Elimelekh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Kilyon)
Lompat ke: navigasi, cari

Elimelekh (bahasa Ibrani: אֱלִימֶ֫לֶך; artinya "Allah adalah raja"; bahasa Inggris: Elimelech) adalah nama seorang pria Israel yang disebut dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen, khususnya dalam Kitab Rut. Ia adalah orang Efrata dari Betlehem-Yehuda dan hidup pada zaman para hakim memerintah (sekitar 1100 SM).[1]

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Elimelekh mempunyai istri bernama Naomi dan kedua anak mereka bernama Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda.[2]

Mahlon (bahasa Ibrani: מחלון, maḥ·lōn; Septuaginta:μααλων, Maalon; "sakit-sakitan"[3]) adalah nama pria dalam bahasa Ibrani yang tercatat dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Disebut dalam Kitab Rut sebagai salah satu dari 2 putra pasangan Elimelekh dan Naomi, yang kemudian menjadi suami pertama Rut.[4][5]

Kilyon (bahasa Ibrani: כליון, ḵil·yōn; Septuaginta:χελαιων, Khelaion; bahasa Inggris: Chilion atau Kilion; "lemah") adalah nama pria dalam bahasa Ibrani yang tercatat dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Disebut dalam Kitab Rut sebagai salah satu dari 2 putra pasangan Elimelekh dan Naomi, yang kemudian menjadi suami Orpa, serta ipar Rut.[4][5]

Kepindahan ke Moab dan kematian[sunting | sunting sumber]

Wilayah Yehuda dan Moab pada zaman Hakim-hakim

Pada waktu itu ada kelaparan di tanah Israel, pergilah Elimelekh beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing. Setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana. Kemudian matilah Elimelekh, suami Naomi, sehingga perempuan itu tertinggal dengan kedua anaknya.[6]

Kisah keluarga yang ditinggalkan[sunting | sunting sumber]

Kedua putra Elimelekh mengambil perempuan Moab: yang pertama bernama Orpa, yang kedua bernama Rut; dan mereka diam di situ kira-kira sepuluh tahun lamanya. Lalu matilah juga keduanya, yakni Mahlon dan Kilyon, sehingga Naomi kehilangan kedua anaknya dan suaminya. Kemudian berkemaslah ia dengan kedua menantunya dan ia pulang dari daerah Moab, sebab di daerah Moab ia mendengar bahwa TUHAN telah memperhatikan umat-Nya dan memberikan makanan kepada mereka. Maka berangkatlah ia dari tempat tinggalnya itu, bersama-sama dengan kedua menantunya untuk pulang ke tanah Yehuda, Setelah didesak Naomi, Orpa pulang ke rumah orang tuanya di Moab, tetapi Rut memilih ikut mertuanya ke Betlehem.[7]

Elimelekh mempunyai seorang sanak yang kata raya bernama Boas.[8] Boas ini kemudian menebus tanah milik Elimelekh dan menikah dengan Rut. Dari pernikahan itu lahirlah Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud.[9] Dari keturunan ini lahir Yesus Kristus.[10]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]