Kobra kuning

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Cape cobra
Naja nivea IMG 5078 Kappkobra.jpg
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Subfilum: Vertebrata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Elapidae
Genus: Naja
Spesies: N. nivea
Nama binomial
Naja nivea
(Linnaeus, 1758)[1]
Naja nivea distribution.png
Agihan kobra kuning
Sinonim[2]

Coluber niveus Linnaeus, 1758
Vipera (Echidna) flava Merrem, 1820
Naja nivea Boie, 1827
Naja gutturalis Smith, 1838
Naja intermixta Duméril, Bibron & Duméril, 1854
Naja haje var. capensis Jan, 1863
Naia flava Boulenger, 1887
Naja flava Sternfeld, 1910
Naja nivea FitzSimons & Brain, 1958
Naja nivea Harding & Welch, 1980
Naja nivea Auerbach, 1987
Naja nivea Welch, 1994
Naja (Uraeus) nivea Wallach, 2009

Kobra kuning atau juga disebut Kobra tanjung (Cape Cobra) adalah spesies kobra yang tersebar di seluruh Afrika bagian selatan. Ular ini juga memiliki banyak musuh alami yang tinggal di daerah yang sama, termasuk burung sekretaris, dan Mogoose (sejenis musang). Nama lokal ular ini di antaranya "geelslang" (ular kuning) dan "bruinkapel" (kobra coklat) di Afrika Selatan. Orang Afrika Selatan menyebutnya sebagai "koperkapel" ("kobra tembaga"), terutama karena variasi warna kuningnya yang beragam. Sejauh ini tidak ada subspesies yang diketahui dari jenis ini.[3][4] Ular ini tersebar luas di Afrika Selatan, Namibia bagian selatan, Botswana bagian barat-daya, dan Lesotho bagian barat.[4]

Pengenalan[sunting | sunting sumber]

Spesimen berwarna cokelat gelap

Kobra kuning adalah jenis kobra berukuran sedang. Spesimen dewasa biasanya tumbuh mencapai sekitar 1,2 hingga 1,4 meter (3,9 hingga 4,6 kaki), tetapi juga bisa tumbuh hingga 1,6 meter (5,2 kaki). Yang jantan berukuran sedikit lebih besar dari perempuan. Spesimen terpanjang yang pernah tercatat adalah spesimen dari Aus, Namibia dan memiliki panjang 1,88 meter (6,2 kaki).[4]

Warna tubuhnya sangat bervariasi, dari kuning terang dan coklat keemasan sampai coklat gelap dan bahkan hitam. Selain itu, bebrapa spesimen memiliki variasi warna tubuh yang berbeda-beda dari bercak hitam dan pucat dan bercak-bercak. Meskipun pola warna pada tubuh ini sangat dipengaruhi oleh habitat ia tinggal, terkadang juga ditemukan spesimen-spesimen dengan warna yang berbeda pada satu habitat yang sama. Untuk ular berusia muda, warna tubuhnya cenderung lebih kuning polos atau kuning pucat denagn bintik-bintik hitam.[5]

Penyebaran, habitat, dan kebiasaan[sunting | sunting sumber]

Naja nivea in a brown, unspeckled colour IMG 0804.JPG

ular ini tersebar luas di seluruh bagian Afrika Selatan, Namibia bagian selatan, Botswana bagian selatan, dan Lesotho bagian barat dan barat daya. Ular ini menghuni padang rumput (stepa), semi-gurun, pinggiran hutan rimba, bahkan dekat pemukiman manusia. Ular ini sering menggunakan liang atau sarang hewan lain yang sudah tidak digunakan untuk dijadikan tempat tinggal atau istirahat. Ular ini menghabiskan sebagian besar waktunya di tanah. Makanan ular ini adalah tikus, kadal, burung, ular lain yang lebih kecil, dan bahkan unggas peliharaan yang masih muda.[4][5]

Dalam berburu mangsa, ular ini sering mengalami kontak dengan kewan yang lebih besar dan manusia. Ular ini termasuk jenis ular sendok yang bisa meludahkan racun atau bisa dari mulutnya (spitting cobra), apabila ia merasa terancam dan tidak bisa melarikan diri, ia akan mengangkat kepala dan melebarkan lehernya membentuk tudung untuk menakut-nakuti pengganggunya. Apabila trik itu tidak berhasil, ular ini akan menyemburkan racun ke arah mata pengganggu hinga mencapai dua meter.[3]

Ular ini memiliki banyak musuh alami, termasuk manusia, yang sering membunuh ular ini ketika menemukannya. Selain itu, musuh ular ini diantaranya Mogoose (sejenis musang), burung sekretaris, dan burung elang ular, bahkan juga ular jenis lain yang suka memangsa ular ini.[6]

Rujukan teks[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Naja nivea". Integrated Taxonomic Information System. Diakses tanggal 2 March 2014. 
  2. ^ Uetz, P. "Naja nivea". Reptile Database. The Reptile Database. Diakses tanggal 24 March 2014. 
  3. ^ a b Marais, Johan (2004). A Complete Guide to the Snakes of Southern Africa. Cape Town, South Africa: Struik Nature. hlm. 100–101. ISBN 1-86872-932-X. 
  4. ^ a b c d Phelps, T. "Observations of the Cape cobra, Naja nivea (Serpentes: Elapidae) in the De Hoop Nature Reserve, Western Cape Province, South Africa" (PDF). Herpetological Bulletin. Cape Reptile Institute. Diakses tanggal 19 January 2012. 
  5. ^ a b Spawls, Stephen; Branch, Bill (1995). Dangerous Snakes of Africa. London, UK: Blandford Press. hlm. 81–82. ISBN 0-7137-2394-7. 
  6. ^ Begg, Colleen and Keith. "Honey Badgers". Honey badger research project by the Beggs. National Geographic Magazine. Diakses tanggal 15 January 2012. 

Rujukan tambahan[sunting | sunting sumber]