Koridor 7 Trans Jatim
Tampilan
| Sunan Drajat Lamongan–Paciran PP | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| J7 | |||||
| Informasi umum | |||||
| Jenis layanan | Bus perkotaan modern | ||||
| Status | Beroperasi setiap hari | ||||
| Daerah operasi | Gerbangkertosusila | ||||
| Mulai beroperasi | 7 Oktober 2025 | ||||
| Lintas pelayanan | |||||
| Stasiun awal | Terminal Lamongan | ||||
| Jumlah pemberhentian | 86 | ||||
| Stasiun akhir | Terminal Paciran | ||||
| Jarak tempuh | ± 47 kilometer (29 mi) | ||||
| Waktu tempuh rerata | 1–2 jam | ||||
| Frekuensi perjalanan | 10–25 menit sekali | ||||
| |||||
Koridor 7 Trans Jatim merupakan koridor bus transit aglomerasi pada layanan Trans Jatim yang menghubungkan perkotaan Lamongan dengan Paciran melalui Kecamatan Sukodadi. Pada peta perjalanan, koridor ini diberi warna coklat tua.
Koridor ini mempunyai 86 titik pemberhentian bus (TPB) yang tersebar pada jalur lintasan sepanjang 47 km, yang membentang dari Terminal Lamongan, kemudian mengarah ke barat menuju Sukodadi, berlanjut mengarah ke utara menuju Kecamatan Dukun di Gresik, hingga Terminal Paciran. Koridor ini mulai beroperasi pada 7 Oktober 2025.