Koinsiden

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Dua mobil dengan merek, model, dan warna serupa yang secara koinsiden diparkir beriringan

Koinsiden adalah kesamaan yang luar biasa dari peristiwa-peristiwa atau keadaan yang tidak memiliki hubungan sebab akibat yang jelas satu sama lain. Persepsi kebetulan yang luar biasa dapat menyebabkan klaim supranatural, okultisme, atau paranormal. Koinsiden juga bisa mengarah pada kepercayaan terhadap fatalisme, sebuah doktrin yang mempercayai bahwa peristiwa akan terjadi dengan cara yang tepat sesuai rencana yang telah ditentukan. Secara umum, persepsi mengenai koinsiden, dapat menjadi penghubung antara bidang psikologi populer dan filsafat karena kurangnya penjelasan yang memadai.[1]

Dari perspektif statistik, koinsiden adalah sesuatu yang tak bisa dihindari, dan merupakan hal yang lumrah, tetapi terlihat ganjil secara intuitif. Biasanya koinsiden merupakan peluang kejadian dengan probabilitas yang cenderung diremehkan.[1] Contohnya dalam problema ulang tahun, yang menunjukkan bahwa peluang dua orang yang berulang tahun sama sudah melebihi 50% dalam kelompok yang hanya terdiri dari 23 orang.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Van Elk, Michiel; Friston, Karl; Bekkering, Harold (2016). "The Experience of Coincidence: An Integrated Psychological and Neurocognitive Perspective". The Challenge of Chance. The Frontiers Collection. hlm. 171–185. doi:10.1007/978-3-319-26300-7_9. ISBN 978-3-319-26298-7. 
  2. ^ Mathis, Frank H. (June 1991). "A Generalized Birthday Problem". Carl Review. 33 (2): 265–70. doi:10.1137/1033051. ISSN 0036-1445. JSTOR 2031144. OCLC 37699182. 

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]