Kota Tua Goa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kota Tua Goa
Pornnem Goem, Adlem Gõi
Velha Goa
Kota
1. Capilla de Santa Catalina. 2. Iglesia de São Francisco de Asís. 3. Sé Catedral de Santa Catarina. 4. Basílica do Bom Jesus. 5. Igreja de Nossa Senhora do Rosário. 6. Igreja de São Caetano.
1. Capilla de Santa Catalina.
2. Iglesia de São Francisco de Asís.
3. Sé Catedral de Santa Catarina.
4. Basílica do Bom Jesus.
5. Igreja de Nossa Senhora do Rosário.
6. Igreja de São Caetano.
Negara (1961-sekarang) India
Negara bagianGoa
DistrikGoa Utara
TalukaIlhas
Past country (1510-1961) Portugal
Pendirian1510
PendiriAfonso Albuquerque
Asal nama"Goa Tua" dalam bahasa Portugis
Pemerintahan
 • JenisPanchayat
 • SarpanchJanita Pandurang Madkaikar[1]
Luas
 • Total4 km2 (2 sq mi)
Ketinggian6 m (20 ft)
Penduduk (2011)
 • Total2.550
 • KepadatanBad rounding here640/km2 (Bad rounding here1,700/sq mi)
Agama
 • ResmiKonkani
 • Juga dituturkanInggris, Portugis
 • HistorisPortugis
Agama[2]
 • DominanKatolik
 • MinoritasHinduisme
 • HistorisKatolik
Zona waktuIST (UTC+5:30)
Kode pos403403
Kode telepon0832

Kota Tua Goa (Konkani: Pornnem Goem, Adlem Gõi, Goeam) atau Velha Goa (Velha berarti "tua" dalam bahasa Portugis) adalah kota tua yang terletak di Distrik Goa Utara di negara bagian Goa, India. Kota ini dibangun oleh Kesultanan Bijapur pada abad ke-15 dan kemudian menjadi ibukota India Portugis dari abad ke-16 hingga kota tersebut ditinggalkan pada abad ke-18 akibat wabah pes. Pada masa kekuasaan Portugis, kota ini konon pernah dihuni oleh hampir 200.000 orang sebelum wabah pes. Dari kota ini, bangsa Portugis melakukan perdagangan lintas benua.

Peninggalan kota tua Goa yang masih berdiri hingga saat ini telah diangkat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Kota Goa juga dikenal akan ikatannya dengan Gereja Katolik Roma. Uskup Agung Goa dan Daman memiliki gelar Patriark Hindia Timur, walaupun gelar tersebut hanya merupakan gelar kehormatan dan ia tetap tunduk kepada Paus. Di kota Goa sendiri terdapat berbagai peninggalan Gereja Katolik yang dibangun oleh bangsa Portugis, seperti Katedral Se (tempat berkedudukannya Keuskupan Agung Goa), Gereja Santo Fransiskus dari Asisi, Gereja Santo Caetano, dan Basilika Bom Jesus yang menyimpan pusaka Santo Fransiskus Xaverius.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]