Kitab Tanda-Tanda
| Bagian dari serial artikel tentang |
| Yohanes dalam Alkitab |
|---|
| Kesusastraan Yohanes |
| Kepengarangan |
| Kesusastraan terkait |
| Lihat pula |
Dalam kesarjanaan Kristen, Kitab Tanda-Tanda adalah nama yang umumnya diberikan kepada bagian utama pertama dalam Injil Yohanes, dari 1:19 hingga akhir dari Pasal 12. Kitab ini berada setelah kidung pujian bagi Sang Firman dan sebelum Kitab Kemuliaan. Kitab ini dinamai demikian karena tujuh peristiwa penting yang umumnya dipanggil sebagai "tanda-tanda" atau "mukjizat", yang dicatat dalam kitab ini.[1]
Letak dalam teks
[sunting | sunting sumber]Terdapat pandangan kesarjanaan yang luas bahwa Injil Yohanes dapat dibagi menjadi empat bagian: sebuah pendahuluan (Yohanes 1:1–18), Kitab Tanda-Tanda (1:19 – 12:50), Kitab Kemuliaan (atau Pengagungan) (13:1 – 20:31) dan sebuah penutup (pasal 21).[1]
Yohanes 20:30: Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, 31 tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.[2]
Hal ini adalah petunjuk dari penulis Injil Yohanes bahwa tanda-tanda tersebut dipilah, yang membuat mereka ditelaah sebagai sebuah rangkaian tujuh tanda.
Tujuh tanda
[sunting | sunting sumber]Ketujuh tanda dalam Injil Yohanes adalah:[3][4]
- Mengubah air menjadi anggur di Kana dalam Yohanes 2:1-11 – digambarkan sebagai "yang pertama dari tanda-tanda-Nya" dalam Yohanes 2:11.[5]
- Menyembuhkan anak seorang pegawai istana di Kapernaum dalam Yohanes 4:46-54
- Menyembuhkan seorang lumpuh di Betesda dalam Yohanes 5:1-15
- Memberi makan 5000 orang dalam Yohanes 6:5-14
- Berjalan di atas air dalam Yohanes 6:16-24
- Mencelikkan mata seorang yang buta sejak lahir dalam Yohanes 9:1-7
- Membangkitkan Lazarus dalam Yohanes 11:1-45
Ketujuh tanda ini dilihat oleh beberapa sarjana dan teolog sebagai bukti dari adanya teologi penciptaan baru dalam Injil Yohanes, kebangkitan Yesus disiratkan sebagai tanda kedelapan, menunjukkan satu minggu berisi penciptaan lalu sebuah penciptaan baru yang dimulai dari kebangkitan.[6]
Daftar lainnya mengenai tujuh tanda
[sunting | sunting sumber]Beberapa penulis tidak setuju dengan daftar tujuh tanda ini. John Marsh dan Stephen Smalley, di antaranya, telah mengusulkan tujuh tanda pertama (menganggap berjalan di atas air sebagai bagian dari memberi makan 5000 orang daripada sebuah tanda yang terpisah), dan bahwa tanda ketujuh adalah penyaliban Yesus dan penampakan kepada Tomas pasca-kebangkitan (Yohanes 20:26–29).[7][8]
Anthony T. Selvaggio menggantikan berjalan di atas air dengan membersihkan Bait Allah karena Yohanes 2:18 juga menggunakan kata "tanda".[9]
Tanda kedelapan
[sunting | sunting sumber]Lainnya, seperti John Hutchinson[10] dan E. W. Bullinger, telah menekankan serangkaian delapan tanda yang berakhir pada mukjizat hasil tangkapan 153 ekor ikan dalam Yohanes 21:1-14.[11]
References
[sunting | sunting sumber]- 1 2 Köstenberger, Andreas J.; Kellum, Leonard Scott; Quarles, Charles L. (2009). "The Gospel According to John". The Cradle, the Cross, and the Crown: An Introduction to the New Testament. Nashville: B&H Publishing Group. hlm. 305. ISBN 978-0805443653. Diakses tanggal 21 June 2016.
- ↑ Yohanes 20:30-31: Terjemahan Baru, 1974
- ↑ John F. Walvoord and Roy B. Zuck 1983, The Bible Knowledge Commentary ISBN 0-88207-812-7, p. 269]
- ↑ von Dehsen, Christian D. "The Gospel of John". Oxford Biblical Studies Online. Oxford University Press. Diakses tanggal February 7, 2020.
This section of the Gospel of John is characterized by seven "signs"
- ↑ Yohanes 2:11: Terjemahan Baru
- ↑ Rob Bell, Beginning in the Beginning, Poets Prophets & Preachers
- ↑ John Marsh, Saint John (Pelican New Testament Commentary, 1968) p. 65
- ↑ Stephen Smalley, in The Oxford Companion to the Bible, (OUP, 1993) p. 373
- ↑ Anthony T. Selvaggio, The Seven Signs: Seeing the Glory of Christ in the Gospel of John (sample chapter) (Reformation Heritage Books, 2010) pp. 5–6.
- ↑ John Hutchison, Our Lord's Signs in St. John's Gospel: Discussions Chiefly Exegetical and Doctrinal on the Eight Miracles in the Fourth Gospel (printed Edinburgh, 1892)
- ↑ Bullinger Companion Bible Eight Signs in the Gospel of John