Lompat ke isi

Koridor 1 Trans Jatim (Gerbangkertosusila)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Raden Wijaya
Sidoarjo–Surabaya–Gresik PP
Armada Trans Jatim nomor lambung SBY 2207 sedang berhenti di depan Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik (2022).
Armada Trans Jatim nomor lambung SBY 2219 berjalan berdampingan dengan motor dan mobil di jalan raya sekitar Stasiun Sidoarjo (2026).
Info
PemilikDinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur
WilayahGerbangkertosusila
JenisAngkutan Massal Berbasis Jalan
non-BRT
Lintas Aglomerasi
Jumlah stasiun
Penumpang tahunan
  • 490.230 (Tahun 2022)
  • 1.699.650 (Tahun 2023)
  • 2.256.146 (Tahun 2024)
  • 2.776.393 (Tahun 2025) [1]
Operasi
Dimulai20 Agustus 2022
Setiap hari (05.00–21.00 Waktu Indonesia Barat)
Operator
Jumlah gerbong
  • 36 unit operasional
  • 4 unit cadangan [1]
Waktu antara
  • ± 9 menit (jam sibuk)
  • ± 13 menit (jam reguler)
Teknis
Panjang sistem71 kilometer (44 mi) [1]
Kecepatan tertinggi80 km/jam

Koridor 1 Trans Jatim Gerbangkertosusila adalah koridor Trans Jatim yang beroperasi dengan relasi Sidoarjo menuju Gresik dan sebaliknya. Pada peta perjalanan, trayek koridor ini diberi warna hijau.

Walaupun melintasi Surabaya secara geografis, tetapi tidak ada satupun pemberhentian terkhusus pada layanan koridor ini yang terletak di Kota Surabaya. Koridor ini mulai beroperasi pada 20 Agustus 2022, dengan jumlah armada yang semakin lama semakin bertambah untuk menunjang kelancaran pergerakan ekonomi di kawasan Gerbangkertosusila.

Informasi layanan

[sunting | sunting sumber]
Kenampakan deret antrian beberapa unit bus Trans Jatim maju ke shelter pemberangkatan pada halte Terminal Bunder, 2022.

Koridor Trans Jatim yang beroperasi pertama kali adalah relasi perjalanan Sidoarjo–Surabaya–Gresik. Koridor ini mulai beroperasi pada 20 Agustus 2022 menggunakan 22 unit bus sedang berdesain dek tinggi (highdeck). Jadwal keberangkatan untuk kedua arah tersedia secara terjadwal pada rentang waktu antara pukul 05.00 hingga 19.00, dengan waktu tiba untuk perjalanan paling akhir pada pukul 21.00. Perlu diketahui, jeda antar keberangkatan unit bus adalah setiap 10 menit pada jam sibuk (rush hour) serta 15 menit pada jam non-sibuk. Unit bus menempuh rute sepanjang 75 km dengan estimasi waktu tempuh normal sekitar 120 menit. Calon penumpang dapat mengetahui serta memantau jadwal keberangkatan setiap koridor melalui Status Instagram pada Akun Trans Jatim setiap harinya.

Lintasan koridor ini sejatinya merupakan perpanjangan rute Trans Sidoarjo yang telah dinonaktifkan operasionalnya oleh Perum DAMRI sejak April 2020. Titik lintasan bus dimulai dari Terminal Porong menuju Jalan Raya Tanggulangin, Terminal Larangan (hanya arah berangkat), masuk Gerbang Tol Sidoarjo, keluar Gerbang Tol Waru, Terminal Purabaya, kembali masuk Gerbang Tol Waru, keluar Gerbang Tol Romokalisari, Sentolang dan mengakhiri perjalanan di Terminal Bunder.[2][3]

Informasi unit armada

[sunting | sunting sumber]

Deskripsi teknis

[sunting | sunting sumber]
Kenampakan emblem karoseri Piala Mas dan sasis Isuzu pada bagian belakang unit-unit bus Trans Jatim koridor 1. Emblem tersebut menunjukkan spesifikasi unit bus tersebut.

Sejumlah 22 unit medium bus berdesain dek tinggi (highdeck) digunakan pada koridor awal Trans Jatim. Desain dek ini menyesuaikan dengan desain bekas halte Trans Sidoarjo.[4] Kerangka bus ini menggunakan desain medium bus bodi Rexus BTS tipe AC Denso Off The Road rakitan karoseri Piala Mas Malang. Sedangkan mesin tenaga penggerak bus ini menggunakan sasis produksi Isuzu dengan tipe NQR 81. Bus mempunyai konfigurasi tempat duduk (seat) 2-1 berjumlah 19+1, termasuk dua kursi prioritas. Selain itu, bus ini dilengkapi sepuluh pasang pegangan tangan untuk penumpang berdiri, sehingga bus mampu mengangkut penumpang hingga tiga puluh orang.[5] Setiap bus akan dioperasikan oleh dua kru, meliputi seorang pramudi (pengemudi) dan seorang pramujasa (pramugara/pramugari).[6][7][8]

Sistem penunjang keselamatan perjalanan

[sunting | sunting sumber]

Manajemen Trans Jatim menjalin kemitraan dengan PT Teknologi Karya Digital Nusa (TKDN) untuk penyediaan perangkat telematika berbasis IoT (TAM Fleet) yang juga dilengkapi teknologi kamera AI (Artificial Intelligence) pada seluruh unit bus. Teknologi tersebut berfungsi sebagai sensor dan pengawasan pengemudi.[9][10] Beberapa alat IoT antara lain mobile digital video recorder (MDVR), CCTV, driver safety monitoring (DSM), advanced driver-assistance system (ADAS), indicator R-Watch, touch panel dan reverse camera.[11][12] DSM memberikan driver behavior analysis untuk memantau perilaku pengemudi agar tidak melakukan pelanggaran selama armada beroperasi. Sedangkan ADAS dan indicator R-Watch memberikan peringatan awal jika armada kendaraan terdeteksi menyimpang dari jalur, melewati batas kecepatan ataupun jika terjadi potensi tabrakan depan.[13][14]

Desain eksterior

[sunting | sunting sumber]
Desain eksterior unit bus pada Trans Jatim koridor 1.

Unit-unit bus pada koridor 1 Trans Jatim diberikan penjenamaan unik menggunakan akronim RADEN WIJAYA (Ramah, Aman, Dinamis, Ekonomis, dan Nyaman Wujud Inovasi JAtim berkarYA). Akronim tersebut mengabadikan nama tokoh pendiri dan raja pertama Kerajaan Majapahit, yakni Raden Wijaya.[15] Desain eksterior bus menggunakan seragam (livery) kombinasi warna dasar hijau dan kuning, serta menampilkan logo Trans Jatim, akronim RADEN WIJAYA, dan jargon Jatim CETTAR!. Tampilan luar juga dipercantik dengan berbagai ornamen dua dimensi serba-serbi berciri khas Jawa Timur seperti batik, Surya Majapahit, Gapura Bajang Ratu, dan Candi Tikus.[16]

Data Armada Trans Jatim Koridor 1 yang Berdinas
Operator Jumlah unit Chasis Body Tanggal perilisan
Reguler Cadangan
Perum DAMRI Surabaya202Isuzu NQR 81Rexus BTS by Karoseri Piala Mas19 Agustus 2022
PT Harapan Jaya Transport101Mitsubishi Center FE 84G14 April 2023
PT Yukida Multi Sinergy611 Januari 2025

Halte pemberhentian

[sunting | sunting sumber]
Kenampakan sebuah unit bus Trans Jatim melintasi Halte Pondok Jati, Sidoarjo. Halte dek tinggi tersebut diperuntukkan sebagai titik pemberhentian untuk Trans Jatim. Sedangkan halte dek rendah disebelahnya diperuntukkan sebagai titik pemberhentian untuk berbagai angkutan umum seperti angkutan pedesaan, MPU dan bus kota reguler.

Sebagai prasarana penunjang operasional Trans Jatim, Dishub Jawa Timur mulai mempersiapkan lebih dari tiga puluh halte bus berdesain dek tinggi (highdeck), yang tersebar pada titik lintasan koridor, bahkan pada lokasi terminal bus eksisting di Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik.[17][18] Pada ruas lintasan antara Porong–Purabaya, unit bus tetap menggunakan bekas halte Trans Sidoarjo[19], sedangkan pada ruas lintasan antara Purabaya–Bunder, Dishub Jawa Timur membangun halte baru khusus untuk unit bus Trans Jatim, mengingat pada hampir semua titik halte eksisting di ruas ini masih berdesain dek rendah (lowdeck) serta beberapa titik baru yang masih belum tersedia halte.[20][21]

Halte Trans Jatim pada wilayah aglomerasi Gerbangkertosusila
No Jenis halte Contoh penampakan Lokasi
1Bekas halte Trans Sidoarjo, selajur dengan peron MPU lain di area terminal
Halte Terminal Porong
2Bekas halte Trans Sidoarjo, jalur khusus di luar area terminal
Halte Terminal Larangan
3Halte serupa garbarata tak beratap, terhubung langsung dengan gedung utama terminal
Halte Terminal Bunder
4Halte Trans Jatim (bangunan baru)
Halte Terminal Purabaya

Kehadiran Trans Jatim itu cukup berdampak pada eksistensi angkutan umum lokal di Kabupaten Gresik, terutama pada jalur-jalur yang beririsan di jalan arteri utama pada pusat ibukota kabupaten.[22] Dishub Kabupaten Gresik mulai menerima beberapa keluhan dari supir angkutan umum terkait penurunan jumlah penumpang harian setelah Trans Jatim mulai beroperasi. Akibatnya supir menambah jam parkir (ngetem) lebih lama di titik-titik tertentu untuk mencari tambahan penumpang. Pemerintah belum bisa melakukan evaluasi mengingat tarifnya masih gratis dan euforia masyarakat masih tinggi. Nantinya, pemerintah akan menentukan kebijakan terhadap angkutan umum yang terdampak, setelah tarif normal bus sudah diberlakukan.[23] Setidaknya, terdapat tiga trayek angkutan umum yang mulai terdampak hadirnya Trans Jatim. Di antaranya adalah angkutan kota trayek relasi Bunder–Gubernur Suryo memiliki rute beririsan sepanjang jalur Bunder–Sentolang. Sedangkan MPU antarkota trayek relasi Surabaya–Gresik memiliki rute beririsan sepanjang jalur Bunder–Romokalisari. Selain itu, terdapat juga angkutan pedesaan relasi Cerme–Gubernur Suryo yang memiliki irisan pada jalur Bunder–Tugu Lontar Kebomas.[24] Beberapa akademisi mengharapkan pemerintah setempat segera membuat kebijakan untuk menata dan menjadikan unit-unit angkutan umum eksisting tersebut sebagai angkutan pengumpan (feeder) bus Trans Jatim.[25]

Layanan Kelas Luxury

[sunting | sunting sumber]

Pada layanan rute yang sama dengan Koridor 1 versi reguler, terdapat layanan Trans Jatim Luxury Class yang mulai diresmikan pada 9 Agustus 2024.

Trans Jatim Luxury Class
Sidoarjo–Surabaya–Gresik PP
Armada Trans Jatim Luxury nomor lambung 047 sedang penumpang di Terminal Bunder, Gresik (2026).
Info
PemilikDinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur
WilayahGerbangkertosusila
JenisAngkutan Massal Berbasis Jalan
non-BRT
Lintas Aglomerasi
Jumlah stasiun
Operasi
Dimulai10 Agustus 2024
Setiap hari (05.00–20.00 Waktu Indonesia Barat)
OperatorPT Harapan Jaya Transport
    Jumlah gerbong6 unit operasional
    Waktu antara± 16 menit (jam reguler)
    Teknis
    Panjang sistem71 kilometer (44 mi) [1]
    Kecepatan tertinggi80 km/jam

    Informasi layanan

    [sunting | sunting sumber]

    Hanya bermodalkan 6 unit bus di kelas ini yang berjalan setiap harinya, layanan ini memiliki jadwal keberangkatan untuk kedua arah tersedia secara terjadwal pada rentang waktu antara pukul 05.50 hingga 18.00, dengan waktu tiba untuk perjalanan paling akhir pada pukul 20.15; membedakannya dengan kelas reguler. Sementara itu, jeda antar keberangkatan unit bus pada layanan ini adalah setiap 10 menit pada jam sibuk (rush hour) serta 15 menit pada jam non-sibuk.

    Perbedaan rute tempuh

    [sunting | sunting sumber]

    Layanan Luxury Class ini menempuh jalan yang sedikit berbeda dibanding Koridor 1 biasa, yang menggunakan akses keluar dan masuk tol yang terletak di antara Jalan Nasional Rute 17, daripada menggunakan putaran loop pada Koridor 1. Layanan Luxury Class ini juga memiliki pemberhentian khusus di Halte Ngaban.

    Tarif layanan

    [sunting | sunting sumber]

    Tarif yang dikenakan memiliki perbedaan yang sangat signifikan dengan layanan Koridor 1 biasa, yang menerapkan tarif berdasarkan rute perjalanan mulai Rp15.000 hingga Rp30.000.

    Daftar tarif yang dikenakan berdasarkan rute
    pada layanan Trans Jatim Luxury Class Koridor 1
    No dari menuju ke tarif
    1Terminal BunderTerminal PurabayaRp15.000
    Terminal PurabayaTerminal Bunder
    2Terminal PurabayaTerminal PorongRp20.000
    Terminal PorongTerminal Purabaya
    3Terminal PorongTerminal BunderRp30.000
    Terminal BunderTerminal Porong

    Meskipun tarif layanan ini dipatok dari titik keberangkatan serta titik kedatangan, calon penumpang dapat tetap naik pada halte pemberhentian dan turun di halte destinasi; kemudian membayar menyesuaikan lingkup rute perjalanan. Sebagai contoh, jika calon penumpang hendak naik dari Halte Tanggulangin dan hendak turun di Stadion Gelora Joko Samudro, penumpang harus membayar Rp30.000 karena termasuk lingkup bayar ketiga. Karena penerapan sistem tersebut, penumpang wajib memberitahu destinasi berhenti kepada pramugara/pramugari ketika akan membayar.

    Fasilitas eksklusif layanan

    [sunting | sunting sumber]

    Tidak ada satupun penumpang yang akan berdiri sepanjang perjalanan di dalam armada bus pada kelas ini, karena semua penumpang mendapatkan tempat duduknya masing masing. Kursi disusun dengan urutan 2-1 layaknya unit kereta penumpang maupun bus dek tinggi lain, serta jenis kursi yang dipakai juga lebih empuk dan lebih ergonomis daripada kelas bawahnya. Selain interior, eksterior unit bus ini juga tampil lebih keren dan berkelas dengan warna dominan putih, untuk menunjukkan kesan kemewahannya.

    Daftar pemberhentian

    [sunting | sunting sumber]

    Berikut adalah daftar pemberhentian bus Trans Jatim Koridor 1 wilayah aglomerasi Gerbangkertosusila beserta destinasi terdekatnya.

    No. Nama pemberhentian Tipe Transfer transportasi umum Destinasi terdekat
    Bus perkotaan Kereta lokal
    KORIDOR 1 GERBANGKERTOSUSILA
    RUTE 1

    Sidoarjo–Surabaya–Gresik
    OD Terminal Porong Halte titik transit
    (terminus)

    menuju Mojokerto (via Mojosari)
    Stasiun Porong
    D P SP
    Pasar Porong
    1.
    Gedang Halte permanen Lumpur Lapindo
    2.
    Tanggulangin Halte permanen Stasiun Tanggulangin
    D P SP
    PerumTAS (Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera)
    3.
    Keramean Halte permanen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
    4.
    Terminal Larangan Halte permanen Pasar Larangan
    5.
    Lemah Putro Halte permanen Stasiun Sidoarjo
    PB A D P SP J
    City Plaza Sidoarjo
    6.
    Alun-alun Sidoarjo 1 Halte portabel Alun-alun Kabupaten Sidoarjo
    7.
    Sun City 1 Halte permanen Suncity Mall Sidoarjo
    8.
    Pondok Mutiara Halte permanen Stadion Gelora Delta/GOR Sidoarjo
    Ikon jalan tol di Indonesia JALAN TOL SURABAYA-GEMPOL
    9.
    Medaeng Halte portabel
    menuju Mojokerto (via Krian)
    10.
    Transit Point Trans Jatim (Terminal Purabaya) Halte titik transit
    menuju Bangkalan
    Stasiun Waru
    PB A D P SP J

    menuju Tanjung Perak

    menuju PENS
    11.
    Bungurasih Luar Halte permanen
    menuju Bangkalan
    CITO (City of Tomorrow) Mall Surabaya

    Batas Wilayah Kabupaten Sidoarjo


    Batas Wilayah Kota Surabaya
    Ikon jalan tol di Indonesia JALAN TOL SURABAYA-GEMPOL
    Ikon jalan tol di Indonesia JALAN TOL SURABAYA-GRESIK

    Batas Wilayah Kota Surabaya


    Batas Wilayah Kabupaten Gresik
    12.
    Segoromadu 1 Halte portabel
    13.
    Gelora Joko Samudro 1 Halte portabel Stadion Gelora Joko Samudro
    14.
    BNI 1 Halte portabel
    15.
    RS Semen Gresik 1 Halte portabel Rumah Sakit Semen Gresik
    16.
    Universitas Muhammadiyah Gresik 1 Halte portabel Universitas Muhammadiyah Gresik
    17.
    Polres Gresik 1 Halte portabel
    18.
    Kantor Bupati Gresik 1 Halte portabel
    19.
    Terminal Bunder Halte titik transit
    (terminus)

    menuju Mojokerto (via Jetis)
     
    menuju Paciran
    KORIDOR 1 GERBANGKERTOSUSILA
    RUTE 2

    Gresik–Surabaya–Sidoarjo
    OD Terminal Bunder Halte titik transit
    (terminus)

    menuju Mojokerto (via Jetis)
     
    menuju Paciran
    1.
    Kantor Bupati Gresik 2 Halte portabel
    2.
    Polres Gresik 2 Halte portabel
    3.
    Universitas Muhammadiyah Gresik 2 Halte portabel Universitas Muhammadiyah Gresik
    4.
    RS Semen Gresik 2 Halte portabel Rumah Sakit Semen Gresik
    5.
    BNI 2 Halte portabel
    6.
    Gelora Joko Samudro 2 Halte portabel Stadion Gelora Joko Samudro
    7.
    Segoromadu 2 Halte portabel

    Batas Wilayah Kabupaten Gresik


    Batas Wilayah Kota Surabaya
    Ikon jalan tol di Indonesia JALAN TOL SURABAYA-GRESIK
    Ikon jalan tol di Indonesia JALAN TOL SURABAYA-GEMPOL

    Batas Wilayah Kota Surabaya


    Batas Wilayah Kabupaten Sidoarjo
    8.
    Medaeng Halte portabel
    menuju Mojokerto (via Krian)
    9.
    Transit Point Trans Jatim (Terminal Purabaya) Halte titik transit
    menuju Bangkalan
    Stasiun Waru
    PB A D P SP J

    menuju Tanjung Perak

    menuju PENS
    10.
    Bungurasih Luar Halte permanen
    menuju Bangkalan
    CITO (City of Tomorrow) Mall Surabaya
    Ikon jalan tol di Indonesia JALAN TOL SURABAYA-GEMPOL
    11.
    Pondok Jati Halte permanen Stadion Gelora Delta/GOR Sidoarjo
    12.
    Sun City 2 Halte permanen Suncity Mall Sidoarjo
    13.
    Alun-alun Sidoarjo 2 Halte portabel Alun-alun Kabupaten Sidoarjo
    14.
    Celep
    (hanya menurunkan penumpang)
    Halte permanen
    15.
    Bligo Halte permanen
    16.
    Ngampelsari Halte permanen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
    17.
    Ngaban
    (khusus )
    Halte permanen
    18.
    Kalitengah Halte permanen Stasiun Tanggulangin
    D P SP
    PerumTAS (Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera)
    19.
    Arteri Porong 2 Halte permanen
    menuju Mojokerto (via Mojosari)
    Pasar Porong
    20.
    Terminal Porong Halte titik transit
    (terminus)
    Stasiun Porong
    D P SP 

    Referensi

    [sunting | sunting sumber]
    1. 1 2 3 4 Transjatim (2026-02-04). "Perjalanan Layanan Transjatim di Koridor I". Instagram. Diakses tanggal 2026-02-22.
    2. Elo/C12/Ris (17 Maret 2022). Dhimas Ginanjar (ed.). "Koneksikan Sidoarjo– Surabaya–Gresik, BTS Koridor 1 Beroperasi Juli". JawaPos.com. Diakses tanggal 22 Maret 2022. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
    3. Forum Diskusi Transportasi Surabaya (FDTS) (18 Maret 2022). "Datang tengah tahun: "Trans Jatim" & Feeder". Instagram. Diakses tanggal 22 Maret 2022.
    4. Hany Akasah (8 Desember 2021). "Integrasi wilayah Surabaya Raya, optimalkan angkutan massal". JawaPos.com. Radar Gresik. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-03-31. Diakses tanggal 22 Agustus 2022.
    5. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) (2022). "Spesifikasi Isuzu NQR B Bus Sedang BTS (Rexus BTS) 19+1 Seat PT. Piala Mas Industri AC Denso Off The Road". E-Katalog LKPP. Diakses tanggal 21 Agustus 2022.
    6. Ni'am Kurniawan; Narendra Bakrie (4 Agustus 2022). "Menanti bus Trans Jatim mengaspal, dilengkapi pramugari dan pramugara lho!". JatimNow. Diakses tanggal 26 Agustus 2022.
    7. Faiq Azmi (4 Agustus 2022). "Bus Trans Jatim Segera Beroperasi, Dilengkapi Aplikasi dan Pramugari". detikcom. Diakses tanggal 26 Agustus 2022.
    8. Miftahul Faiz (17 Agustus 2022). "Bikin betah penumpang, bus Trans Jatim bakal dilayani pramugari cantik". GresikSatu. Diakses tanggal 26 Agustus 2022.
    9. Alviansyah Pasaribu; Ida Nurcahyani (20 Agustus 2022). "TKDN bekali Trans Jatim dengan perangkat keselamatan TAM Fleet". AntaraNews. Diakses tanggal 26 Agustus 2022.[pranala nonaktif permanen]
    10. Fahmi Rizki (21 Agustus 2022). "Resmi beroperasi, Trans Jatim kini dibekali fitur keselamatan modern". Liputan6.com. Liputan6. Diakses tanggal 26 Agustus 2022.
    11. Muhammad Fathan Radityasani (20 Agustus 2022). Aditya Maulana (ed.). "TKDN Dukung Trans Jatim Pasang Perangkat Keselamatan Armada". Kompas.com. Kompas. Diakses tanggal 26 Agustus 2022.
    12. Wahyu Sibarani (21 Agustus 2022). "Keren, TKDN pasang fitur keselamatan canggih di armada Trans Jatim". Sindonews.com. Otomotif SindoNews. Diakses tanggal 26 Agustus 2022.
    13. Yunisa Herawati (21 Agustus 2022). "Bus Trans Jatim Kini Pakai Teknologi ADAS - VIVA". VIVA.co.id. Viva. Diakses tanggal 26 Agustus 2022.
    14. RR Ukirsari Manggalani; Manuel Jeghesta Nainggolan (20 Agustus 2022). "Makin Maju, Armada Bus Trans Jatim Sekarang Dibekali Perangkat IoT". Suara.com. Suara. Diakses tanggal 26 Agustus 2022.
    15. Aini Arifin; Yasmin Fitrida (19 Agustus 2022). "Bus Trans Jatim diberi nama Raden Wijaya, ini artinya". NgopiBareng. Diakses tanggal 21 Agustus 2022.
    16. Trans Jatim (17 Maret 2022). "Desain eksterior unit bus koridor 1 Trans Jatim". Instagram. Diakses tanggal 25 Maret 2022.
    17. Heni Listiyani; Yuliana Kristianti (22 Agustus 2022). "Daftar Halte Pemberhentian Bus Trans Jatim Lengkap dengan Jadwal dan Tarif bagi Pelajar, Santri, hingga Umum". Pikiran-Rakyat.com. MediaJawaTimur Pikiran-Rakyat. Diakses tanggal 23 Agustus 2022.
    18. M. Taufik; Januar (19 Agustus 2022). "Rute bus Trans Jatim koridor 1, tak masuk Surabaya, simak rincian jalurnya!". Tribunnews.com. Jatim TribunNews. Diakses tanggal 23 Agustus 2022.
    19. Suparno (13 Agustus 2022). "14 Halte Bus Trans Jatim di Sidoarjo Siap Beroperasi". detikcom. Diakses tanggal 23 Agustus 2022.
    20. Jemmi Purwodianto (19 Agustus 2022). "6 Halte Bus Trans Jatim di Gresik yang Siap Beroperasi Mulai 19 Agustus". detikcom. Diakses tanggal 23 Agustus 2022.
    21. Yuliana Kristianti (23 Agustus 2022). "16 Halte Pemberhentian Bus Trans Jatim Sidoarjo-Gresik: Ada Halte Terminal Porong hingga Terminal Bunder". Pikiran-Rakyat.com. MediaJawaTimur Pikiran-Rakyat. Diakses tanggal 23 Agustus 2022.
    22. Miftahul Faiz (9 Agustus 2022). "Jelang operasi bus Trans Jatim, sopir angkot khawatir penumpang turun". GresikSatu. Diakses tanggal 25 Agustus 2022.
    23. Deni Ali Setiono (24 Agustus 2022). "Sopir angkot Gresik keluhkan beroperasinya bus Trans Jatim". BeritaJatim. Diakses tanggal 25 Agustus 2022.
    24. M. Sholahuddin; Galih Wicaksono (24 Agustus 2022). "Trans Jatim beroperasi, angkot-angkot Gresik nasibmu kini". JawaPos. Diakses tanggal 25 Agustus 2022.[pranala nonaktif permanen]
    25. Jemmi Purwodianto (3 September 2022). "Jeritan Sopir Angkot di Gresik Tergusur Bus Trans Jatim". detikcom. Diakses tanggal 6 September 2022.

    Pranala luar

    [sunting | sunting sumber]