Kimetsu no Yaiba

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kimetsu no Yaiba
Demon Slayer - Kimetsu no Yaiba, volume 1.jpg
Gambar sampul manga volume pertama
鬼滅の刃
(Kimetsu no Yaiba)
GenrePetualangan,[1] fantasi gelap[2] bela diri[3]
Manga
PengarangKoyoharu Gotōge
PenerbitShueisha
Penerbit
Inggris
DemografiShōnen
ImprintJump Comics
MajalahWeekly Shōnen Jump
Terbit15 Februari 2016 – sekarang
Volume19 (Daftar volume)
Seri anime
SutradaraHaruo Sotozaki
Produser
  • Hikaru Kondo
  • Akifumi Fujio
  • Masanori Miyake
  • Yūma Takahashi
SkenarioUfotable
MusikYuki Kajiura
Go Shiina
StudioUfotable
Pelisensi
Saluran
asli
Tokyo MX, GTV, GYT, BS11
Saluran
bahasa Inggris
Tayang 6 April 2019 29 September 2019
Episode26 (Daftar episode)
Film anime
Kimetsu no Yaiba: Mugen Ressha-hen
SutradaraHaruo Sotozaki
MusikGo Shiina
StudioUfotable
Rilis2020 (2020)
Wikipe-tan face.svg Portal anime dan manga

Kimetsu no Yaiba (bahasa Jepang: 鬼滅の刃, terj. har. "Pedang Penghancur Iblis"[4]), yang dirilis dalam bahasa Inggris dengan judul Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba, adalah sebuah seri manga Jepang yang ditulis dan diilustrasikan oleh Koyoharu Gotōge. Ceritanya mengisahkan tentang Tanjirō Kamado, seorang anak laki-laki yang menjadi pembunuh iblis setelah keluarganya dibantai dan adik perempuannya yang bernama Nezuko berubah menjadi iblis. Manga ini dimuat berseri dalam majalah Weekly Shōnen Jump terbitan Shueisha sejak bulan Februari 2016, dan telah dibundel menjadi sembilan belas volume tankōbon hingga bulan Februari 2020. Seri ini diterbitkan dalam bahasa Inggris oleh Viz Media sementara Shueisha merilis seri ini dalam bahasa Inggris dan Spanyol secara serentak dengan perilisannya di Jepang melalui platform Manga Plus.

Sebuah adaptasi anime yang diproduksi oleh Ufotable ditayangkan sejak tanggal 6 April hingga 29 September 2019. Sulih suara bahasa Inggrisnya ditayangkan pada blok pemrograman Toonami milik Adult Swim sejak bulan Oktober 2019. Sekuel berupa film layar lebar diumumkan ketika episode terakhir disiarkan.

Pada bulan Februari 2020, waralaba ini telah terjual sebanyak lebih dari 40 juta kopi dalam peredaran, termasuk versi digital. Sementara itu, seri anime-nya telah menerima banyak penghargaan dan dianggap sebagai salah satu anime terbaik pada dekade ini.

Plot[sunting | sunting sumber]

Berlatar di Jepang pada zaman Taisho, Tanjiro Kamado adalah seorang bocah lelaki baik hati dan cerdas yang tinggal bersama keluarganya dan mencari uang dengan cara menjual arang. Semuanya berubah ketika keluarganya diserang dan dibantai oleh iblis (oni). Tanjiro dan saudarinya Nezuko adalah satu-satunya yang selamat dari insiden tersebut, meskipun Nezuko sekarang adalah iblis—tetapi secara mengejutkan dia masih menunjukkan tanda-tanda emosi dan pemikiran layaknya seorang manusia. Tanjiro kemudian menjadi pembunuh iblis untuk mengembalikan Nezuko menjadi manusia lagi, dan untuk mencegah tragedi yang terjadi pada dia dan adiknya terulang pada orang lain.[5]

Media[sunting | sunting sumber]

Manga[sunting | sunting sumber]

Koyoharu Gotōge merilis manga ini dalam edisi ke-11 dari majalah manga shōnen Weekly Shōnen Jump terbitan Shueisha pada tanggal 15 Februari 2016.[6] Cerita sampingan untuk manga ini diterbitkan dalam edisi perdana Shonen Jump GIGA pada tanggal 20 Juli 2016.[7] Shueisha mulai merilis seri ini dalam bahasa Inggris secara serentak dengan perilisannya di Jepang melalui platform Manga Plus sejak bulan Januari 2019.

Viz Media merilis tiga bab pertama dari seri ini dalam majalah digital Weekly Shonen Jump milik mereka sebagai bagian dari program "Jump Start", namun memutuskan untuk tidak melanjutkan perilisannya.[8][9] Viz kemudian mengumumkan bahwa mereka telah melisensi seri ini saat sesi panel mereka dalam acara San Diego Comic-Con yang berlangsung pada tanggal 20 Juli 2017.[9]

Spin-off[sunting | sunting sumber]

Sebuah manga spin-off yang terdiri dari dua bab berjudul Kimetsu no Yaiba: Tomioka Giyū Gaiden, dimuat dalam edisi ke-18 dari majalah Weekly Shonen Jump terbitan Shueisha pada tahun 2019. Gotōge dikreditkan sebagai pencipta manga aslinya, sementara yang menjadi ilustrator manga tersebut adalah Hirano. Manga tersebut mengisahkan tentang karakter Giyū Tomioka.[10]

Sebuah manga spin-off empat panel karya Ryōji Hirano berjudul Kimetsu no Aima!, dirilis pada situs web dan aplikasi Shonen Jump+ milik Shueisha pada tanggal 7 April dan 6 Oktober. Manga tersebut menampilkan versi chibi para karakter utama dari manga aslinya.[10][11]

Novel ringan[sunting | sunting sumber]

Sebuah novel ringan berjudul Demon Slayer: Flower of Happiness (鬼滅の刃 しあわせの花) karya Koyoharu Gotōge dan Aya Yajima yang diterbitkan pada tanggal 4 Februari 2019. Novel tersebut menceritakan tentang kehidupan Tanjiro dan Zenitsu sebelum dimulainya cerita, begitu pula dengan sekilas kehidupan dari Aoi dan Kanao.[12] Novel tersebut juga berisi sebuah bab yang berlatar di dunia lain, menampilkan para karakter yang bersekolah di sebuah SMA biasa.

Demon Slayer: One-Winged Butterfly (鬼滅の刃 片羽の蝶) adalah sebuah novel ringan karya Gotōge dan Aya Yajima yang diterbitkan pada tanggal 4 Oktober 2019. Novel tersebut mengisahkan tentang kehidupan Shinobu dan Kanae Kocho sebelum dan sesudah mereka bergabung dengan Korps Pemburu Iblis, setelah nyawa mereka diselamatkan oleh Himejima Gyomei.[13][14]

Anime[sunting | sunting sumber]

Adaptasi anime untuk seri ini yang diproduksi oleh studio Ufotable diumumkan dalam majalah Weekly Shōnen Jump pada tanggal 4 Juni 2018.[15] Seri ini ditayangkan perdana pada tanggal 6 April 2019 di Tokyo MX, GTV, GYT, BS11, dan saluran lainnya.[16][17] Haruo Sotozaki menyutradarai anime ini menggunakan skrip dari staf Ufotable. Yuki Kajiura dan Go Shiina berperan sebagai penggubah musiknya, sementara Akira Matsushima mendesain karakternya. Hikaru Kondo berperan sebagai produser.[18] LiSA membawakan lagu tema pembuka yang berjudul "Gurenge" (紅蓮華),[19] sedangkan lagu tema penutupnya berjudul "from the edge" yang dibawakan oleh FictionJunction bersama LiSA.[20] Seri ini ditayangkan sebanyak 26 episode.[21] Aniplex of America mengumumkan bahwa mereka telah melisensi seri ini,[22] dan ditayangkan secara streaming di Crunchyroll, Hulu, dan FunimationNow.[23] AnimeLab menayangkan seri ini secara simulcast di Australia dan Selandia Baru.[24]

Sebelum tayang, lima episode perdana ditayangkan pada bioskop di Jepang selama dua minggu sejak tanggal 29 Maret 2019, dengan judul Kimetsu no Yaiba: Kyōdai no Kizuna (bahasa Jepang: 鬼滅の刃 兄妹の絆).[25] Aniplex of America menayangkan film ini di Aratani Theatre di Los Angeles pada tanggal 31 Maret 2019.[26] Madman Entertainment dan AnimeLab menayangkan film ini hanya di beberapa bioskop terpilih di Australia pada tanggal 2 April 2019.[27]

Pada bulan Juli 2019, diumumkan bahwa versi sulih suara bahasa Inggrisnya akan ditayangkan pada blok pemrograman Toonami milik Adult Swim.[28] Seri ini kemudian ditayangkan perdana pada tanggal 12 Oktober 2019.[29]

Pada tanggal 28 September 2019, segera setelah penyiaran episode 26, film anime berjudul Kimetsu no Yaiba: Mugen Ressha-hen (bahasa Jepang: 鬼滅の刃 無限列車編) diumumkan. Para staf dan pengisi suara juga akan kembali mengisi peran mereka.[30] Film ini merupakan sekuel langsung dari musim pertama yang dibuat berdasarkan arc cerita "Infinite Train" dari seri manga-nya,[31] dan ditayangkan perdana di Jepang pada tahun 2020.[32]

Lainnya[sunting | sunting sumber]

Demon Slayer: Official Fanbook dirilis pada bulan Juli 2019.[33] Buku tersebut memuat informasi berupa latar belakang dari beberapa karakter dalam manga ini.

Penerimaan[sunting | sunting sumber]

Manga[sunting | sunting sumber]

Hingga bulan Februari 2019, seri ini telah terjual sekitar 3,5 juta kopi dalam bentuk cetak,[34] lebih dari 10 juta kopi hingga bulan September 2019,[2] lebih dari 20 juta kopi hingga bulan November 2019,[35] lebih dari 25 juta kopi hingga bulan Desember 2019,[36] dan hingga bulan Februari 2020, waralaba ini telah terjual sebanyak 40 juta kopi dalam bentuk cetak termasuk versi digital dan dan publikasi lainnya.[37] Kimetsu no Yaiba merupakan manga terlaris pada tahun 2019.[38] Pada bulan Februari 2020, volume 19 dari seri ini terjual sekitar 1,378 juta kopi pada minggu pertama, menjadikan Kimetsu no Yaiba sebagai seri manga ketiga yang volume tunggalnya terjual lebih dari 1 juta kopi, setelah One Piece (45 kali) dan Attack on Titan (2 kali).[39] Pada bulan November 2019, Shueisha menyatakan bahwa Kimetsu no Yaiba merupakan manga terlaris ke-2 mereka pada periode bulan November 2018 hingga November 2019 dengan penjualan mencapai 10,8 juta kopi, setelah One Piece karya Eiichiro Oda yang terjual sebanyak 12,7 juta kopi pada periode yang sama.[40] Meski demikian, seri ini menduduki peringkat pertama dalam tangga penjualan komik tahunan Oricon tahun 2019, dengan penjualan mencapai 12 juta kopi, sedangkan One Piece menduduki peringkat kedua, dengan penjualan melebihi 10,1 juta kopi pada periode yang sama dari bulan November 2018 hingga November 2019.[41] Oda menuliskan pesan berupa ucapan selamat atas pencapaian manga karya Gotōge.[42]

Seri ini menduduki peringkat ke-14 dalam daftar manga yang direkomendasikan oleh para pegawai toko buku Jepang pada tahun 2017,[43] dan ke-19 pada daftar manga terbaik untuk pembaca pria tahun 2018 versi Kono Manga ga Sugoi!.[44] Pada tahun 2019, Kimetsu no Yaiba menduduki peringkat ke-10 pada daftar ke-19 "Buku Terbaik Tahun Ini" versi majalah Da Vinci.[45] Seri ini kembali menduduki peringkat ke-19 pada daftar manga terbaik untuk pembaca pria tahun 2019 versi Kono Manga ga Sugoi!.[46]

Novel ringan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2019, Demon Slayer: Flower of Happines terjual sebanyak 210.966 kopi, sedangkan Demon Slayer: One-Winged Butterfly terjual sebanyak 196.674 kopi. Keduanya menduduki peringkat ke-3 dan ke-4 secara berurutan pada tangga penjualan rata-rata bunko Oricon.[47] Novel ringan Kimetsu no Yaiba pada umumnya menduduki peringkat ke-10 dalam novel ringan terlaris tahun 2019, dengan penjualan sekitar 407.640 kopi.[48]

Pada bulan Februari 2020, setelah melalui proses cetak ulang yang direncanakan secara kolektif, 1,16 juta kopi diperkirakan telah beredar, menjadikan buku-buku tersebut sebagai waralaba novel dengan penjualan tercepat dalam label "Jump j Books" milik Shueisha.[49]

Anime[sunting | sunting sumber]

Seri anime-nya memenangkan Penghargaan Anime Newtype 2019 untuk kategori Seri Anime TV Terbaik, Karakter Pria Terbaik (Tanjirō Kamado), Karakter Wanita Terbaik (Nezuko Kamado), Lagu Tema Terbaik, Sutradara Terbaik, Desain Karakter Terbaik, Pengisi Suara Pria Terbaik (Natsuki Hanae), dan Pengisi Suara Wanita Terbaik (Akari Kitō).[50] Dalam majalah Animedia edisi bulan Februari 2020, seri ini menerima sebelas penghargaan untuk karakter pada "Animedia Character Awards 2019".[51] Pada bulan Februari 2020, seri ini mendapatkan penghargaan "Anime Terbaik Tahun Ini" pada Crunchyroll Anime Awards, kemudian Tanjiro memenangkan kategori "Tokoh Pria Terbaik" serta pertarungan Tanjiro bersama Nezuko melawan Rui memenangkan kategori "Adegan Pertarungan Terbaik".[52]

Dalam ulasannya untuk Monsters and Critics, Patrick Frye menyebut bahwa adaptasi anime-nya "mendapatkan pujian [atas] kualitas animasi dan adegan pertarungan yang mengintegrasikan efek digital dengan mulus" sambil menyatakan bahwa "beberapa penggemar mengeluh tentang tempo cerita yang aneh akibat kilas balik dan beberapa momen yang terasa lambat, tetapi semuanya setuju bahwa ketika cerita kembali ke adegan laga, itu [animasi] hal yang luar biasa."[53] James Beckett yang menulis untuk Anime News Network, menyorot Episode 19 sambil mengatakan bahwa itu adalah "sebuah episode yang mendebarkan jantung, memamerkan keterampilan Ufotable yang cukup andal sebagai produser tontonan [adegan] laga yang hampir tak tertandingi."[54]

Seri anime-nya dianggap sebagai salah satu anime terbaik pada dekade tahun 2010-an. Staf dan penulis untuk Polygon, Austen Goslin menyatakan: "beberapa anime selama 10 tahun terakhir tanpa malu-malu menjadikan adegan pertarungan [sebagai] fokus mereka, dan tidak ada satu pun dari mereka yang melakukannya sebaik Kimetsu no Yaiba".[55] Crunchyroll mencantumkan seri ini ke dalam daftar "25 anime terbaik tahun 2010-an" versi mereka, dilengkapi ulasan dari Daniel Dockery yang berkomentar: "mulai dari koreografi laga pada tingkat tertinggi, hingga saat-saat emosional yang sengaja dikurangi (dan kadang-kadang tidak dikurangi), hingga Inosuke yang dapat dijadikan meme tanpa batas, Kimetsu no Yaiba dapat menjadi keajaiban untuk dilihat".[56][57] Sage Ashford yang menulis untuk Comic Book Resources, menempatkan Kimetsu no Yaiba pada peringkat kedua dari daftar versinya, memuji animasi dan dua tokoh protagonis utama, yang disebutnya "tokoh utama pria dan wanita yang paling disukai pada dekade ini".[58] IGN juga mencantumkan Kimetsu no Yaiba ke dalam daftar seri anime terbaik tahun 2010-an versi mereka.[59]

Gadget Tsūshin mencantumkan sufiks teknis pernafasan dan kalimat "Ah! Zaman ini, zaman ini mulai berganti lagi!" dalam daftar kata kunci anime tahun 2019 versi mereka.[60]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "The Official Website for Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba". Viz Media. Diakses tanggal 26 Juli 2018. 
  2. ^ a b Komatsu, Mikikazu (2 September 2019). "Kimetsu no Yaiba Manga's Total Print Run Reaches Ten Million Copies". Crunchyroll. Diakses tanggal 4 November 2019. 
  3. ^ St. Kitts, Tremayne (26 Oktober 2019). "Demon Slayer: The 10 Most Powerful Breathing Techniques, Ranked". CBR. Diakses tanggal 7 Desember 2019. 
  4. ^ Bae, John (19 Februari 2016). "VIZ Blog / Nihongo Lesson 02/19/16". Viz Media. Diakses tanggal 5 Desember 2019. 
  5. ^ Chapman, Paul (25 November 2018). "Hunters and Prey Join the Cast of Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba TV Anime". Crunchyroll (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 30 Oktober 2019. 
  6. ^ Ressler, Karen (31 Januari 2016). "Weekly Shonen Jump Launches 2 New Series in February". Anime News Network. Diakses tanggal 27 Mei 2018. 
  7. ^ Ressler, Karen (27 Mei 2018). "My Hero Academia Gets 'Vigilante' Spinoff Manga". Anime News Network. Diakses tanggal 27 Mei 2018. 
  8. ^ Ressler, Karen (18 Februari 2016). "Viz's Shonen Jump Previews Kimetsu no Yaiba Manga". Anime News Network. Diakses tanggal 27 Mei 2018. 
  9. ^ a b Ressler, Karen (20 Juli 2017). "Viz Media to Release Black Torch, Kaguya-sama: Love is War, Kimetsu no Yaiba Manga in English". Anime News Network. Diakses tanggal 27 Mei 2018. 
  10. ^ a b Hodgkins, Crystalyn (1 April 2019). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Manga Gets 4-Panel Spinoff in Jump+ App". Anime News Network. Diakses tanggal 3 September 2019. 
  11. ^ [26話]鬼滅の刃公式スピンオフ「きめつのあいま!」. Shōnen Jump+ (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 23 November 2019. 
  12. ^ 「鬼滅の刃」公式ポータルサイト. Kimetsu no Yaiba (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 6 Oktober 2019. 
  13. ^ 「鬼滅の刃」公式ポータルサイト. Kimetsu no Yaiba (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 6 Oktober 2019. 
  14. ^ Sherman, Jennifer (9 Agustus 2019). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Manga Gets 2nd Novel". Anime News Network. Diakses tanggal 25 November 2019. 
  15. ^ Ressler, Karen (3 Juni 2018). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Manga Gets TV Anime by ufotable". Anime News Network. Diakses tanggal June 3, 2018. 
  16. ^ Pineda, Rafael Antonio (3 Agustus 2018). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime Premieres in Spring". Anime News Network. Diakses tanggal 3 Agustus 2018. 
  17. ^ Hodgkins, Crystalyn (28 Februari 2019). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime Premieres on April 6". Anime News Network. Diakses tanggal 28 Februari 2019. 
  18. ^ Hodgkins, Crystalyn (24 November 2018). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime Reveals Staff, More Cast". Anime News Network. Diakses tanggal 24 November 2018. 
  19. ^ Pineda, Rafael Antonio (24 Maret 2019). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime's Video Previews LiSA's Opening Song". Anime News Network. Diakses tanggal 24 Maret 2019. 
  20. ^ Hodgkins, Crystalyn (13 April 2019). "'FictionJunction feat. LiSA' Performs Ending Theme for Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime". Anime News Network. Diakses tanggal 13 April 2019. 
  21. ^ Luster, Joseph (19 April 2019). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime to Run for Two Cours". Crunchyroll News. Diakses tanggal 19 April 2019. 
  22. ^ Aniplex USA [@aniplexUSA] (14 Februari 2019). "Enter the realm of the demons as Demon Slayer premieres April 2019! Don't miss this melancholy tale of humans and demons from studio ufotable and based on the popular manga by Koyoharu Gotouge serialized in Weekly Shonen Jump magazine" (Twit). Diakses tanggal 20 Maret 2019 – via Twitter. 
  23. ^ Sherman, Jennifer (2 April 2019). "Aniplex of America Licenses We Never Learn: BOKUBEN, Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime". Anime News Network. Diakses tanggal 3 April 2019. 
  24. ^ "Demon Slayer - In Cinemas April 2". Madman Entertainment. Diakses tanggal 21 Maret 2019. Be among the first in Australia to feast on a smorgasbord of Demon Slayer episodes, before it heads to AnimeLab for its weekly simulcast season. 
  25. ^ Hodgkins, Crystalyn (15 Februari 2019). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime's New Videos Reveal Theatrical Debut Before TV Airing". Anime News Network. Diakses tanggal 15 Februari 2019. 
  26. ^ Sherman, Jennifer (7 Maret 2019). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime's Theatrical Version Gets U.S. Premiere on March 31". Anime News Network. Diakses tanggal 17 Maret 2019. 
  27. ^ Madman Entertainment [@Madman] (21 Maret 2019). "Presented by @AnimeLab, feast your eyes on a special feature-length premiere of Demon Slayer. Devour an exclusive five-episode presentation, before it begins its weekly simulcast season. At select cinemas across Australia on April 2 for ONE NIGHT ONLY 😈Demonslayer.com.au" (Twit). Diakses tanggal 21 Maret 2019 – via Twitter. 
  28. ^ Pineda, Rafael Antonio (4 Juli 2019). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime to Air With English Dub on Toonami". Anime News Network. Diakses tanggal 5 Juli 2019. 
  29. ^ Pineda, Rafael Antonio (12 September 2019). "Toonami Premieres Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime on October 12". Anime News Network. Diakses tanggal 13 September 2019. 
  30. ^ "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime Gets Sequel Film". Anime News Network. 28 September 2019. Diakses tanggal 28 September 2019. 
  31. ^ Frye, Patrick (28 September 2019). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba movie Infinite Train confirmed after ending of Demon Slayer Episode 26". Monsters and Critics. Diakses tanggal 28 September 2019. 
  32. ^ Hodgkins, Crystalyn (20 Oktober 2019). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Anime Film Reveals Teaser Video, 2020 Debut (Updated)". Anime News Network. Diakses tanggal 20 Oktober 2019. 
  33. ^ 「鬼滅の刃」公式サイト │ 集英社. Kimetsu no Yaiba (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 6 Oktober 2019. 
  34. ^ "Roundup of Newly Revealed Print Counts for Manga, Light Novel Series - February 2019 (Updated)". Anime News Network. 3 Maret 2019. Diakses tanggal 28 Agustus 2019. 
  35. ^ Harding, Daryl (24 November 2019). "Demon Slayer Manga Overtakes Bleach and My Hero Academia in Volume Sales in Same Time Period". Crunchyroll. Diakses tanggal 25 November 2019. 
  36. ^ Sherman, Jennifer (26 November 2019). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Franchise to Have Over 25 Million Copies in Circulation". Anime News Network. Diakses tanggal 4 December 2019. 
  37. ^ "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Novels Are Jump Novel Label's Fastest to Top 1 Million in Circulation". Anime News Network. 7 Februari 2020. Diakses tanggal 8 Februari 2020. 
  38. ^ "Demon Slayer Sales Threaten to Break One Piece's Historic Streak". ComicBook. Diakses tanggal 20 Oktober 2019. 
  39. ^ Pineda, Rafael Antonio (13 Februari 2020). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Is 3rd Manga to Sell Over 1 Million Copies of 1 Volume in 1st Week". Anime News Network. Diakses tanggal 14 Februari 2020. 
  40. ^ Pineda, Rafael Antonio (24 November 2019). "Demon Slayer Is Shueisha's 2nd Highest-Selling Manga After One Piece in 2019". Anime News Network. Diakses tanggal November 25, 2019. 
  41. ^ Loo, Egan (27 November 2019). "Top-Selling Manga in Japan by Series: 2019". Anime News Network. Diakses tanggal 28 November 2019. 
  42. ^ Morrissy, Kim (30 November 2019). "Eiichiro Oda Gives a Nod to Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba". Anime News Network. Diakses tanggal 30 November 2019. 
  43. ^ Pineda, Rafael Antonio (2 Februari 2017). "Japanese Bookstores Recommend 15 Top Manga for 2017". Anime News Network. Diakses tanggal 27 Mei 2018. 
  44. ^ Hodgkins, Crystalyn (8 Desember 2017). "Kono Manga ga Sugoi! Reveals 2018's Series Ranking for Male Readers". Anime News Network. Diakses tanggal 27 Mei 2018. 
  45. ^ Pineda, Rafael Antonio (6 Desember 2019). "Kingdom Manga Tops Da Vinci Ranking". Anime News Network. Diakses tanggal 6 Desember 2019. 
  46. ^ Pineda, Rafael Antonio (11 Desember 2019). "Kono Manga ga Sugoi! Editors Unveil 2020 Rankings". Anime News Network. Diakses tanggal 11 Desember 2019. 
  47. ^ Loo, Egan (27 November 2019). "Top-Selling Light Novels in Japan by Volume: 2019". Anime News Network. Diakses tanggal 28 November 2019. 
  48. ^ Loo, Egan (27 November 2019). "Top-Selling Light Novels in Japan by Series: 2019". Anime News Network. Diakses tanggal 28 November 2019. 
  49. ^ "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Novels Are Jump Novel Label's Fastest to Top 1 Million in Circulation". Anime News Network. 7 Februari 2020. Diakses tanggal 11 Februari 2020. 
  50. ^ "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba, Promare Anime Win Top Newtype Anime Awards". Anime News Network. Diakses tanggal 27 Oktober 2019. 
  51. ^ Morrissy, Kim (10 Januari 2020). "Demon Slayer Sweeps Animedia Character Awards 2019". Anime News Network. Diakses tanggal 10 Januari 2020. 
  52. ^ Loveridge, Lynzee (15 Februari 2020). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Takes Home Anime of the Year at Crunchyroll's Anime Awards". Anime News Network. Diakses tanggal 16 Februari 2020. 
  53. ^ Frye, Patrick (14 Agustus 2019). "Demon Slayer Season 2 release date: Kimetsu no Yaiba movie confirmed for 2020! Producer gives sequel thoughts – Demon Slayer manga compared to the anime". Monsters and Critics. Diakses tanggal 23 Oktober 2019. 
  54. ^ Beckett, James (12 Agustus 2019). "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Episode 19". Anime News Network. Diakses tanggal 23 Oktober 2019. 
  55. ^ "The best anime of the decade". Polygon. 6 November 2019. Diakses tanggal 17 November 2019. 
  56. ^ Wolf, Ian (27 November 2019). "Crunchyroll Names The Top 100 Anime of the 2010s". Anime UK News. Diakses tanggal 27 November 2019. 
  57. ^ Coats, Cayla (25 November 2019). "Crunchyroll Editorial's Top 100 Anime of the Decade: 25–1". Crunchyroll. Diakses tanggal 3 December 2019. 
  58. ^ Ashford, Sage (27 November 2019). "10 Best Anime Series of the Last Decade, Ranked". Comic Book Resources. Diakses tanggal 3 Desember 2019. 
  59. ^ "The Best Anime of the Decade (2010 - 2019)". IGN. 1 Januari 2020. Diakses tanggal 4 Januari 2020. 
  60. ^ Loveridge, Lynzee; Morrissy, Kim (4 Desember 2019). "Demon Slayer, Dr. Stone, Zombie Land Saga Buzzwords Make Gadget Tsūshin 2019 List". Anime News Network. Diakses tanggal 14 Desember 2019. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]