang menarik dari desa ini. Yakni kerajinan monel atau baja putih yang cukup indah bisa ditemui di Desa Kriyan. Mulai bentuk cincin, kalung, gelang, atau lainnya yang harganya cukup terjangkau. sehingga layak dijadikan sebagai buah tangan atau oleh-oleh ketika mengunjungi Kota Jepara, maka desa ini terkenal dengan nama Desa Monel.

  • IKAN ASAP

Selain itu sebagian masyarakat Desa Kriyan ada yang berprofesi sebagai pengolah ikan laut asap yang biasanya dijual ke pasar-pasar tidak hanya di wilayah Jepara namun hingga Kabupaten Kudus. Salah satu contoh masakan dari ikan asap ini adalah mangut yang terkenal enak di wilayah Semarang dan sekitarnya.
Tidak ada salahnya jika mengunjungi Desa Kriyan, cobalah lezatnya ikan laut asap dan oleh-oleh kerajinan monel atau baja putih.

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Desa Kriyan mempunyai sebuah klub sepak bola yang bernama KRIYAN FC (Kriyan Football Club), yang lahir pada tahun 2010. Tempat latihan KRIYAN FC di Lapangan Batukali. Jersey utamanya berwarna Silver, yang melambangkan monel.

Tugas KKN[sunting | sunting sumber]

Warga masyarakat Desa Kriyan berharap mahasiswa KKN bisa memajukan Desa Kriyan, dengan cara:

  • Memasang petunjuk arah menuju "Situs Keraton Kerajaan Kalinyamat"
  • Membuat papan bertuliskan "Selamat Datang di Situs Keraton Kerajaan Kalinyamat"
  • Mempelopori event acara "Festival Monel", yaitu Karnaval bertema seni kerajinan monel dengan replika monel raksasa masing-masing kelompok mewakili RT masing-masing. Bazar kerajinan Monel MURAH (gantungan kunci, gelang, dll) di Alun-alun Masjid Al-Makmur. Lomba membuat karya seni unik dan menarik dari bahan monel baik perhiasan ataupun miniatur patung, gantungan kunci.

Nomor Penting[sunting | sunting sumber]

Beberapa nomor penting di Desa Kriyan, diantaranya:

  • APRIKA: Telp: (0291)755324 Hp: 085726840721
  • Puskesmas Pembantu: (0291)
  • Mess Aprika: (0291) 754042 Jl. Kriyan RT 01/03 Kalinyamatan Jepara
  • Kost Salsabil Putri: (0291)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]