Lompat ke isi

Kota-Kota Spa Terbesar Eropa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kota-Kota Spa Terbesar Eropa
Situs Warisan Dunia UNESCO
Pemandian Romawi Bath, England, di salah satu kota spa di dalam Situs Warisan Dunia
LokasiAustria, Belgia, Ceko, Prancis, Jerman, Italia, Britaniya Raya
MemuatSebelas Kota-kota spa di Eropa
KriteriaCultural: (ii)(iii)
Referensi1613
Pengukuhan2021 (44th)
Luas7.014 ha (17.330 ekar)
Zona pembatas11.319 ha (27.970 ekar)

Kota-Kota Spa Besar di Eropa adalah sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO yang terdiri atas sebelas kota spa bersejarah di tujuh negara Eropa, yaitu Austria, Belgia, Ceko, Prancis, Jerman, Italia, dan Britania Raya. Situs ini mewakili fenomena spa Eropa, yakni tradisi pengobatan dan rekreasi melalui permandian air mineral yang berkembang pesat pada abad ke-18 dan ke-19.[1]

Nama Spa diyakini berasal dari istilah Latin yaitu sparsa fontana. Pemanfaatan kualitas airnya telah dikenal sejak abad ke-1 Masehi, ketika mata air kaya zat besi digunakan oleh bangsa Romawi. Pada abad ke-12, Spa masih berupa desa kecil yang berkembang di sekitar mata air utamanya, dikenal sebagai "pouhon". Pada abad ke-16, penelitian awal mengenai kualitas air Spa dilakukan oleh dokter Uskup-Pangeran Liège, Lymborh Gilbert. Spa memperoleh status sebagai munisipalitas pada 1572 dan mulai mengalami perkembangan pesat. Air dari mata air setempat sudah dibotolkan untuk ekspor setidaknya sejak 1583, berdasarkan catatan pengiriman untuk Henry II di Mezières, Prancis. Spa terkenal dengan kebijakan toleransi agama dan pemikiran yang diterapkan oleh Uskup-Pangeran, serta status netralitas Kepangeranan Liège. Pada 1717, kunjungan Tsar Peter yang Agung dan klaim kesembuhannya setelah menjalani perawatan air meningkatkan reputasi Spa secara internasional. Sejak itu, kota ini menjadi pusat pertemuan sosial aristokrasi Eropa dan dikenal sebagai “Café de l’Europe”. Popularitasnya juga didorong oleh pengembangan aktivitas perjudian yang diizinkan oleh Uskup-Pangeran. Pada abad ke-19, kota-kota spa menjadi tujuan wisata penting bagi kelas menengah Eropa yang sedang berkembang. Pada paruh kedua abad tersebut, Spa berkembang pesat sebagai kota pemandian modern. Terjadi perubahan tata kota, yaitu penutupan Sungai Wayai, pembangunan pemandian air panas yang baru, pendirian Galeri Leopold II, renovasi bangunan mata air, serta pembangunan danau rekreasi dan toko musik. Memasuki abad ke-21, Spa tetap mempertahankan identitasnya sebagai kota yang berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan. Nama kota ini kemudian menjadi identik dengan tempat yang menawarkan manfaat kesehatan melalui air mineral. Spa masih menjadi destinasi yang menonjol berkat balneoterapi, air yang berkarbonasi dengan mata air alami, jalur pejalan kaki, serta berbagai kegiatan budaya dan olahraga sepanjang tahun.[2]

Perlindungan dan pengelolaan

[sunting | sunting sumber]

Tanggung jawab pelindungan dan pengelolaan Kota-Kota Spa Besar di Eropa berada pada pemerintah nasional atau daerah masing-masing negara, didukung oleh peraturan perlindungan warisan budaya dan tata ruang. Setiap kota memiliki pengelolanya sendiri beserta rencana pengelolaan lokal, yang disesuaikan dengan Rencana Pengelolaan Properti secara keseluruhan. Secara umum, situs ini diatur melalui sebuah sistem terpadu yang mencakup Komite Antar-Pemerintah serta Dewan Pengelola Kota-Kota Spa Besar yang beranggotakan para wali kota dari sebelas kota spa tersebut. Dewan ini mengatur pengelolaan bersama, menetapkan anggaran kolektif, memantau pelaksanaan rencana aksi, dan menerbitkan laporan tahunan. Pelaksanaan pengelolaan dibantu oleh Kelompok Manajer Situs, yaitu kelompok profesional yang terdiri atas manajer dari setiap komponen untuk berbagi pengalaman dan memberikan saran pengelolaan. Struktur pengelolaan internasional ini didukung oleh sebuah Sekretariat yang pendanaannya ditanggung bersama oleh seluruh kota spa.[3]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Great Spa Towns of Europe". Great Spa Towns of Europe (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-16.
  2. "Spa History". Great Spa Towns of Europe (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-16.
  3. Centre, UNESCO World Heritage. "The Great Spa Towns of Europe". UNESCO World Heritage Centre (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-16.