Keuskupan Agung Seoul

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Keuskupan Agung Seoul

Archidioecesis Seulum

서울 대교구
Myeongdongchurch.jpg
Katedral Maria Dikandung Tanpa Noda dan St. Nikolas Myeong-dong
Lokasi
NegaraKorea Selatan
Statistik
Luas wilayah17,349 km2 (6,698 sq mi)
Populasi
- Total
- Katolik
(per 2014)
10.143.645
1.472.815 (14.5%)
Informasi
RitusRitus Latin
KatedralKatedral Konsepsi Imakulata dan St. Nikolas Myeong-dong di Seoul
Kepemimpinan saat ini
PausFransiskus
Uskup Agung MetropolitAndrew Yeom Sou-jeong
Uskup SufraganKeuskupan Ch’unch’on
Keuskupan Daejeon
Keuskupan Hamhung
Keuskupan Incheon
Keuskupan Pyongyang
Keuskupan Suwon
Keuskupan Uijeongbu
Keuskupan Wonju
Uskup AuksilierBasil Cho Kyu-man
Timothy Yu Gyoung-chon
Peter Chung Soon-taek
Uskup EmeritusNicolas Cheong Jin-suk Cardinal Archbishop Emeritus (2006-2012)
Peta
Archdiocese of Seoul.svg
Situs web
Situs Web Keuskupan Agung

Keuskupan Agung Seoul (Latin: Archidioecesis Seulum, bahasa Korea: 서울 대교구) adalah sebuah gereja partikular Ritus Latin Gereja Katolik Roma yang melingkupi Seoul, Korea Selatan, yang merupakan provinsi yang melingkupi bagian-bagian Korea Selatan (yang bertingkat lebih dari provinsi) dan seluruh Korea Utara.

Uskup metropolitan-nya, Uskup Agung Seoul, menduduki tahta episkopal katedral-nya di Katedral Myeongdong, Myeongdong, Jung-gu, Seoul. Gereja khusus lainnya, semuanya di Seoul, adalah Biara Nasional Martir Korea Joeldusan, Biara Saenamteo dan Biara Gereja Yakhyeon.

Uskup Agung Seoul juga menjadi Administrator Apostolik Keuskupan Pyongyang di Korea Utara.

Sebagai tahta episkopal tertua di Korea Selatan dan ibu kotanya, ia sering dianggap menjadi primat Korea Selatan, meskipun gelar tersebut tidak diberikan oleh Tahta Suci.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Tahta tersebut didirikan pada 9 September 1831 oleh Paus Gregorius XVI, yang membuatnya sebagai yuridiksi pra-keuskupan misionaris, Kevikaran Apostolik Corea, pada wilayah yang dimekarkan dari Keuskupan Peking.

Kevikaran tersebut berganti nama menjadi Kevikaran Apostolik Seoul pada 8 April 1911, ketika kevikaran tersebut juga kehilangan wilayah untuk mendirikan Kevikaran Apostolik Taiku (sekarang Keuskupan Agung Daegu).

Kevikaran tersebut kehilangan wilayah lainnya pada masa berikutnya: pada 1920.08.05 untuk mendirikan Kevikaran Apostolik Wonsan, pada 1927.03.17 untuk mendirikan Prefektur Apostolik Hpyeng-yang dan pada 1939.04.25 untuk mendirikan Prefektur Apostolik Shunsen.

Kevikaran tersebut berganti nama menjadi Kevikaran Apostolik Seul pada 12 Juli 1950. Kevikaran tersebut kembali kehilangan wilayah: pada 1958.06.23 untuk mendirikan Kevikaran Apostolik Cheongju 청주 dan Kevikaran Apostolik Daijeon, dan kembali pada 1961.06.06 untuk mendirikan Kevikaran Apostolik Incheon 인천, ketiganya sekarang menjadi suffragan-nya.

Kevikaran tersebut dinaikkan pangkat menjadi Keuskupan Metropolitan pada 10 Maret 1962.[1]

Keuskupan tersebut kembali kehilangan wilayah pada 1963.10.07 untuk mendirikan Suwon 수원 dan kembali pada 2004.06.24 untuk mendirikan Uijeongbu 의정부, yang keduanya sekarang menjadi suffragan-nya.

Keuskupan tersebut didatangi oleh Paus Yohanes Paulus II pada Mei 1984 dan Oktober 1989 dan oleh Paus Fransiskus pada Agustus 2014.

Provinsi[sunting | sunting sumber]

Provinsi eklesiastikal dari Keuskupan Metropolitan tersebut terdiri dari Keuskupan Agung itu sendiri dan keuskupan suffragan berikut ini, yang kebanyakan berada di Korea Selatan:

Vikar Jenderal[sunting | sunting sumber]

Uskup Auksilier[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Archdiocese of Seoul". Catholic-Hierarchy.org. 

Sumber dan Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Koordinat: 37°33′48″N 126°59′13″E / 37.5633°N 126.9870°E / 37.5633; 126.9870