Kota Kudus, Kudus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kota Kudus
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenKudus
Pemerintahan
 • CamatBergas Catursasi Penanggungan, S.Sos, M.Si
Populasi
 • Total89.480 jiwa
 • Kepadatan8.546/km2 (22,130/sq mi)
Kode pos
39311-39319
Kode Kemendagri33.19.02 Edit the value on Wikidata
Luas10,47 km²
Desa/kelurahan28 desa/kelurahan

Kota Kudus (ditulis juga sebagai Kota) adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Ibu kota Kabupaten Kudus terletak di kecamatan ini. Kecamatan ini disebut sebagai Kecamatan Kota, karena kawasan perkotaan di Kabupaten Kudus berada di kecamatan ini.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayah Kecamatan Kota yaitu:

Kecamatan ini berada di dataran rendah dan berada pada ketinggian 31 meter di atas permukaan laut. Kecamatan Kota Kudus beriklim tropis, dengan curah hujan 94 mm per tahun dan suhu 22-39 °C.

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Barongan
  2. Burikan
  3. Damaran
  4. Demaan
  5. Demangan
  6. Glantengan
  7. Janggalan
  8. Kajeksan
  9. Kaliputu
  10. Kauman
  11. Kerjasan
  12. Kramat
  13. Krandon
  14. Langgardalem
  15. Mlati Kidul
  16. Mlati Lor
  17. Mlati Norowito
  18. Nganguk
  19. Panjunan
  20. Purwosari
  21. Rendeng
  22. Singocandi
  23. Sunggingan
  24. Wergu Kulon
  25. Wergu Wetan
  26. Loram Wetan
  27. Loram Kulon
  28. Getas Pejaten
  29. Jati Wetan

Demografi[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk Kecamatan Kota adalah 91.137 jiwa (tahun 2013) yang terdiri atas 44.452 jiwa penduduk laki-laki dan 47.285 jiwa penduduk berjenis kelamin perempuan. Tingkat kepadatan penduduk Kecamatan Kudus adalah 8.162 jiwa / km2. Sementara pada Sensus Penduduk Indonesia 2020, penduduk Kota Kudus berjumlah 89.480 jiwa, dengan kepadatan 8.546 jiwa/km².[1] Sebagian besar penduduk Kecamatan Kudus bermata pencaharian sebagai buruh industri dan sektor swasta.

Penduduk asli kota Kudus adalah suku Jawa, dan ada juga suku pendatang dari wilayah lain. Kemudian, berdasarkan data Badan Pusat Statistik kabupaten Kudus 2021 mencatat bahwa penduduk Kota Kudus memiliki beragam kepercayaan atau agama yang dianut. Adapun persentasi agama yang dianut menurut agama yang dianut ialah Islam 92,16%, kemudian Kristen 7,57%, dimana Protestan 5,05% dan Katolik 2,52%. Sebagian lagi beragama Buddha 0,24%, kepercayaan Saman 0,02% dan Hindu 0,01%.[1] Sementara rumah ibadah yang di kota Kudus yakni masjid 68 bangunan, musholah 207 bangunan, gereja Protestan 21 bangunan, gereja Katolik 1 bangunan dan klenteng 1 bangunan.[1]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Tempat wisata di Kecamatan Kota Kudus, yaitu:

Wisata Keluarga[sunting | sunting sumber]

alun-alun yang dibangun masa Sunan Kudus
alun-alun yang dibangun Bupati Kudus
tempat rekreasi dan taman bermain untuk keluarga.
Selain sebagi gedung olahraga juga dilengkapi dengan kolam renang dan arena pemancingan.

Wisata Sejarah[sunting | sunting sumber]

terletak satu komplek dengan makam dan masjid Sunan Muria. Menara Kudus yang berarsitektur hindu ini menjadi ikon Kabupaten Kudus.
Konon menurut cerita, masjid ini hendak dibangun seperti masjid Menara kudus tetapi tatkala sedang dibangun ada orang yang sempat melihat roh jahat (kamanungsang), sehingga akhirnya pembangunan masjid tersebut dibatalkan.
tempat menyimpan peninggalan-peninggalan Sunan Kudus

Wisata Religi[sunting | sunting sumber]

salah satu dari Walisongo yang menyiarkan agama islam di tanah Jawa
merupakan Kakak kandung R.A. Kartini, yang memberi inspirasi agar Kartini membela kaum wanita
Merupakan guru Sunan Kudus dan sesepuh dari Kota Kudus yang berasal dari China dengan nama asli The Ling Sing

Wisata Belanja[sunting | sunting sumber]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d "Kabupaten Kudus Dalam Angka 2021" (pdf). BPS Kabupaten Kudus. hlm. 6, 40, 101–102. Diakses tanggal 15 Juni 2021. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]