Kon Ichikawa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kon Ichikawa
Kon Ichikawa.jpg
Lahir November 20, 1915
Ise, Mie, Japan
Meninggal 13 Februari 2008(2008-02-13) (umur 92)
Tokyo, Japan
Nama lain Giichi Ichikawa
Pekerjaan Film director

Kon Ichikawa (市川 崑, Ichikawa Kon, Nopember 20, 1915 – Februari 13, 2008) adalah seorang sutradara berkebangsaan Jepang. Ia lahir di daerah Ise perfektur Mie dengan nama asli Giichi Ichikawa(市川儀一).[1] Ayahnya meninggal ketika Ia masih berumur empat tahun, dan usaha toko kimono yang dimiliki keluarganya jatuh bangkrut, karena itu Ia pindah dan tinggal bersama kakak perempuannya.[1] Dia diberi panggilan "Kon" oleh pamannya dengan karakter kanji ... yang berarti keberuntungan.[1] Saat masih kanak-kanak dia suka menggambar dan cita-citanya adalah menjadi seorang seniman.[2] Dia juga sangat menyukai film dan merupakan fans berat film "chambara" atau film tentang samurai.[1] Saat masih remaja Dia tertarik dengan film animasi buatan Walt Disney yang berjudul "Silly Symphonies" dan memutuskan untuk menjadi seorang animator.[1] Selanjutnya dia kuliah di sekolah teknik di Osaka.[1] Setelah lulus pada tahun 1933, dia mendapat pekerjaan dari rental video lokal, J.O Studio, di bagian departemen animasi.[2] Beberapa dekade kemudian, dia mengatakan kepada seorang penulis Amerika yang menulis film-film Jepang Donald Richie, "Aku masih seorang kartunis, dan saya rasa pengaruh terbesar dari beberapa film saya adalah, selain Charlie Chaplin, pada film besutan saya The Gold Rush adalah Walt Disney.[2]

Dia pindah ke departemen film feature sebagai asisten direktur ketika perusahaan tempat Ia bekerja menutup departemen animasi, dan bekerja di bawah tokoh film lainnya Yutaka Abe dan Nobuo Aoyagi.[2]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f Ichikawa Kon Film Book (dalam bahasa Japanese). Nihon Eiga Senmon Channeru. 2012.  Parameter |month= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan)
  2. ^ a b c d Richie, Donald. "The Several Sides of Kon Ichikawa". in Quandt (2001). p.53.